Epidemiolog Sebut Kebijakan Isi Buku Tamu Anies Tak Efektif Cegah Corona

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 12 Oktober 2020 | 16:14 WIB
Epidemiolog Sebut Kebijakan Isi Buku Tamu Anies Tak Efektif Cegah Corona
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Polda Metro Jaya. (Suara.com/Bagaskara).

Suara.com - Epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Tri Yunis Miko Wahyono, mengkritisi kebijakan buku tamu atau pendataan pelanggan yang dibuat Gubernur Anies Baswedan di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.

Miko menilai cara ini tak efektif mencegah penularan corona. Menurutnya penelusuran pasien corona di Jakarta yang dilakukan Dinas Kesehatan sudah menurun dibandingkan sebelum bulan April.

"Enggak bisa lah. Tahu nggak? Upaya kontak tracing udah menurun sejak bulan April," ujar Miko saat dihubungi, Senin (12/10/2020).

Miko menyebut sebelum bulan April, satu pasien positif corona bisa ditelusuri hingga ke 20 orang. Namun sekarang ini hanya ke sekitar 5 orang yang diduga memiliki kontak erat dengan pasien.

"Kalau bulan April, satu orang positif bisa ditracing ke 20 kontak. Sekarang, dari satu kasus cuma ditracing ke lima sampai sepuluh orang," kata Miko.

Menurutnya hal ini disebabkan oleh pasien corona yang terlalu banyak. Upaya tracing yang bisa dilakukan jadi terbatas.

"Sekarang itu kasus makin banyak, petugasnya kewalahan," jelasnya.

Karena itu, ia menyarankan agar Anies menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL) meski sudah memasuki masa PSBB transisi. RT atau RW hingga wilayah yang tergolong zona merah harus segera dilockdown.

"Kalaupun tidak dilakukan PSBB provinsi, ya lokal dilakukan pembatasan," pungkasnya

baca juga

Sebelumnya, Gubernur Anies Baswedan membuat kebijakan baru dalam aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi. Salah satunya adalah dengan mewajibkan sektor yang dibuka menyediakan buku tamu.

Anies mengatakan, buku tamu itu nantinya berfungsi untuk mencatat siapa saja karyawan atau pelanggan yang datang atau hadir ke lokasi yang dibuka. Ketentuan baru ini harus dipatuhi semua pihak yang diizinkan beroperasi saat masa PSBB.

"Kebijakan baru yang diterapkan dalam PSBB Masa Transisi saat ini adalah pendataan pengunjung dan karyawan dalam sektor yang dibuka, dapat menggunakan buku tamu," ujar Anies dalam keterangan tertulis, Minggu (11/10/2020).

Tak hanya buku tamu, Anies juga menyebut pihaknya sudah membuat fitur tambahan dalam aplikasi Jakarta Kini (Jaki) untuk mendata pelanggan atau karyawan. Menurutnya pendataan ini penting bagi pihaknya untuk mendata karena membantu kegiatan penelusuran pasien Covid-19.

"Aplikasi teknologi yang telah berkolaborasi dengan pemerintah untuk memudahkan analisis epidemiologi khususnya contact tracing," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Peternak Rumahan, Ikuti 'Demam' Cupang di Pekanbaru

Cerita Peternak Rumahan, Ikuti 'Demam' Cupang di Pekanbaru

Riau | Senin, 12 Oktober 2020 | 16:05 WIB

Joy Tobing Menangis Sembuh dari Covid-19

Joy Tobing Menangis Sembuh dari Covid-19

Entertainment | Senin, 12 Oktober 2020 | 15:48 WIB

Update Corona RI 12 Oktober: Pasien Positif Tembus 3.267, Sembuh 3.492

Update Corona RI 12 Oktober: Pasien Positif Tembus 3.267, Sembuh 3.492

News | Senin, 12 Oktober 2020 | 15:45 WIB

Studi Australia: Virus Corona Bisa Bertahan di Permukaan Selama 4 Minggu!

Studi Australia: Virus Corona Bisa Bertahan di Permukaan Selama 4 Minggu!

Health | Senin, 12 Oktober 2020 | 15:46 WIB

Anies Terapkan Lagi PSBB Transisi, Satgas Covid: Remnya Mungkin Dikendurkan

Anies Terapkan Lagi PSBB Transisi, Satgas Covid: Remnya Mungkin Dikendurkan

News | Senin, 12 Oktober 2020 | 15:33 WIB

Terkini

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:08 WIB

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

×