Kabar Baik! Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Turun 6,7 Persen

Bangun Santoso

Rabu, 21 Oktober 2020 | 05:40 WIB
Kabar Baik! Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Turun 6,7 Persen
Ketua Gugus Tugas Satgas Covid-19, Doni Monardo. (FB BNPB)

Suara.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo mencatat kasus aktif Covid-19 pada 20 September 2020 turun 6,7 persen menjadi 16,93 persen dari 23,6 persen pada 20 September 2020.

"Itu sebuah prestasi yang sangat luar biasa," kata Doni Monardo dalam talkshow yang disiarkan televisi swasta di Jakarta, Selasa (20/10) malam.

Ia mengatakan selain kasus aktifnya turun, angka kesembuhan per 20 Oktober juga mencapai 79,61 persen, meningkat 7 persen dibandingkan tingkat kesembuhan 72,5 persen pada 20 September 2020. Hal itu juga dinilai sebagai sebuah prestasi yang sangat membanggakan bagi upaya pemerintah untuk mengendalikan pandemi Covid-19.

Total warga Indonesia yang telah sembuh sudah mencapai 293.653 orang. Tetapi memang, ia mengakui bahwa angka kematian masih di atas angka global, yaitu mencapai 3,45 persen. Sementara angka global adalah 2,85 persen.

Meski demikian, ia menekankan bahwa pada awal kasus angka kematian Indonesia mendekati 9,8 persen.

"Alhamdulillah hari ini telah turun sangat pesat sekali dan mudah-mudahan para dokter kita semakin terampil, semakin terlatih, semakin memiliki pengetahuan yang cukup sehingga bisa menyembuhkan pasien dengan lebih baik lagi," kata Doni sebagaimana dilansir Antara.

Menurut data-data yang ia peroleh, pasien dalam kondisi gejala ringan memiliki risiko kematian nol persen. Sedangkan yang sembuh 100 persen. Tetapi ketika gejala menjadi sedang, maka risiko kematian mencapai 2,6 persen.

Kemudian ketika gejala meningkat menjadi berat risiko kematiannya juga meningkat hingga mencapai 6 sampai 7 persen. Dan saat kondisi kritis, pasien tersebut berisiko meninggal hingga mencapai 67,5 persen.

"Artinya apa? Kalau kita semua bisa mengetahui gejala lebih awal dan ada intervensi dari semua pihak, pimpinan di daerah, termasuk para kepala Puskesmas untuk mengingatkan masyarakat agar bersedia dilakukan isolasi mandiri, maka kita bisa memantau mereka yang sakit, mereka yang tanpa gejala untuk bisa disembuhkan," ujar dia.

baca juga

Untuk lebih baik mengendalikan pandemi Covid-19, Presiden Joko Widodo, katanya, meminta kepada Satgas Penanganan Covid-19 untuk meningkatkan kemampuan 3 T, yaitu testing atau pemeriksaan, tracing atau penelusuran dan treatment atau pengobatan.

Doni mengatakan saat ini tingkat pemeriksaan untuk kasus Covid-19 di Indonesia sudah mencapai 82 persen dari yang ditentukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia WHO. Ia menekankan tingkat pemeriksaan di Indonesia masih lebih baik dibandingkan beberapa negara lain dalam hal pemeriksaan harian.

Meski demikian, ia mengakui pemerataan pemeriksaan tersebut belum dilakukan secara merata di semua wilayah Indonesia. Masih ada provinsi dengan tingkat kemampuan yang sangat tinggi, tetapi ada juga beberapa provinsi lainnya yang masih jauh di bawah standar.

Sementara itu, untuk tingkat tracing atau penelusuran, Satgas Covid-19 juga telah berupaya melakukan peningkatan dengan cara memperbesar kemampuan petugas di Puskesmas sehingga orang-orang yang memiliki kontak erat dengan pasien Covid-19 bisa langsung dilakukan pemeriksaan.

Demikian halnya dengan upaya pengobatan yang terus menerus ditingkatkan. Pemerintah tidak cukup hanya menyiapkan rumah sakit lapangan, termasuk rumah sakit darurat Covid-19 yang telah tersedia, tetapi juga menyiapkan sejumlah fasilitas hotel untuk orang-orang yang diketahui positif Covid-19, namun tanpa gejala.

