Cucu Tega Penggal Kepala Nenek Hingga Putus, Ditaruh di Meja Makan

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Kamis, 15 Oktober 2020 | 20:12 WIB
Cucu Tega Penggal Kepala Nenek Hingga Putus, Ditaruh di Meja Makan
Ilustrasi garis polisi, TKP tindak kejahatan. [Shutterstock]

Suara.com - Seorang pemuda yang baru saja keluar dari pusat rehabilitasi narkoba di India menggorok leher neneknya hingga putus. Hingga kini, belum diketahui secara pasti motif dibalik aksi kejam itu.

Menyadur Times of India, Kamis (15/10/2020), Christopher Dias dikeluarkan dari pusat rehabilitasi lantaran orang tuanya tak mampu lagi membayar biaya perawatan.

Pemuda berusia 25 tahun itu telah ditangkap kepolisian setempat dan kini mendekam di tahanan. Wakil komisaris polisi Abhishek Trimukhe mengonfirmasi Christopher telah didakwa atas aksi pembunuhan terhadap neneknya, Rosy Dias.

Insiden yang terjadi Selasa (13/10) ini bermula ketika Christopher dipulangkan dari fasilitas kesehatan setelah menjalani rehabilitasi selama 18 bulan.

Beberapa jam setelah laki-laki ini bebas, ia lantas menyambangi rumah neneknya yang berada di kota Bandra. Ia berkunjung bersama sepupunya.

Lansia berusia 80 tahun itu langsung menyediakan makanan untuk Christopher dan sepupunya.

Belakangan, paman Christoper, yang tinggal di lantai atas, meminta dua pemuda itu untuk naik dan menjaga jarak dengan Rosy.

Entah apa yang ada dipikiran Christopher, malamnya, pemuda itu disebutkan memenggal sang nenek saat perempuan malang itu tengah tertidur.

Tak sampai di situ, pemuda ini membawa kepala neneknya dan diletakkan di meja makan. Meninggalkan tubuh perempuan itu begitu saja.

baca juga

Setelah melakukan menghabisi si nenek, laki-laki ini menelepon ayahnya yang berada di Goa, menceritakan apa yang telah dia lakukan.

Polisi mengatakan sang ayah lantas bergegas menuju Bandra. Sampai di kediaman nenek, pria itu langsung pingsan karena begitu kaget melihat keadaan Rosy.

"Putranya sedang duduk di genangan darah. Ketika sang ayah bertanya kepada putranya apa yang telah dilakukannya, pemuda itu berkata sambil tersenyum bahwa ia telah membunuh neneknya," beber polisi.

Pemuda ini langsung ditangkap oleh kepolisian Banda. Ditanya terkait motif dibalik aksinya, lagi-lagi Christoper hanya tersenyum tanpa memberikan jawaban yang berarti.

Penyelidikan mengungkap Christopher menyerang dan membunuh neneknya sekitar pukul 00.30 malam. Laporan polisi baru diajukan pada Selasa paginya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dihukum, Gadis 8 Tahun Tewas usai Dipaksa Main Trampolin saat Cuaca Panas

Dihukum, Gadis 8 Tahun Tewas usai Dipaksa Main Trampolin saat Cuaca Panas

News | Kamis, 15 Oktober 2020 | 15:11 WIB

Semalaman di Lemari Pendingin Mayat, Lansia 79 Tahun Ternyata Masih Hidup

Semalaman di Lemari Pendingin Mayat, Lansia 79 Tahun Ternyata Masih Hidup

News | Kamis, 15 Oktober 2020 | 14:22 WIB

Gadis Diperkosa dan Ditonton 12 Orang di Kampus Lokasi Ujian PNS

Gadis Diperkosa dan Ditonton 12 Orang di Kampus Lokasi Ujian PNS

News | Kamis, 15 Oktober 2020 | 13:54 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB