4 Fakta Janda Bolong, Tanaman Hias Senilai Ratusan Juta yang Viral

Dany Garjito | Suara.com

Jum'at, 25 September 2020 | 15:42 WIB
4 Fakta Janda Bolong, Tanaman Hias Senilai Ratusan Juta yang Viral
Janda Bolong, Tanaman Hias Senilai Ratusan Juta. Tangkapan layar (Tokopedia)

Suara.com - Mengoleksi tanaman hias menjadi kegiatan yang sedang populer di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Di antara banyaknya jenis tanaman hias, Janda Bolong berhasil menjadi primadona incaran kolektor tanaman hias di dunia. Bahkan, masih banyak kalangan yang tertarik walaupun harga Janda Bolong saat ini dikabarkan bisa mencapai ratusan juta.

Tanaman hias Janda Bolong varigata ini memang dikenal memiliki keunikan dan estetika tersendiri. Lalu, apa keistimewaan Janda Bolong? Berikut ini fakta-fakta Janda Bolong, tanaman hias senilai ratusan juta.

1. Apa itu Janda Bolong?

Janda Bolong adalah tanaman hias tropis yang berasal dari Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Janda Bolong memiliki nama ilmiah Monstera adansonii dan Monstera obliqua. Kedua Monstera ini termasuk ke dalam keluarga tumbuhan Araceae atau talas-talasan.

Tanaman yang juga dikenal dengan nama Swiss Cheese Plant ini memiliki daun hijau berbentuk oval dengan lubang/fenestrasi di seluruh daunnya. Lubang pada daunnya inilah yang menjadi salah satu pesona dari Janda Bolong.

2. Daya Tarik Janda Bolong

Janda Bolong memiliki sejumlah daya tarik yang membuatnya disukai para pecinta tanaman hias. Pertama, Janda Bolong memiliki warna daun yang tampak mewah. Daunnya yang mengkilap juga dianggap mendatangkan atmosfer kesejukan hutan tropis ke dalam ruangan.

Daya tarik selanjutnya adalah Janda Bolong termasuk tanaman hias yang mudah dirawat. Dapat dikatakan, tanaman ini cukup toleran dengan kondisi ruangan yang minim pencahayaan alami. Selain itu, tanaman ini juga tahan dari serangan hama dan penyakit tumbuhan lainnya.

3. Cara merawat Janda Bolong

Janda Bolong menyukai tempat terang dan terlindung dari cahaya sinar matahari langsung. Selain itu, Janda Bolong perlu disiram setiap hari karena tanaman ini menyukai media tanam dengan kelembaban tinggi.

Untuk pemupukannya, Janda Bolong cukup diberi pupuk sekali dalam sebulan. Jika Anda menjadikan tanaman ini sebagai tanaman indoor, siramlah sekali dalam dua hari. Tanda-tanda Janda Bolong kekurangan air adalah daunnya akan cepat menguning dan terlepas. Bawa tanaman Janda Bolong keluar rumah seminggu sekali dan biarkan terkena sinar matahari pagi.

4. Janda Bolong Harga

Harga Janda Bolong di pasaran dipatok berdasarkan jenis dan jumlah daunnya. Di Indonesia sendiri, istilah Janda Bolong ini merujuk pada dua tanaman hias genus Monstera, yakni Monstera adansonii dan Monstera obliqua.

Sekilas pandang, kedua Monstera ini tampak sangat mirip. Hanya saja, daun Monstera Obliqua cenderung lebih tipis dengan komposisi lubang yang lebih banyak dan lebar. Satu jenis Janda Bolong lainnya adalah tanaman versi variegatanya yang terdiri dari dua warna atau lebih.

Kembali berbicara soal harga, tanaman Janda Bolong yang paling murah adalah Monstera adansonii. Pasalnya, Monstera adansonii jauh lebih mudah untuk berkembang biak. Anda juga dapat menemukan tanaman ini di banyak toko bunga di Indonesia. Di pasaran, Monstera adansonii ukuran sedang dibandrol dengan kisaran harga Rp30 ribu - Rp50 ribu.

Sementara itu, Janda Bolong yang harganya fantastis adalah jenis Monstera obliqua. Tanaman yang sangat langka ini untuk satu lembar daunnya bisa dijual dengan harga Rp15 juta. Untuk hitungan per pohonnya, Janda Bolong ini bisa dihargai sampai Rp100 juta.

Demikian fakta-fakta Janda Bolong, tanaman hias senilai ratujan juta. 

Kontributor : Theresia Simbolon

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kontroversi Ganja Sebagai Tanaman Obat

Kontroversi Ganja Sebagai Tanaman Obat

Jabar | Senin, 07 September 2020 | 08:21 WIB

5 Cara Menebalkan Alis dengan Buah dan Tanaman Herbal

5 Cara Menebalkan Alis dengan Buah dan Tanaman Herbal

Lifestyle | Rabu, 02 September 2020 | 08:47 WIB

LGN Minta Mentan Syahrul Kembali Masukan Ganja Sebagai Tanaman Obat

LGN Minta Mentan Syahrul Kembali Masukan Ganja Sebagai Tanaman Obat

News | Senin, 31 Agustus 2020 | 14:55 WIB

5 Jenis Tanaman Obat yang Cocok Ditanam di Pekarangan Rumah

5 Jenis Tanaman Obat yang Cocok Ditanam di Pekarangan Rumah

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2020 | 07:11 WIB

5 Tanaman Hias yang Bermanfaat Untuk Kamar Mandi

5 Tanaman Hias yang Bermanfaat Untuk Kamar Mandi

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2020 | 13:22 WIB

Baik untuk Kesehatan, Letakkan Tanaman Hias dalam Ruangan Mulai Sekarang

Baik untuk Kesehatan, Letakkan Tanaman Hias dalam Ruangan Mulai Sekarang

Health | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 19:45 WIB

Terkini

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:39 WIB

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:35 WIB