Intelektual NU: Saya Marah Melihat Ketulian Pemerintah dan DPR Sekarang!

Reza Gunadha | Hernawan | Suara.com

Jum'at, 09 Oktober 2020 | 14:06 WIB
Intelektual NU: Saya Marah Melihat Ketulian Pemerintah dan DPR Sekarang!
Ulil Abshar Abdalla. [Suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Sikap DPR dan Pemerintah RI yang seolah tak mau mendengarkan suara rakyat menuai amarah dari Intelektual Nadhatul Ulama (NU) Ulil Absha Abdalla.

Pria yang kerap disapa Gus Ulil ini mengaku bahwa dirinya benar-benar marah melihat ketulian para pejabat negara tersebut.

"Saya benar-benar marah melihat ketulian pemerintah dan DPR sekarang ini," ujarnya seperti dikutip Suara.com, Jumat (9/10/2020).

Menurutnya, sikap DPR dan pemerintah kini terlalu arogan. Sebab, mereka terkesan menutup telinga mendengar jeritan publik yang keberatan akan keputusannya. Dengan kata lain, masyarakat sedang disepelekan.

"Arogansinya keterlaluan. Publik disepelekan. Kita sebagai masyarakat ndak 'direken blas'," tukas Gus Ulil.

Intelektual NU Marah ke Pemerintah dan DPR (Twitter/@ulil).
Intelektual NU Marah ke Pemerintah dan DPR (Twitter/@ulil).

Oleh sebab itu, Gus Ulil pun menjadi paham kenapa buruh, mahasisiswa, dan sejumlah elemen masyarakat turun ke jalan dan memprotes UU Cipta Kerja.

Gus Ulil menyoroti maraknya aksi demonstrasi di berbagai kota yang tak sedikit diantaranya sampai menimbulkan bentrok antara pendemo dengan pihak kepolisian.

"Saya paham kenapa buruh dan mahasiswa protes di mana-mana kemarin," imbuhnya.

Sikap marah Gus Ulil yang dituangkannya lewat jejaring Twitter @ulil tersebut mendapat berbagai reaksi dari warganet.

Hingga artikel ini diterbitkan, kicauan itu telah menembus ribuan retweets dan disukai oleh lebih dari 3.000 orang.

Sejumlah warganet pun merasakan keresahan yang sama. Menurut mereka, pemerintah dan DPR kini tidak menunjukkan rasa peduli mereka kepada warga. Padahal mereka duduk di pemerintahan sebagai wakil rakyat.

"Nggih Gus. Di samping substansi UU Cipta Kerja ada beberapa poin yang memprioritaskan para pebisnis dan ketamakan para investor. Saya juga sangat kecewa terhadap ketulian dan ketidakpedulian para pejnguasa yang selayaknya bersuara langsung memberi transparasi, keterbukaan mengenai UU tersebut," kata salah seorang warganet.

Tak hanya itu, sejumlah warganet lain pun menyayangkan sikap Presiden Jokowi yang malah melakukan kunjungan kerja di Kalimatan.

Sementara itu, aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja telah berlangsung di berbagai kota. Tak sedikit pula dari aksi tersebut yang berujung dengan bentrok panjang pihak kepolisian dan warga sipil.

Warga masyarakat berharap agar UU Cipta Kerja dicabut atau dibatalkan saja. Sebab UU Cipta Kerja ini dirasa hanya akan menimbulkan sengsara dan berpihak kepada investor besar saja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sikap Politik Partai Demokrat Kini

Sikap Politik Partai Demokrat Kini

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 13:07 WIB

Polisi Ciduk 1.192 Massa Penolak UU Cipta Kerja di Jakarta

Polisi Ciduk 1.192 Massa Penolak UU Cipta Kerja di Jakarta

News | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 13:05 WIB

Astagfirullah, UU Cipta Kerja Picu Kelonggaran Syariah Sertifikasi Halal

Astagfirullah, UU Cipta Kerja Picu Kelonggaran Syariah Sertifikasi Halal

Jabar | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 13:05 WIB

Terkini

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

News | Rabu, 15 April 2026 | 00:14 WIB

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

News | Selasa, 14 April 2026 | 23:49 WIB

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

News | Selasa, 14 April 2026 | 22:14 WIB

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:51 WIB

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:45 WIB

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:07 WIB

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:35 WIB

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:31 WIB

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:08 WIB

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB