Pamer Senjata Api di TikTok, Empat Pria Ditahan Polisi Pakistan

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 14 September 2020 | 20:29 WIB
Pamer Senjata Api di TikTok, Empat Pria Ditahan Polisi Pakistan
Ilustrasi Tiktok. (Pixabay)

Suara.com - Empat pria ditahan oleh kepolisian Pakistan karena memamerkan senjata beserta amunisi di akun media sosial TikTok.

Menyadur Gulf News, Kepolisian Pakistan pada 12 September menangkap empat pria karena memamerkan senjata dan amunisi dalam sebuah video yang mereka unggah di media sosial TikTok.

Polisi menangkap keempat pria tersebut dalam sebuah penggerebekan di daerah Tibba Sultanpur, dekat jalan Multan-Vehari.

Selain menahan keempat pria, polisi juga menemukan senjata beserta amunisi milik mereka, menurut laporan media setempat.

Para tersangka secara teratur memposting video yang menampilkan persenjataan dan amunisi, kata polisi kepada media lokal.

Kasus keempat pria tersebut sudah didaftarkan dan akan segera diproses oleh pihak berwenang.

Menurut undang-undang senjata Pakistan, menampilkan senjata di depan umum merupakan pelanggaran hukum.

Bagi siapa saja yang melanggar aturan tersebut dapat diganjar hukuman hingga tujuh tahun penjara.

Sebelumnya pada bulan Juni, polisi Islamabad menangkap seorang pria karena merekam video dengan senjata dan amunisi dan mempostingnya di TikTok.

Dalam pedoman komunitas terbaru yang dikeluarkan TikTok, memposting semacam itu adalah melanggar dan video dapat dihapus.

"Untuk melindungi komunitas kami, kami tidak mengizinkan penggambaran, perdagangan, atau promosi senjata api, amunisi, aksesori senjata api, atau senjata peledak." jelas TikTok.

"Kami juga melarang instruksi tentang cara membuat senjata tersebut." sambungnya.

Namun aturan tersebut mendapat pengecualian jika senjata yang ditampilkan berupa gambar fiksi atau koleksi dari sebuah museum.

"Dibawa oleh petugas polisi, dalam parade militer, atau digunakan di lingkungan yang aman dan terkendali seperti jarak tembak." jelas TikTok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dianggap Aib Keluarga karena Menikah 6 Kali, Pria Nekat Bunuh Kakak Kandung

Dianggap Aib Keluarga karena Menikah 6 Kali, Pria Nekat Bunuh Kakak Kandung

News | Senin, 14 September 2020 | 09:45 WIB

Tragis! Seorang Ibu Menjadi Korban Pemerkosaan di Jalan Raya

Tragis! Seorang Ibu Menjadi Korban Pemerkosaan di Jalan Raya

News | Sabtu, 12 September 2020 | 10:25 WIB

Seorang Transgender di Pakistan Tewas jadi Korban Penembakan

Seorang Transgender di Pakistan Tewas jadi Korban Penembakan

News | Kamis, 10 September 2020 | 20:23 WIB

Terkini

Gurita Korupsi Bea Cukai, KPK Bidik 20 Forwarder di Seluruh Pelabuhan Indonesia

Gurita Korupsi Bea Cukai, KPK Bidik 20 Forwarder di Seluruh Pelabuhan Indonesia

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:20 WIB

Pemilik Rumah Yakin Teror Api Misterius di Sleman Bukan Fenomena Mistis

Pemilik Rumah Yakin Teror Api Misterius di Sleman Bukan Fenomena Mistis

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:55 WIB

Hari Lahir Pancasila, Menteri PANRB Rini: Kita Hadirkan Pelayanan Publik yang Memberi Manfaat Nyata

Hari Lahir Pancasila, Menteri PANRB Rini: Kita Hadirkan Pelayanan Publik yang Memberi Manfaat Nyata

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:28 WIB

Pelaku Penganiayaan di Jakbar Mengaku Lupa Kejadian karena Mabuk

Pelaku Penganiayaan di Jakbar Mengaku Lupa Kejadian karena Mabuk

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:17 WIB

Peneliti UGM Tak Temukan Kaitan Sistem Kelistrikan dengan Munculnya Api Misterius di Sleman

Peneliti UGM Tak Temukan Kaitan Sistem Kelistrikan dengan Munculnya Api Misterius di Sleman

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:14 WIB

Prabowo-Megawati Asyik Masyuk di Gedung Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

Prabowo-Megawati Asyik Masyuk di Gedung Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:11 WIB

Aturan Pendirian Rumah Ibadah Dinilai Gagal Lindungi Minoritas, Prabowo Diminta Cabut

Aturan Pendirian Rumah Ibadah Dinilai Gagal Lindungi Minoritas, Prabowo Diminta Cabut

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:06 WIB

Surat Pilu Eks Dirut Indofarma dari Rutan Salemba: Demi Allah dan Rasulullah, Saya Tidak Korupsi

Surat Pilu Eks Dirut Indofarma dari Rutan Salemba: Demi Allah dan Rasulullah, Saya Tidak Korupsi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:56 WIB

Presidium Hak Beribadah Desak Prabowo Cabut PBM 2006 dan Terbitkan Perpres Jamin Kebebasan Beribadah

Presidium Hak Beribadah Desak Prabowo Cabut PBM 2006 dan Terbitkan Perpres Jamin Kebebasan Beribadah

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:47 WIB

Prabowo-Mega Gandengan Tangan, Hasto Singgung 'Beban' Warisan Kebijakan Jokowi

Prabowo-Mega Gandengan Tangan, Hasto Singgung 'Beban' Warisan Kebijakan Jokowi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:42 WIB