Presenter Info Cuaca BMKG Dapat Pelecehan Seksual, Publik Murka

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 22 Oktober 2020 | 16:56 WIB
Presenter Info Cuaca BMKG Dapat Pelecehan Seksual, Publik Murka
[BMKG]

Suara.com - Seorang presenter Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang membawakan informasi cuaca harian mendapatkan pelecehan seksual secara virtual.

Insiden tersebut sontak membuat publik meradang.

Akun Twitter resmi BMKG @infoBMKG membagikan video berisi informasi prakiraan cuaca Indonesia pada Jumat (23/10/2020).

"Halo sobat BMKG, yuk simak tayangan update informasi prakiraan cuaca Indonesia yang berlaku esok hari, Jumat, 23 Oktober 2020," tulisnya seperti dikutip Suara.com, Kamis (22/10/2020).

Video tersebut mendadak dibanjiri oleh komentar dari warganet. Banyak warganet yang justru salah fokus dengan si pembawa berita tersebut.

Mereka justru memberikan kata-kata tak senonoh terhadap pembawa berita wanita itu.

Hal itu sontak membuat publik meradang. Tak sedikit warganet yang melakukan serangan balik dengan memarahi akun-akun yang melakukan pelecehan seksual terhadap presenter BMKG.

Para warganet juga beramai-ramai memberikan dukungan moril untuk presenter BMKG yang dilecehkan tersebut.

"Di video ini bisa dilihat mana saja orat orang-orang Indonesia memang sudah parah akut dan gampang sang*an. Bacot gede nyuruh cewek pakai baju yang sopan. Sekali ada yang sopan, tetap saja diomongin. Sampah!" kata @tambossnafu.

baca juga

"Kebanyakan isi komentarnya nyalahin mbaknya, helo? Mbaknya enggak salah, dia cuma menyampaikan informasi yang sudah jadi kerjaan dia. Yang salah otak kalian" ungkap @powercupp.

"Gila ya orang-orang yang reply dengan nada sexual harassment, padahal mbak ini lagi kasih info cuaca buat besok. Dia pun pakai pakaian sopan loh. Memang kalau otak kotor sama ngac*ngan mah ada saja selahnya," kata @mazzini_gsp.

"Sudah menutup aurat saja kalian hujat, yang salah bukan mbaknya tapi yang salah sudut pandang kalian, otak kalian!" tegas @rzq_ft.

Calon Wakil Wali Kota Tangsel Dilecehkan

Pelecehan verbal melalui virtual juga pernah dialami oleh calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.

Politisi Partai Demokrat Cipta Panca Laksana dinilai telah melakukan pelecehan terhadap perempuan di akun media sosial Twitter miliknya. Panca membuat cuitan membicarakan paha Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Rahayu Saraswati.

Paha calon wakil walikota Tangsel itu mulus banget,” kicau Panca, Jumat (4/9/2020).

Cuitan Panca itu langsung direspons oleh mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu yang menyebut jika tidak ada gambar yang disertakan maka itu artinya bohong.

"Huzzz–no pict hoax (Huzzz-tidak ada gambar berarti hoaks-red),” tulis Said Didu komentari cuitan Panca.

Pembicaraan keduanya itu sontak viral dan membuat warganet bereaksi. Belakangan, Panca melalui akun Twitter miliknya menyampaikan permohonan maaf dan menghapus cuitan paha mulus itu.

"Sehubungan twit pribadi saya mengenai paha mulus cawalkot Tangsel sudah terlanjur viral, dengan ini saya mendelete twit tersebut. Mohon maaf kepada pihak-pihak yang merasa tersinggung dengan twit tersebut. Memang gaya saya di Twitter seperti itu. Sekali lagi mohon maaf," ungkapnya.

Sara, panggilan akrab Rahayu, mengaku menghargai pendapat orang mengenai bagaimana seharusnya seseorang berpakaian saat berolahraga. Itu adalah hak orang tersebut.

Namun, ia menegaskan setiap orang juga memiliki hak untuk mengenakan pakaian yang dihendaki tanpa dilecehkan orang lain.

"Saya percaya bahwa semua orang (laki-laki maupun perempuan) punya hak untuk berpakaian sesuai dengan kehendaknya masing-masing tanpa mengalami pelecehan, diskriminasi, nyinyiran dan lain-lain," kata Saras dalam keterangan pers yang diterima Suara.com, Senin (7/9/2020).

Keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto itu menjelaskan, ada banyak deretan kasus pelecehan di mana perempuan menggunakan baju yang sangat sopan, tetapi tetap mengalami kekerasan.

Pakaian yang dikenakan juga tidak bisa serta merta menentukan akhlak seseorang.

Banyak orang yang terlihat luar biasa alim, tetapi di baliknya, kelakuan tidak mencerminkan pakaian.

Catatan redaksi: Foto dalam artikel ini telah disunting kembali oleh redaksi, Kamis (22/10) malam sekitar pukul 20.33 WIB. Kami menutupi wajah presenter tersebut, karena subjeknya termasuk korban pelecehan. Hal itu dilakukan untuk melindungi korban. Karena foto sebelumnya menampilkan wajah secara utuh, kami meminta maaf kepada korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tali Putus saat Upacara HSN, Santri Ini Heroik Panjat Tiang Bendera

Tali Putus saat Upacara HSN, Santri Ini Heroik Panjat Tiang Bendera

News | Kamis, 22 Oktober 2020 | 15:08 WIB

Aksi Pejalan Kaki Ini Bikin Hati Pelanggar Lalu Lintas Terketuk, Takjub!

Aksi Pejalan Kaki Ini Bikin Hati Pelanggar Lalu Lintas Terketuk, Takjub!

Otomotif | Kamis, 22 Oktober 2020 | 15:05 WIB

Waspada! Bocah Duculik saat Main di Teras, Dibius dan Dimasukkan Karung

Waspada! Bocah Duculik saat Main di Teras, Dibius dan Dimasukkan Karung

News | Kamis, 22 Oktober 2020 | 14:52 WIB

Terkini

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:59 WIB

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:27 WIB

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:22 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik

100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:23 WIB

Bandara Husein Sastranegara Diaktifkan Lagi, Pelaku Wisata Lembang Yakin Turis Asing Bakal Membludak

Bandara Husein Sastranegara Diaktifkan Lagi, Pelaku Wisata Lembang Yakin Turis Asing Bakal Membludak

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:48 WIB

Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek

Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:20 WIB

Berbahaya, Koalisi Masyarakat Desak Pembentukan BTP dan Komando Teritorial Dihentikan

Berbahaya, Koalisi Masyarakat Desak Pembentukan BTP dan Komando Teritorial Dihentikan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:05 WIB

×