Kembangkan Pelaku Ekonomi Lokal, Kemensos Tidak Batasi Pemasok Bahan Pangan

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Jum'at, 25 September 2020 | 17:37 WIB
Kembangkan Pelaku Ekonomi Lokal, Kemensos Tidak Batasi Pemasok Bahan Pangan
Menteri Sosial Juliari P. Batubara. (Dok : Kemensos).

Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Sosial terus berusaha untuk meningkatkan perekonomian di Indonesia, apalagi ditengah pandemi saat ini.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan ruang luas bagi pemasok bahan sembako untuk bantuan sosial kepada pelaku ekonomi lokal.

Menteri Sosial Juliari P. Batubara menyatakan, hal ini untuk memastikan bansos dari pemerintah menggerakkan ekonomi lokal. 

Ia menyatakan, Kementerian Sosial tidak pernah menerbitkan aturan yang memberikan keistimewaan kepada pemasok tertentu.

Dengan demikian, ia berharap dari puluhan triliun bantuan sosial dari pemerintah, dapat dimaksimalkan peran pelaku ekonomi lokal.

“Nilai bantuan dari Kemensos itu kan puluhan triliun ya. Seperti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako ini kan berbasis bantuan pangan seperti beras, telur, ikan, dan sebagainya. Harapan saya, dengan anggaran sebesar itu, bisa digunakan untuk membeli berbagai bahan kebutuhan pokok di daerah setempat,” katanya di Jakarta (25/9/2020). 

Bila hal bisa dilakukan, maka bansos dari pemerintah diharapkan akan menggerakkan ekonomi lokal.

"Jadi dari bantuan yang diterima, saya harapkan KPM, bisa membelanjakannya di daerah itu juga. Pemasok lokal saya harapkan juga bisa menyediakan berbagai bahan pokok yang dibutuhkan dengan kualitas yang baik,” katanya.

Sejauh mana efektiftas bansos memutar perekonomian di suatu daerah, menurut dia, tentu saja tidak lepas dari peran pemimpin daerah.

“Di sini peran pemimpin daerah tentu saja sangat besar. Langkah terencana dan inovatif dari pemimpin daerah bisa menciptakan iklim usaha yang memungkinkan penyediaan bahan pangan dengan kualita baik namun dengan harga uang terjangkau,” katanya.

Peran bansos dan mendorong perputaran ekonomi lokal menjadi pesan Mensos dalam kunjungannya di berbagai daerah, dalam memantau dari dekat proses penyaluran bansos. Hal sama ia sampaikan pula saat ia menyapa warga Kota Ranai, Kabupaten Natuna, dan menyaksikan penyaluran bantuan sosial di kawasan perbatasan ini, Selasa lalu (22/9/2020). 

Ada dua jenis bantuan sosial yang disaksikan Mensos di Natuna, yakni Bansos Sembako #KemensosHadir dan Bantuan Sosial Tunai (BST). Untuk bansos sembako, disalurkan sebanyak 985 paket melalui Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI. Bansos sebako selanjutnya disalurkan kepada 2.552 masyarakat di perbatasan.

Kemudian juga, Kemensos menetapkan sebanyak 5.784 keluarga penerima manfaat (KPM) BST di Kabupaten Natuna dengan nilai total sebesar Rp1.735.200.000. Selain itu, sebanyak 3.175 KPM di Kabupaten Natuna juga tercatat masuk dalam program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako, dengan nilai total sebanyak Rp7.302.500.000.

Dengan demikian, dari kedua jenis bansos, masyarakat Kabupaten Natuna menerima total sekitar Rp9 miliar. Mensos menyatakan, berbagai bantuan ini diharapkan membantu meringankan beban masyarakat akibat pandemi. 

Warga Teluk Lampa Kabupaten Natuna Abu Bakar menyatakan kegembiraannya mendapat bantuan dari Kemensos. Pria 50 tahun yang berprofesi menjadi nelayan ini menyatakan sangat terbantu dengan paket sembako yang diterimanya dari Kemensos melalui kegiatan bakti sosial Badan Keamanan Laut RI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemensos Pastikan Warga Rentan Terdampak Pandemi Terima Bansos

Kemensos Pastikan Warga Rentan Terdampak Pandemi Terima Bansos

News | Kamis, 24 September 2020 | 19:55 WIB

Anggaran Kemensos 2021 Ditujukan bagi Berbagai Upaya Perlindungan Sosial

Anggaran Kemensos 2021 Ditujukan bagi Berbagai Upaya Perlindungan Sosial

News | Kamis, 24 September 2020 | 08:06 WIB

Pastikan Masyarakat Dapat Bantuan Sosial, Juliari Batubara Kunjungi Natuna

Pastikan Masyarakat Dapat Bantuan Sosial, Juliari Batubara Kunjungi Natuna

Bisnis | Selasa, 22 September 2020 | 17:20 WIB

Meski Gedung Tua, Mensos : Gedung Kemensos Punya Sistem Proteksi Kebakaran

Meski Gedung Tua, Mensos : Gedung Kemensos Punya Sistem Proteksi Kebakaran

News | Senin, 21 September 2020 | 16:29 WIB

Lantai 3 Gedung Kemensos RI Dilalap Si Jago Merah Dini Hari Tadi

Lantai 3 Gedung Kemensos RI Dilalap Si Jago Merah Dini Hari Tadi

Kalbar | Senin, 21 September 2020 | 06:53 WIB

Dini Hari, Lantai 3 Gedung Kemensos RI Terbakar

Dini Hari, Lantai 3 Gedung Kemensos RI Terbakar

Riau | Senin, 21 September 2020 | 06:12 WIB

Terkini

TNI dan Polri Tindak Tegas Oknum 'Backing' BBM Subsidi, Dua Personel Masuk Tahap Penyidikan

TNI dan Polri Tindak Tegas Oknum 'Backing' BBM Subsidi, Dua Personel Masuk Tahap Penyidikan

News | Selasa, 07 April 2026 | 22:51 WIB

Bersihkan Internal, Bareskrim Polri Pastikan Pecat Anggota yang Jadi 'Bekingan' Mafia Migas

Bersihkan Internal, Bareskrim Polri Pastikan Pecat Anggota yang Jadi 'Bekingan' Mafia Migas

News | Selasa, 07 April 2026 | 22:19 WIB

Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta

Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:44 WIB

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Elpiji Subsidi, Kerugian Negara Tembus Rp1,2 Triliun

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Elpiji Subsidi, Kerugian Negara Tembus Rp1,2 Triliun

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:39 WIB

Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban

Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:00 WIB

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:55 WIB

Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:53 WIB

Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran

Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:32 WIB

Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar

Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:29 WIB

DPR Ingatkan Kenaikan Tiket Pesawat Hanya Langkah Darurat, Bukan Kebijakan Permanen

DPR Ingatkan Kenaikan Tiket Pesawat Hanya Langkah Darurat, Bukan Kebijakan Permanen

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:24 WIB