Tak Digaji Selama Pandemi Covid-19, Dosen Ini Alih Profesi Dagang Ganja

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Minggu, 04 Oktober 2020 | 21:24 WIB
Tak Digaji Selama Pandemi Covid-19, Dosen Ini Alih Profesi Dagang Ganja
Polisi menyita tanaman ganja. [Suara.com/Rambiga]

Suara.com - Seorang dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di India nekat beralih profesi menjadi pedagang ganja. Aksi tersebut nekat ia lakukan lantaran ia tak lagi menerima gaji selama pandemi Covid-19.

Dosen bernama Kiran G yang baru berusia 22 tahun itu kini harus berurusan dengan polisi.

Aksinya menjual ganja ke salah seorang pembeli bernama Asgar berhasil diendus pihak berwajib.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti ganja. Tak tanggung, ada sebanyak 127 kilogram ganja ditemukan di dalam mobil yang dinaiki oleh Kiran G dan dua rekannya.

"Kami mengamankan ganja dari seorang pembeli bernama Asgar. Saat diperiksa, ia mengaku Kiran dan Mahipal pemasoknya," ujar pihak kepolisian India seperti dialihbahasakan dari India Times, Minggu (4/10/2020).

Kepada pihak kepolisian, Kiran mengaku mulai berganti profesi menjadi penjual ganja karena mengalami masalah ekonomi.

Sejak virus corona baru menyebar di India, ia tak lagi mendapatkan gaji dari profesi dosen.

Terlebih, kedua orang tua Kiran bekerja sebagai petani memiliki pendapatan yang tak menentu.

Demi memenuhi kebutuhan sehari-hari, Kiran nekat menjual ganja yang didapat dari daerah Zaheerabad untuk kemudian dijual di Bidar.

Setali tiga uang dengan Kiran, Mahipal, salah seorang penjual ganja lainnya, mengaku nekat melakukan aksi menjual ganja demi memenuhi kebutuhan hidup.

Mahasiswa yang baru lulus itu mengaku depresi lantaran tak kunjung mendapatkan pekerjaan setelah lulus dari bangku perkuliahan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, mereka akan dihukum pidana sesuai dengan hukum pengedaran narkoba yang berlaku di negara India.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Petugas Kremasi Jenazah Corona, Dijauhi dan Dilarang Bertemu Keluarga

Kisah Petugas Kremasi Jenazah Corona, Dijauhi dan Dilarang Bertemu Keluarga

News | Minggu, 04 Oktober 2020 | 19:32 WIB

Pilkada Tangsel: Rahayu Saraswati Janjikan Program Rp 100 Juta per RW

Pilkada Tangsel: Rahayu Saraswati Janjikan Program Rp 100 Juta per RW

News | Minggu, 04 Oktober 2020 | 19:30 WIB

Viral Kampanye Buat Kerumunan, Warganet: yang Nggak Boleh Tukang Angkringan

Viral Kampanye Buat Kerumunan, Warganet: yang Nggak Boleh Tukang Angkringan

News | Minggu, 04 Oktober 2020 | 09:45 WIB

Terkini

10 Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes

10 Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:09 WIB

Gawat! Pasokan BBM Dunia Mulai Terganggu karena Perang

Gawat! Pasokan BBM Dunia Mulai Terganggu karena Perang

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:06 WIB

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:02 WIB

Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum

Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:50 WIB

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:45 WIB

Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru

Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:37 WIB

Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?

Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:45 WIB

Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit

Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:38 WIB

Hindari Macet JogjaSolo, Ratusan Pemudik Pilih Jalur Sawah di Purwomartani Menuju Tol

Hindari Macet JogjaSolo, Ratusan Pemudik Pilih Jalur Sawah di Purwomartani Menuju Tol

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:34 WIB

DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik

DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:28 WIB