Bentrok di Nagorno-Karabakh, Armenia Siap Gencatan Senjata

Iwan Supriyatna, Fitri Asta Pramesti

Sabtu, 03 Oktober 2020 | 09:00 WIB
Bentrok di Nagorno-Karabakh, Armenia Siap Gencatan Senjata
Pertempuran Armenia-Azerbaijan. (Anadolu Agency)

Suara.com - Pihak Armenia menyatakan siap terlibat dalam pembicaraan gencatan senjata terkait konflik Nagorno-Karabakh, bersama dengan Prancis, Rusia, dan Amerika Serikat.

Menyadur BBC, Jumat (2/10/2020), pembicaraan ini dilakukan sebagai upaya untuk menghentikan perang antara Armenia dan Azerbaijan yang telah memasuki hari keenam.

Dalam pernyataan bersama pada Kamis (1/10/2020), Presiden Prancis, Rusia, dan AS menyerukan kedua negara bekas Uni Soviet ini untuk melakukan gencatan senjata dan mengakhiri konflik menahun.

Menanggapi seruan itu, Kementerian Luar Negeri Armenia mengatakan pihaknya siap untuk terlibat dengan tiga negara tersebut, bersama dengan OSCE Minsk Group, dalam agenda pembicaraan gencatan senjata.

"(Siap) untuk membangun kembali rezim gencatan senjata berdasarkan perjanjian 1994-1995," ujar Kemenlu Armneia, Jumat (2/10).

Penampakan diambil dari video Kementerian Pertahanan Armenia, di saat tentara Armenia menyerang wilayah Azerbaijan pada Minggu (27/9/2020) pagi waktu setempat. (AFP)
Penampakan diambil dari video Kementerian Pertahanan Armenia, di saat tentara Armenia menyerang wilayah Azerbaijan pada Minggu (27/9/2020) pagi waktu setempat. (AFP)

Sementara Azerbajian disebutkan belum memberikan respon positif atas seruan pembicaraan gencatan senjata.

Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev menolak berpartisipasi dalam pembicaraan, mengatakan gencatan senjata hanya akan terjadi jika setiap orang Armenia yang ada di negaranya angkat kaki.

Sebelumnya, Azerbaijan mengatakan pihaknya telah membuat kemajuan lebih lanjut, lalu menuding Armenia melakukan serangan artileri di empat desa yang berujung pada tewasnya korban sipil.

Ketegangan Armenia dan Azerbaijan kembali meningkat usai bentrokan terjadi di Kota Nagorno-Karabakh pada Minggu (27/9), yang menewaskan 16 orang, termasuk militer dan warga sipil.

baca juga

Daerah konflik ini secara wilayah berada di Azerbaijan, tapi mayoritas penghuninya merupakan etnis Armenia. Wilayah ini memisahkan diri dari Azerbaijan sebagai buntut atat runtuhnya Uni Soviet pada 1991.

Sengketa wilayah di daerah yang terletak di Kaukasus Selatan ini telah berlangsung sejak awal 1990-an yang berujung pada tewasnya puluhan ribu orang pada pertempuran periode itu.

Belakangan ketegangan yang belum juga usai selama tiga dekade ini kembali bergejolak setelah dua wilayah ini mengaku melindungi diri. Baik Armenia maupun Azerbaijan saling tuduh melancarkan serangan.

Pihak Nagorno-Karabakh mengatakan 16 prajuritnya tewas dan lebih dari 100 lainnya luka-luka setelah Azerbaijan melancarkan serangan udara dan artileri pada Minggu (27/9) pagi.

Armenia dan Nagorno-Karabakh mengumumkan darurat militer dan memobilisasi penduduk laki-laki.

Di sisi lain, Azerbaijan yang juga mengumumkan darurat militer, menyebut pasukannya menanggapi serangan dari Armenia yang berujung pada terbunuhnya satu keluarga.

Pihak Nagorno-Karabakh awalnya menyangkal klaim Azerbaijan yang menyatakan telah menguasai setidaknya tujuh desa. Tapi belakangan, mengakui mereka kehilangan "beberapa posisi."

Menurut aktivis sayap kanan Armenia, bentrokan pada Minggu itu juga mengakibatkan seorang perempuan dan anak dari etnis Armenia tewas.

Kamis (1/10), bentrokan telah menewaskan 127 pihak Armenia, dengan rincian 104 tentara dan 23 warga sipil.

Azerbaijan belum mengakui adanya korban militer, tetapi seorang wartawan AFP di wilayah Beylagan selatan menyaksikan pemakaman seorang tentara yang tewas dalam bentrokan itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

130 Orang Tewas, Apa Pemicu Konflik Azerbaijan-Armenia di Nagorno-Karabakh?

130 Orang Tewas, Apa Pemicu Konflik Azerbaijan-Armenia di Nagorno-Karabakh?

News | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 15:13 WIB

Perang Sengit Armenia-Azerbaijan Bahayakan Nyawa Jurnalis yang Meliput

Perang Sengit Armenia-Azerbaijan Bahayakan Nyawa Jurnalis yang Meliput

Video | Kamis, 01 Oktober 2020 | 21:40 WIB

Konflik Azerbaijan vs Armenia, Kim Kardhasian Dukung Negara Ayahnya

Konflik Azerbaijan vs Armenia, Kim Kardhasian Dukung Negara Ayahnya

News | Selasa, 29 September 2020 | 08:09 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×