Diblokade Pakai Kawat Berduri di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Terus Tambah

Erick Tanjung | Yosea Arga Pramudita
Diblokade Pakai Kawat Berduri di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Terus Tambah
Massa aksi dari aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia atau BEM SI berunjuk rasa menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (16/10/2020). [Suara.com/Arga]

Ribuan massa kekinian masih bertahan sambil berorasi di lokasi yang diblokade oleh aparat kepolisian dengan kawat berduri.

Suara.com - Jumlah massa aksi dari aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia atau BEM SI yang berunjuk rasa menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat terus bertambah. Ribuan massa kekinian masih bertahan sambil berorasi di lokasi yang diblokade oleh aparat kepolisian dengan kawat berduri.

Pantauan Suara.com, Jumat (16/10/2020) kekinian massa berorasi secara bergantian menyampaikan tuntutan penolakan UU Cipta Kerja. Mereka memulai aksi sekitar pukul 13.38 WIB.

Sementara itu, aparat kepolisian menyiagakan ribuan personel guna mengamankan jalannya aksi unjuk rasa hari ini. Sebanyak 8.ooo personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, hingga dari pihak Pemda.

"Sekitar 8000 lebih personel gabungan TNI Polri dan Pemda ," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus kepada wartawan.

Baca Juga: Geruduk Istana, Mahasiswa BEM SI Sore Ini Makin Menyemut di Medan Merdeka

Yusri mengatakan, akan ada personel yang akan dicadangkan dan siaga di Mapolda Metro Jaya. Jumlahnya mencapai 10 ribu personel.

"Pasukan cadangan ada 10 ribu yang stand by di Polda," sambungnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS