Kronologi Kasus Gus Nur, dari Menyinggung NU sampai Ditangkap Polisi

Dany Garjito

Minggu, 25 Oktober 2020 | 21:09 WIB
Kronologi Kasus Gus Nur, dari Menyinggung NU sampai Ditangkap Polisi
Gus Nur dan Refly Harun. (YouTube/Refly Harun)

Suara.com - Polisi menangkap Sugi Nur Raharja alias Gus Nur di Malang, Jawa Timur, pada Sabtu, (24/10/2020). Gus Nur ditangkap karena diduga telah menyebarkan informasi berupa SARA yang menimbulkan kebencian dan permusuhan melalui kanal Youtube, Refly Harun, seorang pakar hukum tata negara pada 16 Oktober 2020. 

Berikut kronologi kasus Gus Nur

1. Menyinggung NU

Di dalam podcast Refly Harun, Gus Nur sempat membuat pernyataan bahwa Nahdlatul Ulama (NU) saat ini sudah berubah tak seperti yang ia kenal dulu. "NU di rezim ini sudah berubah 180 derajat, penumpangnya merokok semua, yang wanita mengumbar aurat. Ini berbeda dengan NU yang saya kenal dulu" ujarnya dalam podcast tersebut. 

Selain itu, dalam podcast tersebut Gus Nur juga menggambarkan NU seperti bus umum. "Saya ibaratkan NU sekarang itu seperti bus umum. Sopirnya mabuk, kondekturnya teler, kernetnya ugal-ugalan. Dan penumpangnya itu kurang ajar semua. Merokok, nyanyi juga, buka-buka aurat juga, dangdutan juga," lanjutnya.

2. Dilaporkan oleh Mantan Ketua GP Ansor 

Atas pernyataan yang dilontarkan oleh Gus Nur, mantan Ketua GP Ansor Jember, Ayub Junaidi pun melaporkan Gus Nur ke polisi. Menurut Ayub, pernyataan Gus Nur dinilai telah menghina warga NU salah satunya karena mengibaratkan NU seperti bus umum yang sopir dan kernetnya sedang mabuk dan ugal-ugalan. 

3. Ditangkap Polisi 

Anak Gus Nur, Muhammad Munjiat, menyebut bahwa sang ayah ditangkap di Jalan Cucak Rawun Raya, Sekarpuro, Pakis, Kabupaten Malang oleh 4-5 mobil polisi pada pukul 00.00 WIB. 

baca juga

Sejumlah barang bukti seperti laptop, hard disk, dan ponsel milik Gus Nur juga ikut disita polisi. Gus Nur pun dibawa ke Mabes Polri atas dugaan pencemaran nama baik terhadap NU. 

Menurut Munjiat, sebelum ditangkap, sang ayah sempat mengisi acara peringatan Maulid Nabi di Kedungkandang, Malang.

Kontributor : Lolita Valda Claudia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diimami Polisi, Gus Nur jadi Makmum Salat Berjemaah di Kantor Bareskrim

Diimami Polisi, Gus Nur jadi Makmum Salat Berjemaah di Kantor Bareskrim

Jakarta | Minggu, 25 Oktober 2020 | 10:41 WIB

Sepulang Ceramah Maulid Nabi, Gus Nur Dicokok Polisi saat Lagi Dibekam

Sepulang Ceramah Maulid Nabi, Gus Nur Dicokok Polisi saat Lagi Dibekam

Jatim | Minggu, 25 Oktober 2020 | 10:14 WIB

4 Fakta dan Video Gus Nur Ditangkap Habis Bongkar 'Borok' NU Era Jokowi

4 Fakta dan Video Gus Nur Ditangkap Habis Bongkar 'Borok' NU Era Jokowi

Kalbar | Minggu, 25 Oktober 2020 | 10:11 WIB

Jadi Tersangka, Gus Nur Resmi Ditahan di Rutan Bareskrim Polri

Jadi Tersangka, Gus Nur Resmi Ditahan di Rutan Bareskrim Polri

News | Minggu, 25 Oktober 2020 | 09:56 WIB

Gus Nur Jadi TSK, Tengku: Bukan Karena Hina NU, Terimakasih Saya Pada NU

Gus Nur Jadi TSK, Tengku: Bukan Karena Hina NU, Terimakasih Saya Pada NU

News | Minggu, 25 Oktober 2020 | 05:39 WIB

Gus Nur Ditetapkan Jadi Tersangka, Pengacara: Tidak Sesuai Aturan Hukum

Gus Nur Ditetapkan Jadi Tersangka, Pengacara: Tidak Sesuai Aturan Hukum

Jatim | Sabtu, 24 Oktober 2020 | 16:50 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×