Unik! Mahasiswa asal Singapura Ini Sulap Buah Durian Menjadi Konsol Game

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Selasa, 29 September 2020 | 17:09 WIB
Unik! Mahasiswa asal Singapura Ini Sulap Buah Durian Menjadi Konsol Game
Buah durian disulap jadi konsol game.[YouTube/Cedishappy]

Suara.com - Seorang YouTuber asal Singapura yang terkenal membuat konsol game dari semangka, kembali membuat proyek yang sama namun kali ini dari durian.

Menyadur Asia One, Cedrick Tan, seorang mahasiswa Singapore Management University (SMU) mengubah buah durian jenis Mao Shan Wang, yang sangat populer di Singapura, menjadi sebuah konsol game.

Proyek tersebut selesai kira-kira dua minggu dari awal hingga akhir, terbukti menjadi proses yang jauh lebih sulit daripada yang dibutuhkan untuk membuat Melon Boy.

Pria berusia 24 tahun tersebut mengungkapkan bahwa ia harus memperkecil ukuran komponen sirkuit, karena bentuk buah durian yang memiliki ruang lebih kecil daripada semangka.

"Ini berarti merampingkan semua yang menyebabkan masalah teknis. Menyelesaikan masalah teknis ini memakan banyak waktu dan saya bahkan harus membuat ulang sirkuit dari awal pada satu titik," ujar Tan kepada Asia One.

Seorang siswa mencoba konsol yang dibuat dari buah durian..[YouTube/Cedishappy]
Seorang siswa mencoba konsol yang dibuat dari buah durian..[YouTube/Cedishappy]

Saat menyusun komponen untuk dapat digunakan bermain game, Tan tak segan membawanya ke sekolah dan memamerkannya teman-temannya.

Tan memamerkan proses pembuatan konsol game 'berduri' dari awal di channel YouTube-nya yakni Cedishappy, termasuk bagaimana ia menghadapi masalah saat menyolder papan sirkuit Raspberry Pi dan membuat asap yang berbau menyengat.

Tetapi pada akhirnya, reaksi yang dia dapatkan dari orang lain membuatnya bahagia. Ia meminjamkan konsol game rancangannya kepada orang-orang untuk dicoba.

Teman-teman sekelasnya di SMU dan anak-anak muda di Funan Mall mencoba bermain Super Mario Bros 3 menggunakan konsol berduri buatan Tan tersebut.

baca juga

Tan memberi mengaku kepada AsiaOne bahwa semakin banyak orang yang mulai mengenalinya dari aksi terakhir yang dia lakukan dengan Game Boy semangka.

Seperti proyek sebelumnya, Tan mengalami kendala yang sama ketika membuat konsol game dari semangka yakni cepat membusuk dan hancur.

"Untuk semangka dan durian, mereka membusuk dengan sangat cepat jika saya lupa untuk mengeluarkannya di ruangan terbuka. Jika dibiarkan dalam tas semalaman, langsung membusuk, menumbuhkan jamur putih berbulu halus atau bentuknya aneh," jelas Tan.

Meski demikian, YouTuber tersebut berencana untuk tetap melanjutkan seri Fruity Game Boy-nya.

"Game Boy berbasis buah berikutnya mungkin menggunakan nangka! Bayangkan membawa konsol sebesar itu! Itu akan menjadi tawa yang bagus!" tukas Tan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disiksa Majikan, TKI Nekat Kabur Lewat Balkon dari Lantai 15

Disiksa Majikan, TKI Nekat Kabur Lewat Balkon dari Lantai 15

News | Senin, 28 September 2020 | 17:53 WIB

17 Tahun Sembunyi di Indonesia, Guru Predator Seksual Diringkus

17 Tahun Sembunyi di Indonesia, Guru Predator Seksual Diringkus

News | Senin, 28 September 2020 | 11:25 WIB

Temui Dubes RI untuk Singapura, Petani Lembang Jajaki Ekspor Sayur Mayur

Temui Dubes RI untuk Singapura, Petani Lembang Jajaki Ekspor Sayur Mayur

Jabar | Senin, 28 September 2020 | 09:30 WIB

Terkini

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:00 WIB

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:45 WIB

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:40 WIB

Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib

Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:58 WIB

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:10 WIB

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:15 WIB

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:29 WIB

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:21 WIB

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:15 WIB

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:45 WIB