Viral Ibu-ibu Tolak Pakai Masker, Sebut Pandemi Cuma Pembodohan

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Jum'at, 02 Oktober 2020 | 18:33 WIB
Viral Ibu-ibu Tolak Pakai Masker, Sebut Pandemi Cuma Pembodohan
Tangkapan layar video ibu-ibu marah menolak pakai masker. (Instagram/@nenk_update)

Suara.com - Seorang perempuan meluapkan amarahnya di tengah pasar karena diingatkan untuk menggunakan masker. Ia menolak mengenakannya karena tidak percaya dengan corona.

Tujuh bulan pandemi melanda Indonesia ternyata tak cukup membuat ibu-ibu ini mempercayai bahwa virus corona benar-benar ada.

Lewat sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @nenk_update, perempuan itu berteriak-teriak dari atas sepedanya kepada warga yang ada di sekitar pasar.

Ia diduga tak mau menuruti perintah mengenakan masker dan memilih untuk menceramahi warga yang memperingatkannya.

"Masker, masker, masker. Mana Undang-undangnya masker?" tanya perempuan itu dari tengah jalan.

Ia bersikeras tak mau mengenakan masker meski petugas berpakain polisi dan tentara berjaga di sekitar lokasi tersebut.

"Udara disuruh Tuhan buat sehat. Sekarang disuruh pakai masker," kata perempuan itu sambil berteriak.

"Masker pula kau bilang. Aku udah diisolasi di rumah sakit tidak ada satupun orang corona," ujar dia.

Bukan hanya tak percaya dengan adanya virus corona, perempuan itu juga menyebut jika pemakaian masker dan pandemi ini adalah sebuah pembodohan kepada masyarakat.

baca juga

"Kau menghabisi uang negara, pembodohan, merusak negara Indonesia!" katanya lagi.

Perempuan berbaju putih itu beralasan jika mengenakan masker maka udara bersih justru akan tersaring dan membuat sesak.

"Kalau kau dulu sekolah, udara yang keluar ini racun. Udara yang dikasih alam semesta ini buat sehat," ungkap dia.

Ia berulang kali mengungkit soal peraturan mengenakan masker yang disebutnya tidak jelas dan bentuk pembodohan.

"Gara gara kau lah bilang virus corona, orang jijik tengok aku," kata dia lagi.

Video ini pun lantas membuat warganet heran. Simak video ibu-ibu menolak memakai masker itu DI SINI.

"Sabar mak.. semoga keadaan segera pulih kembali," tulis @nenk_update.

"Duh keluarganya mana sih enggak diedukasi apah sama itu ibu. Please buk ini lagi pandemi enggak kasihan apa sama nyawa-nyawa yang telah gugur selama pandemi ini.. Yang gugur itu nyawa manusia loh. Gara-gara pandemi ini terus merajalela disebabkan karena orang seperti ini dinasehti bukannya dicerna diresapi.. Sehat selalu untuk kita semua," komentar @r.r****

"Semoga ibuknya baik-baik aja dan enggak ketangkap. Merinding aku karena omongannya bener. Takut juga, karna yang dia lawan orang-orang besar. Semangat buk," tulis @imroatul****.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muridnya Diborgol Satpol PP, Habib Nabil Kirim Surat Protes ke Bupati Bogor

Muridnya Diborgol Satpol PP, Habib Nabil Kirim Surat Protes ke Bupati Bogor

Jakarta | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 18:11 WIB

Pilkada Serentak saat Pandemi, ICW: Pemerintah Lebih Pentingkan Bandar

Pilkada Serentak saat Pandemi, ICW: Pemerintah Lebih Pentingkan Bandar

News | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 17:03 WIB

Studi: Masker Berbahan Sutra Lebih Efektif Tangkal Virus Corona

Studi: Masker Berbahan Sutra Lebih Efektif Tangkal Virus Corona

Health | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 15:15 WIB

Biar Nggak Kelupaan, Brand Ini Kombinasikan Dress dan Masker menjadi Satu

Biar Nggak Kelupaan, Brand Ini Kombinasikan Dress dan Masker menjadi Satu

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 15:10 WIB

Sederet Sikap Kontroversial Donald Trump sebelum Positif Covid-19

Sederet Sikap Kontroversial Donald Trump sebelum Positif Covid-19

News | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 16:11 WIB

Duh! Gantikan Masker, Pria Ini Gunakan Plastik Bungkus Makanan

Duh! Gantikan Masker, Pria Ini Gunakan Plastik Bungkus Makanan

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 16:10 WIB

Terkini

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:25 WIB

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:05 WIB

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

×