Geger Makam Warga Dibongkar dan Dipindah Paksa karena Masalah Duniawi

Reza Gunadha, Hernawan

Jum'at, 23 Oktober 2020 | 13:06 WIB
Geger Makam Warga Dibongkar dan Dipindah Paksa karena Masalah Duniawi
Tangkapan Layar Video Heboh Penggusuran Makam dan Pemindahan Jenazah Bikin Publik Murka (Instagram/@manaberita).

Suara.com - Beredar di media sosial, video yang merekam momen penggusuran sebuah makam berikut pemindahan jenazahnya. Kejadian tersebut sontak menuai perhatian. Sebab alasan penggusurannya ditengarai hanya karena masalah sepele saja.

Akun Instagram @manaberita pada Kamis (22/10/2020) membagikan kabar soal makam yang dibongkar secara paksa ini.

Dalam video yang beredar, terlihat segerombolan massa berkerumun di kompleks makam. Beberapa dari mereka berusaha membongkar makam dan mengeluarkan jezanah di dalamnya.

Setelah berhasil dikeluarkan, jenazah itu langsung diangkut menuju tempat lainnya. Pemindahannya diiringi doa-doa.

Menurut informasi yang beredar, penggusuran makam tersebut dilakukan atas intruksi Pak Kampong Seman.

Tangkapan Layar Video Heboh Penggusuran Makam dan Pemindahan Jenazah Bikin Publik Murka (Instagram/@manaberita).
Tangkapan Layar Video Heboh Penggusuran Makam dan Pemindahan Jenazah Bikin Publik Murka (Instagram/@manaberita).

Pak Kampong Seman memerintahkan agar kuburan almarhum Khotija dibongkar dan jazadnya dipindahkan. Padahal, jenazah tersebut telah dikubur dimakamnya selama enam bulan ke belakang.

Usut punya usut, ternyata Pak Kampong Seman memiliki alasan di balik pilihannya. Namun, alasan tersebut dinilai publik terlalu sepele.

Pasalnya, kejadian itu diduga hanya karena mantan menantu Kampong Seman menikah lagi dengan anak almarhum Khotija.

Berdasarkan informasi yang ada, kejadian ini terjadi di Desa Gelang Paci, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

baca juga

Video unggahan @manaberita mendadak viral. Hingga artikel ini diterbitkan, video tersebut telah disukai lebih dari 2.000 kali. Tak hanya itu, sejumlah warganet pun ikut meninggalkan komentar pada unggahan ini.

Beberapa warganet menyayangkan atas kejadian yang terjadi. Sebab pemindahan jenazah yang telah dikuburkan selama enam bulan dinilai ada-ada saja.

"Maksudnya gimana ya? Kenapa harus dipindah makamnya? Kenapa orang meninggal harus dibawa-bawa urusan dunia?" kata @Viol**********.

"Yang berususan orang-orang yang masih hidup di dunia, tapi yang kena dampaknya yang di dalam kubur," timpal @dwim*******.

Kendati begitu, warganet berharap kejadian serupa tak terjadi lagi di kemudian hari. Sebab, mengusik jenazah untuk masalah duniawi dirasa tidak akan ada ujungnya.

Lihat videonya di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lirik Ditinggal Pas Sayang Sayange yang Viral

Lirik Ditinggal Pas Sayang Sayange yang Viral

Entertainment | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 12:43 WIB

Aksi Pemuda Maki-maki Polisi di Jalan, Nyalinya Ciut saat Dibawa ke Kantor

Aksi Pemuda Maki-maki Polisi di Jalan, Nyalinya Ciut saat Dibawa ke Kantor

Jakarta | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 12:14 WIB

Viral Video Perempuan Pukul Ibu-ibu saat Berteduh, Publik Murka

Viral Video Perempuan Pukul Ibu-ibu saat Berteduh, Publik Murka

News | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 12:48 WIB

Terkini

Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta

Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:03 WIB

Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban

Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:59 WIB

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:45 WIB

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:44 WIB

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:38 WIB

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB