Anggaran Awal untuk Mobil Dinas Pimpinan KPK Rp 1,4 Miliar

Dwi Bowo Raharjo | Welly Hidayat | Suara.com

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 04:00 WIB
Anggaran Awal untuk Mobil Dinas Pimpinan KPK Rp 1,4 Miliar
Lima pimpinan KPK periode 2019-2023, Firli Bahuri, Alexander Marwata, Lili Pintauli Siregar, Nurul Ghufron dan Nawawi Pomolango. (Antara/Desca Lidya Natalia)

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan anggaran mobil dinas untuk Firli Bahuri sebesar Rp 1,4 miliar dengan spesifikasi mesin di atas 3.500 cc. Sedangkan mobil dinas untuk 4 Wakil Ketua KPK, masing-masing dianggarkan Rp 1 miliar.

Anggaran tersebut sebelumnya juga sudah disetujui Komisi III DPR RI.

"Bahwa benar itu adalah data yang bersumber dari KPK. Itu adalah bagian dari proses pengajuan ketika bahan yang diajukan ke DPR saat itu," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Firki dalam konferensi pers, di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2020).

Meski begitu, kata Ali, setelah dilakukan perhitungan ulang untuk anggaran fasilitas mobil dinas KPK akhirnya kembali dievaluasi. Ia menyebut hal ini disesuaikan dengan standar harga sesuai Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu).

"Belakangan enggak sebesar itu. Karena tentu dihitung kembali dan ada Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang di dalamnya ada spesifikasi dari masing-masing kendaraan mobil dinas itu disesuaikan dengan standar harga sesuai Permenkeu," ucap Ali.

Kekinian pengadaan mobil dinas itu menuai kritik di masyarakat. KPK kemudian memutuskan untuk meninjau ulang kembali fasilitas mobil dinas untuk pejabat struktural di KPK untuk tahun 2021.

"Kami sungguh-sungguh mendengar segala masukan masyarakat dan karenanya memutuskan untuk meninjau kembali proses pembahasan anggaran untuk pengadaan mobil dinas jabatan tersebut dan saat ini kami sedang melakukan review untuk memastikan kesesuaian dengan peraturan yang berlaku," kata Sekretaris Jenderal KPK, Cahya Hardianto Arefa dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2020) malam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tuai Kritik, KPK Tinjau Ulang Pengadaan Mobil Dinas untuk Filri Bahuri Cs

Tuai Kritik, KPK Tinjau Ulang Pengadaan Mobil Dinas untuk Filri Bahuri Cs

News | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 23:06 WIB

Pengadaan Mobil Dinas Pejabat KPK, Dewas: Intinya Kami Menolak

Pengadaan Mobil Dinas Pejabat KPK, Dewas: Intinya Kami Menolak

Riau | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 13:59 WIB

Minta Mobil Rp 1 M saat Pandemi, Laode Sebut KPK Era Firli Cs Tak Berempati

Minta Mobil Rp 1 M saat Pandemi, Laode Sebut KPK Era Firli Cs Tak Berempati

News | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 13:54 WIB

Febri Diansyah Dicandai Teman: Gak Nyesal Gak Dapat Mobil Dinas?

Febri Diansyah Dicandai Teman: Gak Nyesal Gak Dapat Mobil Dinas?

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 13:49 WIB

Pengadaan Mobil Mewah Pimpinan KPK, Dewas: Kami Tak Ikut Usulkan

Pengadaan Mobil Mewah Pimpinan KPK, Dewas: Kami Tak Ikut Usulkan

News | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 10:51 WIB

Terkini

Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi

Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:37 WIB

Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!

Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:33 WIB

Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur

Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:32 WIB

Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara

Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:24 WIB

MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat

MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:22 WIB

Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis

Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:18 WIB

Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol

Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:14 WIB

Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya

Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:11 WIB

WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil

WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:05 WIB

Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim

Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:59 WIB