Waspada! Bocah Duculik saat Main di Teras, Dibius dan Dimasukkan Karung

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 22 Oktober 2020 | 14:52 WIB
Waspada! Bocah Duculik saat Main di Teras, Dibius dan Dimasukkan Karung
Bocah diculik di teras rumah (FB/sing jia)

Suara.com - Media sosial digemparkan dengan beredarnya rekaman CCTV penculikan anak yang sedang bermain di teras rumahnya. Korban anak dibius dan dimasukkan ke dalam karung oleh pelaku.

Catatan redaksi: artikel ini berisi rincian penculikan anak, tapi bukan untuk mempromosikan kriminalitas. Artikel ini dibuat agar publik mengetahui modus terbaru penculik dan bisa mengantisipasinya.

Video tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Sing Jia pada Selasa (13/10/2020).

Menurutnya, aksi penculikan tersebut terjadi karena orang tua lengah dalam mengawasi buah hatinya.

"Orang tua gagal saat bersama anak di rumah. Aku harus benar-benar mengunci gerbang rumah," tulisnya seperti dikutip Suara.com, Kamis (22/10/2020).

Dalam rekaman CCTV tersebut, tampak seorang anak sedang asyik bermain di teras rumahnya.

Pagar rumah tersebut terlihat terbuka, tidak dikunci oleh si pemilik rumah.

Tiba-tiba ada seorang pria mengenakan helm masuk ke teras rumah dan menghampiri anak yang sedang bermain tersebut.

Bocah diculik di teras rumah (FB/sing jia)
Bocah diculik di teras rumah (FB/sing jia)

Pria tersebut terlihat memberikan sesuatu kepada anak tersebut. Saat si anak sibuk memegang benda pemberian dari pria itu, si pria langsung membekap wajahnya.

baca juga

Anak tersebut tak mampu melawan karena tenaganya kalah kuat dengan pria dewasa tersebut.

Tak perlu waktu lama, tubuh anak itu langsung lemas dan tak sadarkan diri.

Pria itu langsung mencari karung dan memasukkan tubuh anak itu ke dalam karung.

Salah seorang anak lainnya dari dalam rumah langsung berlari keluar berusaha menyelamatkan temannya itu.

Ia tampak memukuli pria itu agar tak membawa temannya yang tak sadarkan diri.

Akun Facebook tersebut langsung dibanjiri beragam komentar dari warganet.

Kebanyakan warganet saling mengingatkan kepada orang tua agar lebih berhati-hati lagi dalam menjaga keluarganya.

Belum diketahui dimana lokasi kejadian tersebut, meski demikian video tersebut memberikan pelajaran berharga untuk publik agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi penculikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Ojol Seret Honda BeAT Miliknya Saat Ambil Orderan, Penyebabnya Sepele

Viral Ojol Seret Honda BeAT Miliknya Saat Ambil Orderan, Penyebabnya Sepele

Otomotif | Kamis, 22 Oktober 2020 | 13:53 WIB

Naik Mobil, Ade Londok Odading Menghina Pemotor, Publik: Udah Tenar Belagu

Naik Mobil, Ade Londok Odading Menghina Pemotor, Publik: Udah Tenar Belagu

News | Kamis, 22 Oktober 2020 | 13:25 WIB

Polisi Peringatkan Cewek Surabaya Joget-Joget Saat Kendarai Motor

Polisi Peringatkan Cewek Surabaya Joget-Joget Saat Kendarai Motor

Jatim | Kamis, 22 Oktober 2020 | 12:47 WIB

Terkini

Transisi Status PPPK Dimulai Awal 2027, Komisi X DPR Minta Para Guru Tak Lagi Resah

Transisi Status PPPK Dimulai Awal 2027, Komisi X DPR Minta Para Guru Tak Lagi Resah

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:27 WIB

Merdeka dari People Pleasing: Mengapa Gen Z Harus Mulai Belajar Berkata 'Tidak'

Merdeka dari People Pleasing: Mengapa Gen Z Harus Mulai Belajar Berkata 'Tidak'

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Kekerasan Seksual di Perkebunan Sawit seperti Gunung Es, Perlindungan Buruh Masih Minim

Kekerasan Seksual di Perkebunan Sawit seperti Gunung Es, Perlindungan Buruh Masih Minim

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Makna Lagu "Great Expectation" Sienna Spiro, Ketika Cinta Tejebak Ekspetasi

Makna Lagu "Great Expectation" Sienna Spiro, Ketika Cinta Tejebak Ekspetasi

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Asap Kebakaran Hutan Kalimantan Sudah Sampai Malaysia, Sekolah di Sarawak Ditutup

Asap Kebakaran Hutan Kalimantan Sudah Sampai Malaysia, Sekolah di Sarawak Ditutup

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:19 WIB

Guns N' Roses Kembali ke Jakarta dan Kenangan Masa Remaja Saya

Guns N' Roses Kembali ke Jakarta dan Kenangan Masa Remaja Saya

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Warga Jakarta Bayar Mahal Udara Kotor, Revisi Aturan Pencemaran Masih Terpinggirkan

Warga Jakarta Bayar Mahal Udara Kotor, Revisi Aturan Pencemaran Masih Terpinggirkan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Rupiah Kian Menguat, Destry Damayanti: Respons Kebijakan Stabilisasi BI

Rupiah Kian Menguat, Destry Damayanti: Respons Kebijakan Stabilisasi BI

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Mahasiswa Minta Praperadilan Febrie Ardiansyah Tak Hambat Penelusuran Aset dan Aliran Dana TPPU

Mahasiswa Minta Praperadilan Febrie Ardiansyah Tak Hambat Penelusuran Aset dan Aliran Dana TPPU

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:08 WIB

Belum Tetapkan Tersangka di Kasus Kematian Sutrimo, Polisi Tunggu Hasil Lab Forensik

Belum Tetapkan Tersangka di Kasus Kematian Sutrimo, Polisi Tunggu Hasil Lab Forensik

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:07 WIB

×