RDF Rorotan Belum Beroperasi Maksimal, Ternyata Ini Kendala Utamanya

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Senin, 10 Agustus 2026 | 17:17 WIB
RDF Rorotan Belum Beroperasi Maksimal, Ternyata Ini Kendala Utamanya
Suasana pengolahan sampah di Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jakarta, Selasa (25/2/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan fasilitas RDF Rorotan di Jakarta Utara bebas dari keluhan bau warga pada Senin (10/8/2026).
  • Satu dari tiga jalur pengolahan telah beroperasi penuh mengolah sampah sebanyak 800 ton per hari dari kapasitas total 2.400 ton per hari.
  • Dinas Bina Marga diperintahkan segera membangun jalan khusus dan menggunakan truk compactor untuk mengatasi masalah transportasi sampah.

Suara.com - Fasilitas pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif atau *Refuse Derived Fuel* (RDF) di Rorotan, Jakarta Utara, kini tidak lagi menuai keluhan warga soal bau.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan, dahulu warga sekitar kerap memprotes fasilitas ini karena aroma tak sedap yang mengganggu.

"Kalau teman-teman yang mengikuti ketika kunjungan saya berkali-kali ke tempat ini, pada waktu itu masyarakat begitu sampai di sini pasti protes karena baunya yang kemudian mengganggu masyarakat di lokasi terdampak," ujar Pramono di lokasi, Senin (10/8/2026).

Kondisi itu kini berbalik seiring perbaikan pengelolaan di lapangan.

"Sekarang, praktis hampir tidak pernah ada protes tentang bau dan juga komplain tentang kenaikan emisinya. Produksinya sendiri dari tiga line, yang sudah beroperasi penuh satu line, yaitu 800 ton per hari. Line kedua dan ketiga sedang dalam persiapan," papar Pramono Anung.

Fasilitas RDF Rorotan sejatinya didesain untuk mengolah sampah dalam kapasitas besar hingga 2.400 ton per hari.

Namun, kapasitas besar itu belum bisa dimaksimalkan sepenuhnya bukan karena kendala teknologi RDF, melainkan karena keterbatasan sarana transportasi sampah menuju lokasi.

"Problemnya di sini sekarang bukan RDF Rorotan sendiri, tetapi adalah transportasi, (yaitu) membutuhkan transportasi khusus," kata Pramono Anung.

Sementara jumlah *line* yang beroperasi bergantung langsung pada volume sampah yang berhasil dikirim ke lokasi setiap harinya.

baca juga

Sebagai solusi sementara, Pramono menginstruksikan penggunaan truk jenis compactor untuk pengangkutan sampah.

"Truk yang tidak ada pembuangan air lindinya, tidak berbau. Problemnya memang secara jujur kami akui adalah sarananya, transportasi," tutur eks Sekretaris Kabinet itu.

Akses jalan menuju fasilitas RDF Rorotan hingga kini juga masih dianggap sebagai kendala nyata di lapangan.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pramono telah menugaskan Dinas Bina Marga menyiapkan infrastruktur jalan khusus guna mempermudah proses pengangkutan sampah ke lokasi.

"Pembebasan lahan sudah dilakukan. Kami segera membangun jalan khusus untuk sarana transportasi menggunakan truk compactor, baik yang menuju maupun dari TPS 3R ke tempat ini," pungkas sang politisi senior. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Balik TPS Liar Jaktim: Dari Tumpukan Sampah hingga Dugaan Bisnis Ilegal

Di Balik TPS Liar Jaktim: Dari Tumpukan Sampah hingga Dugaan Bisnis Ilegal

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:15 WIB

Sampah Jakarta Capai 7.354 Ton per Hari, Bisakah Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi?

Sampah Jakarta Capai 7.354 Ton per Hari, Bisakah Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:35 WIB

Ekonomi Sirkular Dinilai Bisa Ciptakan Peluang Usaha Baru, Industri Didorong Perbanyak Daur Ulang

Ekonomi Sirkular Dinilai Bisa Ciptakan Peluang Usaha Baru, Industri Didorong Perbanyak Daur Ulang

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:40 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×