Liga 1 Ditunda tapi Pilkada Jalan Terus, Bossman Mardigu: Kebelet Menjabat?

Dany Garjito | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Minggu, 04 Oktober 2020 | 14:36 WIB
Liga 1 Ditunda tapi Pilkada Jalan Terus, Bossman Mardigu: Kebelet Menjabat?
Bossman Mardigu (IG/mardiguwp)

Suara.com - Pengusaha Mardigu Wowiek Prasantyo atau dikenal Bossman Mardigu Sontoloyo mengaku heran dengan kebijakan yang diambil pemerintah. Ia bingung, Liga 1 dan Liga 2 resmi ditunda akibat Covid-19, namun Pilkada tetap digelar.

Hal itu disampaikan oleh Bossman Mardigu dalam kanal YouTube miliknya bertajuk 'Liga 1 PSSI Lebih Penting dari Pilkada!! Jangan Cuma Ngebet Anaknya Njabat Cuk!!'.

Mardigu mengaku terkejut sekaligus heran saat mendengar pengumuman dari Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan yang menyampaikan Liga 1 dan Liga 2 ditunda karena tak mendapat izin keramaian dari polisi terkait penyebaran Covid-19.

Namun, perhelatan Pilkada hingga kampanye memperebutkan posisi kepala daerah tetap diperbolehkan.

"Saya pikir ketika Pilkada lanjut maka Liga 1 dan Liga 2 PSSI juga lanjut. Kaget juga saya, dalam pilihan begini malah Pilkada jalan terus, kampanye masal dijalankan," kata Mardigu seperti dikutip Suara.com, Minggu (4/10/2020).

Bossman Mardigu sindir Liga 1 ditunda tapi Pilkada tetap lanjut (YouTube/bossmanmardigu)
Bossman Mardigu sindir Liga 1 ditunda tapi Pilkada tetap lanjut (YouTube/bossmanmardigu)

Menurut Mardigu, jika ia menjadi pejabat pengambil keputusan maka ia akan memutuskan untuk menunda Pilkada satu tahun.

"Tapi mungkin karena kebelet, jadi ya gimana. Saya juga heran, kebelet apa sih boss? Mau njabat?" sindir Mardigu.

Selama Pilkada bergulir, kata Mardigu, para paslon akan saling bertarung memperebutkan kursi kekuasaan. Tak jarang pertarungan tersebut menimbulkan kebisingan.

"Selama kampanye bising banget tapi sudahlah, yang berkuasa punya rencana untuk kemajuan bangsa dan keluarganya tentunya," sindirnya.

Mardigu menjelaskan, olahraga merupakan ladang bisnis yang besar. Oleh karenanya seharusnya Indonesia tidak menunda perhelatan Liga 1 dan Liga 2 PSSI.

"Olahraga adalah bisnis besar. Liga Eropa, Liga Amerika, Liga Asia, semua main seperti biasa namun tanpa penonton. Sekali lagi pertanyaannya, mengapa harus dijalankan?" ujar Mardigu.

Mardigu merinci pendapatan sebuah klub sepak bola. Tiket penonton menyumbang pendapatan sebesar 15 hingga 20 persen.

Selain itu, ada iklan dan sponsor menyumbang 35 hingga 50 persen dan sisanya dari merchandise.

"Kalau kompetisi tidak dijalankan, mereka kehilangan 100 persen. Namun ketika dijalankan hanya kehilangan satu hal, yaitu tiket penonton di stadion. Iklan dan merchandise tetap besar, bisa 80 persen," paparnya.

Sebagai gantinya, penonton akan menyaksikan laga pemain idola mereka melalui instrumen lain seperti televisi atau media sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Ungkap Deretan Obat yang Dikonsumsi Trump Selama Perawatan Covid-19

Dokter Ungkap Deretan Obat yang Dikonsumsi Trump Selama Perawatan Covid-19

Batam | Minggu, 04 Oktober 2020 | 14:06 WIB

Viral, Video Polisi Joged Bareng Biduan di Masa Pandemi Covid-19

Viral, Video Polisi Joged Bareng Biduan di Masa Pandemi Covid-19

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2020 | 13:27 WIB

Sampaikan Data dan Fakta, Jokowi Klaim Penanganan Covid-19 Sudah Cukup Baik

Sampaikan Data dan Fakta, Jokowi Klaim Penanganan Covid-19 Sudah Cukup Baik

News | Minggu, 04 Oktober 2020 | 13:16 WIB

Terkini

Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini

Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:51 WIB

Hantavirus Strain Andes Bisa Menular Antar Manusia, Tapi Harus Kontak Erat dan Lama

Hantavirus Strain Andes Bisa Menular Antar Manusia, Tapi Harus Kontak Erat dan Lama

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:40 WIB

Pesan Xi Jinping Saat Bertemu Donald Trump, Singgung Hubungan China dan AS

Pesan Xi Jinping Saat Bertemu Donald Trump, Singgung Hubungan China dan AS

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:38 WIB

Dinkes DKI Ungkap Penyebab Keracunan 252 Siswa Usai Santap MBG di 3 SDN Kawasan Cakung

Dinkes DKI Ungkap Penyebab Keracunan 252 Siswa Usai Santap MBG di 3 SDN Kawasan Cakung

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:26 WIB

Bukan Solusi! FSGI Sebut jika Final LCC 4 Pilar MPR Diulang Berdampak Psikis dan Berpotensi Digugat

Bukan Solusi! FSGI Sebut jika Final LCC 4 Pilar MPR Diulang Berdampak Psikis dan Berpotensi Digugat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:56 WIB

Penjelasan Nadiem Soal Harta Naik Rp4,87 Triliun: Itu Nilai IPO GoTo, Bukan Korupsi Chromebook

Penjelasan Nadiem Soal Harta Naik Rp4,87 Triliun: Itu Nilai IPO GoTo, Bukan Korupsi Chromebook

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:49 WIB

Asteroid Terdeteksi Mendekat Sangat Cepat ke Arah Orbit Bumi, Jaraknya Lebih Dekat dari Bulan

Asteroid Terdeteksi Mendekat Sangat Cepat ke Arah Orbit Bumi, Jaraknya Lebih Dekat dari Bulan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:43 WIB

Prostitusi Berkedok Karaoke di Jakbar Terbongkar, Ada Anak di Bawah Umur

Prostitusi Berkedok Karaoke di Jakbar Terbongkar, Ada Anak di Bawah Umur

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:36 WIB

Dokter Stephen Kornfeld Keluar Ruang Isolasi Biokontainer Meski Hasil Tes Hantavirus Meragukan

Dokter Stephen Kornfeld Keluar Ruang Isolasi Biokontainer Meski Hasil Tes Hantavirus Meragukan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:33 WIB

Momen Haru Nadiem Makarim Peluk Pasukan Ojol Usai Dituntut 18 Tahun Bui: Tuhan Tidak Diam

Momen Haru Nadiem Makarim Peluk Pasukan Ojol Usai Dituntut 18 Tahun Bui: Tuhan Tidak Diam

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:30 WIB