"Ini semua demi memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat Indonesia," demikian kata Doni Monardo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Lubricants Bersama IPOMI Bagikan Safety Kit untuk Bus

Mobil Lubricants Bersama IPOMI Bagikan Safety Kit untuk Bus

Otomotif | Selasa, 20 Oktober 2020 | 22:00 WIB

Hari Ini Pasien Sembuh dari Covid-19 di Depok Bertambah Jadi 4.824 Orang

Hari Ini Pasien Sembuh dari Covid-19 di Depok Bertambah Jadi 4.824 Orang

Jakarta | Selasa, 20 Oktober 2020 | 21:40 WIB

Prioritaskan Nakes Diberi Vaksin Covid-19, Wagub DKI: Pejabat Belakangan

Prioritaskan Nakes Diberi Vaksin Covid-19, Wagub DKI: Pejabat Belakangan

Jakarta | Selasa, 20 Oktober 2020 | 21:06 WIB

Satgas Covid-19 Prediksi Klaster Demo Akan Muncul 2 Pekan Mendatang

Satgas Covid-19 Prediksi Klaster Demo Akan Muncul 2 Pekan Mendatang

News | Selasa, 20 Oktober 2020 | 20:44 WIB

Kabur Dari Ambulans, Pasien Positif Corona Membaur Massa Demo UU Ciptaker

Kabur Dari Ambulans, Pasien Positif Corona Membaur Massa Demo UU Ciptaker

Banten | Selasa, 20 Oktober 2020 | 20:13 WIB

Datang dari Rusia, 11 Nelayan Asing di Selandia Baru Positif Covid-19

Datang dari Rusia, 11 Nelayan Asing di Selandia Baru Positif Covid-19

News | Selasa, 20 Oktober 2020 | 21:32 WIB

Jadi Lingkup Rentan, Sekda DIY Minta Keluarga Disiplin Terapkan Prokes

Jadi Lingkup Rentan, Sekda DIY Minta Keluarga Disiplin Terapkan Prokes

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2020 | 20:05 WIB

Terkini

Nekat Angkut 32 Ribu Benur Lobster Tanpa Izin, Pria Asal Sukabumi Dihentikan Polisi di Lebak

Nekat Angkut 32 Ribu Benur Lobster Tanpa Izin, Pria Asal Sukabumi Dihentikan Polisi di Lebak

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Catatan Timnas Indonesia Jelang Lawan Portugal di Piala Dunia U-15 Sore Ini: Punya Modal 8 Gol

Catatan Timnas Indonesia Jelang Lawan Portugal di Piala Dunia U-15 Sore Ini: Punya Modal 8 Gol

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Rupiah Makin Terpuruk ke Rp18.135, Berpotensi Jangka Panjang

Rupiah Makin Terpuruk ke Rp18.135, Berpotensi Jangka Panjang

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Pelanggan Daihatsu Asal Lampung Raih Mobil Modifikasi Langka Ayla Modern Vintage

Pelanggan Daihatsu Asal Lampung Raih Mobil Modifikasi Langka Ayla Modern Vintage

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Apa Manfaat Lulur Kocok Mustika Ratu? Ini Kegunaan dan Cara Pakainya

Apa Manfaat Lulur Kocok Mustika Ratu? Ini Kegunaan dan Cara Pakainya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Demi Armada Sampah Lancar, Wali Kota Bekasi Lobi DKI Bangun Dua Flyover

Demi Armada Sampah Lancar, Wali Kota Bekasi Lobi DKI Bangun Dua Flyover

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:02 WIB

Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald, Ini Alasannya

Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald, Ini Alasannya

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:02 WIB

Benarkah Emisi Pesawat Makin Beracun Seiring Waktu? Studi Ungkap Hal Ini

Benarkah Emisi Pesawat Makin Beracun Seiring Waktu? Studi Ungkap Hal Ini

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Konten Karhutla Diduga Dibatasi, Mengapa Transparansi Medsos Penting?

Konten Karhutla Diduga Dibatasi, Mengapa Transparansi Medsos Penting?

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Drama Pemadaman 7 Jam di Suryakencana, Tiga Ruko Ludes Dilalap Api

Drama Pemadaman 7 Jam di Suryakencana, Tiga Ruko Ludes Dilalap Api

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:56 WIB

×