Payudara Besar Jadi Motif Baju Finalis Miss Universe Thailand Bikin Geger

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Senin, 12 Oktober 2020 | 16:36 WIB
Payudara Besar Jadi Motif Baju Finalis Miss Universe Thailand Bikin Geger
Pakai Kostum Payudara, Finalis Miss Universe Thailand 2020 Ini Curi Perhatian. (Facebook/Miss Universe Thailand)

Suara.com - Ada momen menarik di ajang Miss Universe Thailand 2020 yang baru saja digelar, di mana seorang finalis tampil berbalut busana berhias payudara super besar dalam sesi kostum nasional.

Menyadur Eva.vn, Senin (12/10/2020), Arisara Purechatang atau yang karib disapa Bam Arisara memakai kostum yang terinspirasi dari Nang Phisua Samut, karakter dalam sebuah puisi terkenal Thailand, yang dibuatkan patung di Koh Samet.

Arisara tampil percaya diri dengan memakai gaun berwarna biru muda keemasan, berhias payudara berukuran besar.

Payudara buatan yang menarik perhatian publik ini rupanya Arisara lepas saat dirinya mencapai tengah podium.

Finalis ini kemudian melanjutkan aksi lenggak-lenggoknya dalam balutan gaun berbentuk ekor duyung, lengkap dengan perisai emas di bagian pundak.

Bam Arisara mengenakan kostum yang terinspirasi dari Nang Phisua Samut (Instagram/nationalcostumecontest)
Bam Arisara mengenakan kostum yang terinspirasi dari Nang Phisua Samut (Instagram/nationalcostumecontest)

Disebutkan, kostum unik yang dipakai Arisara ini langsung memicu kontroversi. Beberapa penonton menganggap busana itu semata-mata hanya mencerminkan kreativitasdna imajinasi kontestan yang kaya.

Sementara yang lain menganggap pakaian itu tidak cocok untuk dibawakan di panggung penjurian kostum nasional karena dinilai terlalu ofensif.

Ide kostum payudara muncul merespon tema "Perempuan dalam Literasi Thailand" untuk penjurian kostum nasional yang sebelumnya diberikan oleh tim Miss Universe Thailand 2020.

Arisara merupakan satu diantara 30 finalis Miss Universe Thailand 2020 yang bersaing di malam final pada Sabtu (10/10).

baca juga

Mengutip Pattaya Mail, kontes kecantikan ini dimenangkan oleh Amada Obdam, seorang model keturunan Thailand-Kanada yang berasal dari Phuket.

Dalam 5 Sesi Tanya Jawab Teratas, perempuan berusia 20 tahun ini berhasil menarik perhatian juru saat menjawab pertanyaan: “Seratus tahun dari sekarang siapa yang akan dipilih sejarawan sebagai perempuan paling berpengaruh di Abad 21 dan Mengapa”.

Amanda menjawab 'semua perempuan' karena perempuan 'kuat dan berkuasa', dan dengan tekad, perempuan dapat mencapai apapun.

Sementara, runner-up pertama diraih Praveenar Singh dari Chiang Mai, dan runner-up kedua diraih Punika Kulsoontornrut dari Prachuap Khiri Khan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral karena Lalat, Wapres AS Mike Pence Berubah Jadi Kostum Halloween

Viral karena Lalat, Wapres AS Mike Pence Berubah Jadi Kostum Halloween

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 14:03 WIB

Bocah Pakai Kostum Mahatma Gandhi saat Tes Swab, Begini Tampilannya

Bocah Pakai Kostum Mahatma Gandhi saat Tes Swab, Begini Tampilannya

News | Kamis, 01 Oktober 2020 | 17:19 WIB

Sempat Viral, Pesepeda Misterius Ini Kenakan Kostum Badut Selama 20 Tahun

Sempat Viral, Pesepeda Misterius Ini Kenakan Kostum Badut Selama 20 Tahun

Jogja | Kamis, 24 September 2020 | 19:58 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×