Gagal Selamatkan Nyawa Anak 6 Tahun, Dokter Bunuh Diri

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Senin, 05 Oktober 2020 | 10:56 WIB
Gagal Selamatkan Nyawa Anak 6 Tahun, Dokter Bunuh Diri
Ilustrasi garis polisi, TKP tindak kejahatan. [Shutterstock]

Suara.com - Anoop Krishna, seorang dokter dari distrik Kollam di negara bagian Kerala, India, ditemukan tewas di rumahnya pada Kamis (1/10/2020).

Menyadur Gulf News, Senin (5/10/2020), polisi untuk sementara belum mengetahui alasan dokter berusia 35 tahun itu memutuskan untuk bunuh bunuh diri.

Penyelidikan dari otoritas terkait masih berlangsung untuk menemukan adanya keterkaitan kematian sang dokter dengan insiden di rumah sakit miliknya, Anoop Ortho care, beberapa hari sebelumnya.

Sepekan lalu, seorang anak berusia enam tahun, Adhya Lakshmi, dirawat di Anoop Ortho care untuk dioperasi.

Namun, bocah itu meninggal dunia di mana orang tuanya menuding rumah sakit telah melakukan malapraktik.

Setelah insiden tersebut, sang dokter dilaporkan mendapat perundungan dan pelecehan di media sosoal dan banyak platform lainnya. Orang-orang menuduhnya sebagai penyebab kematian sang anak.

“Kami telah menangani kasus kematian yang tidak wajar di rumah sakit. Anak itu dirawat di rumah sakit," kata polisi kepada media lokal.

"Kami tidak yakin apakah kedua insiden itu terkait. Alasan bunuh dirinya belum diketahui."

Menurut petugas polisi, rincian lebih lanjut terkait kematian sang dokter baru bisa diketahui setelah laporan postmortem.

baca juga

"Kami tidak yakin apakah dokter mengalami depresi setelah kejadian tersebut. Dia ditemukan tewas di rumahnya."

Beberapa saat sebelum kematiannya, dokter Anoop Krishna dilaporkan menuliskan kata 'maaf' di dinding kamar mandi.

Rumah sakit 'Anoop Ortho Care' terkenal dengan operasi penggantian lutut. Rumah sakit juga memiliki departemen khusus untuk kondisi ortopedi pediatrik.

Krishna adalah pemegang gelar dalam Master of Science (MS), dan dia mengkhususkan diri dalam Artroskopi, Kedokteran Olahraga dan Artroplasti, menurut situs resmi mereka.

Selain Krishna, rumah sakit tersebut memiliki dua dokter lain; ahli ortopedi pediatrik dan ahli anestesi.

Anoop adalah seorang ahli bedah ortopedi di rumah sakit. Dia juga merupakan wajah yang dikenal di berbagai program televisi tentang masalah kesehatan di Kerala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Pengakuan Kru TV Jadi Korban Pelecehan Seksual Artis Lelaki Indonesia

Heboh Pengakuan Kru TV Jadi Korban Pelecehan Seksual Artis Lelaki Indonesia

Entertainment | Senin, 05 Oktober 2020 | 09:28 WIB

Tak Digaji Selama Pandemi Covid-19, Dosen Ini Alih Profesi Dagang Ganja

Tak Digaji Selama Pandemi Covid-19, Dosen Ini Alih Profesi Dagang Ganja

News | Minggu, 04 Oktober 2020 | 21:24 WIB

Meluncur di India, Inilah Suzuki Gixxer SF 250 Terbaru

Meluncur di India, Inilah Suzuki Gixxer SF 250 Terbaru

Batam | Minggu, 04 Oktober 2020 | 20:10 WIB

Banderol Rp35 Juta, Ini Tampilan Suzuki Gixxer SF 250 Terbaru

Banderol Rp35 Juta, Ini Tampilan Suzuki Gixxer SF 250 Terbaru

Otomotif | Minggu, 04 Oktober 2020 | 19:40 WIB

Kisah Petugas Kremasi Jenazah Corona, Dijauhi dan Dilarang Bertemu Keluarga

Kisah Petugas Kremasi Jenazah Corona, Dijauhi dan Dilarang Bertemu Keluarga

News | Minggu, 04 Oktober 2020 | 19:32 WIB

Terkini

Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi

Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:53 WIB

Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India

Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:54 WIB

Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe

Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:31 WIB

Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II

Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:11 WIB

81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun

81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:02 WIB

DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association

DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 20:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur

Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:10 WIB

Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang

Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:25 WIB

Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti

Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:40 WIB

183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar

183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:30 WIB

×