8 Bangunan Dunia Pakai Nama Tokoh Indonesia dari Rusia hingga UEA

Rifan Aditya

Jum'at, 23 Oktober 2020 | 21:37 WIB
8 Bangunan Dunia Pakai Nama Tokoh Indonesia dari Rusia hingga UEA
Masjid Soekarno - Rusia (Google Street View)

Suara.com - Baru-baru ini pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) meresmikan nama jalan “Presiden Joko Widodo” di Abu Dhabi, pada Senin (19/10/2020). Namun selain jalan itu, ternyata ada beberapa bangunan dunia pakai nama tokoh Indonesia.

Indonesia memiliki pahlawan-pahlawan sekaligus tokoh perjuangan yang tak hanya dikenal di dalam negeri namun juga disegani hingga mancanegara. Sebab, sejumlah tokoh dan pahlawan Indonesia tak hanya berjasa untuk Tanah Air namun juga memiliki peran yang besar di negara-negara lain.

Bahkan, nama-nama tokoh dan pahlawan kemerdekaan Indonesia ini dijadikan nama jalan hingga bangunan dan tempat wisata di beberapa negara sebagai bentuk penghormatan sekaligus mengenang jasa para pahlawan tersebut.

Siapa saja tokoh Indonesia yang namanya dijadikan nama jalan di luar negeri? Di negara mana bangunan dunia pakai nama tokoh Indonesia? Simak ulasannya berikut.

1. Masjid Soekarno - Rusia

Soekarno menjadi tokoh Indonesia yang paling banyak dijadikan nama bangunan dan jalan di dunia. Nama mendiang Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno dijadikan nama sebuah masjid di Saint Petersburg, Rusia. Masjid bernama Blue Mosque alias Masjid Soekarno itu berdiri megah dengan dinding dan ukiran berwarna biru.

Soekarno dinilai berjasa oleh warga muslim di Rusia karena berhasil menghidupkan kembali masjid tersebut. Sebelumnya, saat era Uni Soviet, masjid tersebut ditutup dan tidak diperbolehkan untuk digunakan oleh umat muslim di Rusia.

Bahkan masjid tersebut sempat beralih fungsi menjadi gudang. Namun, semuanya berubah ketika Soekarno berkunjung ke Rusia dan kembali menjadikan masjid tersebut sebagai tempat ibadah hingga sekarang.

2. Jalan Mohammad Hatta - Belanda

baca juga
Jalan Mohammad Hatta - Belanda (Google Street View)
Jalan Mohammad Hatta - Belanda (Google Street View)

Jasa Wakil Presiden Pertama Republik Indonesia, Mohammad Hatta, turut diabadikan menjadi nama jalan di Negara Kincir Angin, Belanda.

Sebab, Hatta dinilai sebagai sosok yang berpengaruh terhadap hubungan Indonesia dan Belanda. Namanya pun diabadikan menjadi nama sebuah jalan di Kota Harlem, Belanda.

3. Kebun Megawati - Korea Selatan

Tak ketinggalan, nama putri kelima Soekarno, Megawati Soekarno Putri juga turut diabadikan menjadi sebuah kebun dan taman di Korea Selatan.

Kebun Megawati itu merupakan simbol hubungan sekaligus penghargaan Korea Selatan terhadap Indonesia. Kebun ini terletak di Pulau Jeju, Korea Selatan. Jika mampir ke Korea Selatan, jangan lupa berkunjung ke Kebun Megawati, ya!

4. Patung Sudirman - Jepang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waduh! Nama Jalan Presiden Jokowi Dituding Hasil Barter Lahan di Kaltim

Waduh! Nama Jalan Presiden Jokowi Dituding Hasil Barter Lahan di Kaltim

News | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 17:15 WIB

Misi Selesai, Tiga Astronot AS dan Rusia Kembali Ke Bumi: Kerjasama Langka

Misi Selesai, Tiga Astronot AS dan Rusia Kembali Ke Bumi: Kerjasama Langka

News | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 16:30 WIB

Kunjungan PM Jepang ke Indonesia: China Anggap Sebagai Ancaman

Kunjungan PM Jepang ke Indonesia: China Anggap Sebagai Ancaman

News | Kamis, 22 Oktober 2020 | 12:31 WIB

Terkini

Sempat Damai, Tawuran Bukit Duri Pecah Lagi: Lurah Sebut Ada Provokasi Warga Luar

Sempat Damai, Tawuran Bukit Duri Pecah Lagi: Lurah Sebut Ada Provokasi Warga Luar

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Bukan Sekadar Tempat Belanja, Wajah Baru Mal Ini Siap Jadi Destinasi Gaya Hidup yang Lebih Berwarna

Bukan Sekadar Tempat Belanja, Wajah Baru Mal Ini Siap Jadi Destinasi Gaya Hidup yang Lebih Berwarna

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:56 WIB

Satyalancana untuk Dekan Unsoed Dipertanyakan di Tengah Polemik Integritas Akademik

Satyalancana untuk Dekan Unsoed Dipertanyakan di Tengah Polemik Integritas Akademik

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:48 WIB

Jejak Tebangan Kayu Hangus Terbakar Ditemukan di Lokasi Karhutla Jambi

Jejak Tebangan Kayu Hangus Terbakar Ditemukan di Lokasi Karhutla Jambi

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Satu Minggu Jelang Muktamar, 4 Nama Kandidat Ketum PBNU Mengerucut, Siapa Terkuat?

Satu Minggu Jelang Muktamar, 4 Nama Kandidat Ketum PBNU Mengerucut, Siapa Terkuat?

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:36 WIB

Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, Pengamat UGM Soroti Ancaman Sentralisasi dan Beban APBN

Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, Pengamat UGM Soroti Ancaman Sentralisasi dan Beban APBN

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:30 WIB

Gelar Apel Siaga 27 Agustus, Fahira Idris: Bang Japar Ajak Warga Jaga Jakarta

Gelar Apel Siaga 27 Agustus, Fahira Idris: Bang Japar Ajak Warga Jaga Jakarta

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:20 WIB

DPR Soroti Risiko Diskriminasi Bantuan Gempa NTT di Tengah Pilkades

DPR Soroti Risiko Diskriminasi Bantuan Gempa NTT di Tengah Pilkades

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Dituduh Ngamuk dan Tunjuk-Tunjuk Pengacara Ruben Onsu, Sarwendah: Sebagai Ibu Wajar...

Dituduh Ngamuk dan Tunjuk-Tunjuk Pengacara Ruben Onsu, Sarwendah: Sebagai Ibu Wajar...

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:11 WIB

DPR Dukung Perpres Timah Rakyat, Biar PT Timah Bisa Beli 3.000 Ton Hasil Warga

DPR Dukung Perpres Timah Rakyat, Biar PT Timah Bisa Beli 3.000 Ton Hasil Warga

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:02 WIB

×