Ngeluh, Banyak Guru dan Pelajar Belum Dapat Kuota Gratis dari Kemendikbud

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Jum'at, 23 Oktober 2020 | 11:40 WIB
Ngeluh, Banyak Guru dan Pelajar Belum Dapat Kuota Gratis dari Kemendikbud
Ilustrasi--Siswi kelas 1 SMP Persatuan Umat Islam (PUI) Kota Bogor belajar kelompok secara daring di pinggir sungai Ciliwung, Kampung Kebon Jukut RT 01/10, Kelurahan Babakan Pasar, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020). [ANTARA FOTO/Arif Firmansyah]

Suara.com - Koordinator Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih banyak pelajar dan pengajar yang belum mendapatkan bantuan kuota internet gratis kepada pelajar dan pengajar untuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Satriwan mengatakan bahkan dirinya sebagai guru yang mengajar di sekolah di Jakarta pun belum mendapatkan bantuan.

"Sampai sekarang, guru dan siswa yang pernah melapor ke P2G per 1 Oktober lalu dari 14 Provinsi yang belum dapat bantuan kuota internet di Bulan September masih belum kunjung menerima bantuan kuota internet. Termasuk saya juga belum dapat, padahal di Jakarta," ungkap Satriwan di Jakarta, Jumat (23/10/2020).

Satriwan meminta Kemendikbud segera memperbaiki data nomor ponsel guru, siswa, mahasiswa, dan dosen yang sudah didaftarkan via data pokok pendidikan (Dapodik) dan ada SPTJM (surat pernyataan tanggung jawab mutlak) tetapi belum dapat.

"Caranya, bagi mereka yang belum dapat bantuan kuota September hendaknya diakumulasikan dengan Oktober ini. Misal guru terima bantuan kuota 42 GB bulan September ditambah 42 GB bulan Oktober agar mereka menerima haknya sesuai dengan yang direncanakan," ucapnya.

Menurutnya, hal ini harus segera diperbaiki sebab penyaluran bantuan yang di bulan September saja tidak maksimal.

"Total pendidik dan peserta didik yang berhak dapat bantuan kuota kan hampir 58 juta (data Pusdatin), nah yang disalurkan bulan September tak sampai 30 juta nomor. Artinya tidak maksimal penyaluran dan sasarannya," imbuh Satriwan.

Diketahui, Kemendikbud mencatat sudah ada 35,7 juta nomor ponsel pengajar dan pelajar yang sudah menerima bantuan kuota internet gratis.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemendikbud, Hasan Chabibie menerangkan pada bulan lalu pihaknya sudah memberikan bantuan kepada 28,5 juta nomor ponsel guru, siswa, mahasiswa, dan dosen.

baca juga

Bulan ini Kemendikbud menyalurkan kembali bantuan kuota internet kepada 7,2 juta nomor ponsel tambahan.

Untuk jenjang pendidikan tinggi, Kemendikbud melakukan mekanisme yang berbeda, universitas diperlukan membuat SPTJM ulang di setiap bulannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Motor Listrik Korupsi BGN untuk Guru Honorer: Solusi Cerdas atau Masalah Baru?

Motor Listrik Korupsi BGN untuk Guru Honorer: Solusi Cerdas atau Masalah Baru?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:02 WIB

Siswa SMAN 72 Terapkan Pembelajaran Online 34 Hari untuk Redam Trauma Usai Ledakan

Siswa SMAN 72 Terapkan Pembelajaran Online 34 Hari untuk Redam Trauma Usai Ledakan

News | Minggu, 09 November 2025 | 21:52 WIB

KPAI: SMAN 72 Bakal Belajar Online, Prioritaskan Pemulihan Psikologis Siswa Usai Ledakan

KPAI: SMAN 72 Bakal Belajar Online, Prioritaskan Pemulihan Psikologis Siswa Usai Ledakan

News | Minggu, 09 November 2025 | 17:23 WIB

Aktifkan Lagi Kepsek SMAN 1 Cimarga, Tindakan Gubernur Banten Dinilai Ada Celah Hukum, Kenapa?

Aktifkan Lagi Kepsek SMAN 1 Cimarga, Tindakan Gubernur Banten Dinilai Ada Celah Hukum, Kenapa?

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 18:14 WIB

Diguyur BGN Rp100 Ribu Per hari jadi PIC MBG, P2G Sebut Simalakama buat Guru: Hati-hati!

Diguyur BGN Rp100 Ribu Per hari jadi PIC MBG, P2G Sebut Simalakama buat Guru: Hati-hati!

News | Selasa, 30 September 2025 | 15:19 WIB

Skandal Anggaran Pendidikan 2026: P2G Bongkar Hampir Setengah Dana Pendidikan Dialokasikan Buat MBG

Skandal Anggaran Pendidikan 2026: P2G Bongkar Hampir Setengah Dana Pendidikan Dialokasikan Buat MBG

News | Senin, 18 Agustus 2025 | 12:43 WIB

Gaji Guru dari Iuran Publik? Wacana Sri Mulyani Cederai Amanat Konstitusi

Gaji Guru dari Iuran Publik? Wacana Sri Mulyani Cederai Amanat Konstitusi

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 23:09 WIB

Bisa Dicoba, Ini Trik Rahasia Dapatkan Kuota Gratis Telkomsel, Indosat, XL, dan Tri!

Bisa Dicoba, Ini Trik Rahasia Dapatkan Kuota Gratis Telkomsel, Indosat, XL, dan Tri!

Tekno | Kamis, 05 Desember 2024 | 15:50 WIB

Kemendikdasmen Gandeng Skolla Hadirkan Pengalaman AI dan Metaverse di Belajar Online

Kemendikdasmen Gandeng Skolla Hadirkan Pengalaman AI dan Metaverse di Belajar Online

Tekno | Jum'at, 29 November 2024 | 14:28 WIB

JKT48 Official Store Hadir di Shopee! Makin Mudah Beli Merchandise Eksklusif!

JKT48 Official Store Hadir di Shopee! Makin Mudah Beli Merchandise Eksklusif!

News | Selasa, 07 November 2023 | 10:00 WIB

Terkini

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

×