Prancis Tutup Sebuah Masjid Terkait Serangan Teror di Paris

Siswanto, Deutsche Welle

Rabu, 21 Oktober 2020 | 11:39 WIB
Prancis Tutup Sebuah Masjid Terkait Serangan Teror di Paris
DW

Suara.com - Prancis menutup sebuah masjid di Paris lantaran diduga terlibat dalam aksi teror pemenanggalan seorang guru, pekan lalu.

Presiden Macron berjanji menggiatkan dinas inteijen untuk membasmi jaringan teror di dalam negeri Pemerintah Prancis mengumumkan, bakal menutup sebuah masjid di Paris dalam operasi penggerebekan terhadap kantung kaum radikal usai teror pemenggalan pekan lalu, demikian laporan kantor berita AFP.

Masjid tersebut berada di sebuah kawasan padat penduduk di Paris.

Menjelang pembunuhan keji terhadap guru sejarah Samuel Paty, laman Facebook masjid tersebut mengunggah kecaman terhadap sang guru, lantaran menunjukkan gambar kartun Nabi Muhammad kepada muridnya.

Kementerian Dalam Negeri memastikan, masjid di Pantin yang punya hingga 1.500 orang jemaah itu akan ditutup selama enam bulan sejak Rabu (21/10) malam.

Mendagri Prancis Gerald Darmanin dalam pernyataannya mengatakan, “pihaknya tidak akan kendur sedikit pun terhadap musuh-musuh republik.”

Perintah penutupan dilayangkan setelah kepolisian melakukan penggerebekan di sekitar Paris buat membidik jejaring kaum Islamis, Senin (19/10) lalu.

Paty yang berusia 47 tahun dibunuh dalam perjalanan pulang usai mengajar di sekolah menengah pertama Conflans-Sainte-Honorine, yang cuma berjarak 40km dari ibu kota Prancis.

Foto korban beserta sebuah pesan berisi pengakuan ditemukan polisi di ponsel milik pelaku, seorang pria Chechnya berusia 18 tahun, Abdullakh Anzorov. Usai melakukan tindakan keji itu, dia mengunggah jasad tanpa kepala milik korban di Twitter.

baca juga

Anzorov kemudian tewas ditembak polisi. Perang melawan “Islamisme-siber” Pembunuhan terhadap Samuel Paty mengingatkan Prancis terhadap pembantaian di kantor Charlie Hebdo pada 2015, di mana 12 orang meninggal dunia usai dihujani peluru oleh para pelaku yang anggota kelompok teror Islamis. Serupa dulu, puluhan ribu orang turun ke jalan pada Minggu (18/10) untuk mengenang korban, dan membela kebebasan berekspresi.

Tokoh-tokoh Islam Prancis ikut berdatangan ke sekolah menengah pertama Conflans-Sainte-Honorine untuk menyatakan bela sungkawa dan memfatwa haram tindakan keji pelaku.

Presiden Emmanuel Macron dalam pernyataannya menegaskan bahwa “rasa takut akan segera berpindah pihak,” sebagai slogan terbaru kampanye antiteror di dalam negeri. Wakil Mendagri, Marlene Schiappa, memanggil perwakilan media sosial untuk membahas “Islamisme-siber” yang sedang marak.

Pemenggalan Paty merupakan serangan senjata tajam kedua, setelah proses persidangan para pelaku kasus pembantaian Charlie Hebdo dimulai bulan lalu. Pada serangan teror September silam, dua warga mengalami luka-luka di luar bekas kantor mingguan karikatur tersebut.

Upacara penghormatan bersama keluarga Paty menurut rencana akan digelar secara terbuka pada Rabu (21/10) di kompleks Universitas Sorbonne, Paris.

Presiden Macron dikabarkan bakal turut hadir dalam acara tersebut. Pemerintah juga meminta semua sekolah di Prancis agar mengheningkan cipta selama satu menit untuk mengenang Paty, saat murid kembali bersekolah usai liburan musim gugur.

Kementerian Pendidikan juga menyiapkan muatan kurikuler tambahan terkait peristiwa tersebut untuk diajarkan di sekolah. “Ini adalah perang senyap,” kata Menteri Kehakiman Eric Dupond-Moretti, Selasa (20/10).

“Ada gerakan teror terorganisir yang sedang kami pantau,” kata dia. Tapi pemuda asal Chechnya berusia 18 tahun itu tidak termasuk dalam radar intelijen. rzn/as (afp,rtr)      

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Hashim Sebut Petugas Pajak & Bea Cukai Lemah, RI Seharusnya Surplus Anggaran Rp 900 T

Hashim Sebut Petugas Pajak & Bea Cukai Lemah, RI Seharusnya Surplus Anggaran Rp 900 T

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Banjir Rob Rendam Muara Angke Hampir Setiap Hari, Ketinggian Air Capai 60 Sentimeter

Banjir Rob Rendam Muara Angke Hampir Setiap Hari, Ketinggian Air Capai 60 Sentimeter

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:50 WIB

BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026

BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Lip Balm Himalaya untuk Umur Berapa? Cek Kandungan dan Cara Pakainya

Lip Balm Himalaya untuk Umur Berapa? Cek Kandungan dan Cara Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun

Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun

Malang | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:46 WIB

7 Film Dokumenter Netflix, Angkat Kasus Pembunuhan hingga Kehidupan Artis

7 Film Dokumenter Netflix, Angkat Kasus Pembunuhan hingga Kehidupan Artis

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Powder Foundation Somethinc Cocok untuk Kulit Apa? Diklaim Tahan Lama 24 Jam

Powder Foundation Somethinc Cocok untuk Kulit Apa? Diklaim Tahan Lama 24 Jam

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026

Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Kejar Penerimaan Negara, Hashim Sebut Pemerintah Akan Tarik Pajak Digital 9 November

Kejar Penerimaan Negara, Hashim Sebut Pemerintah Akan Tarik Pajak Digital 9 November

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita

Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita

Sumbar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

×