Demo Memanas! Polisi Dilempari Botol: Marinir Tolong Antar Adik-adik Pulang

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 28 Oktober 2020 | 17:32 WIB
Demo Memanas! Polisi Dilempari Botol: Marinir Tolong Antar Adik-adik Pulang
Pasukan TNI saat meminta massa aksi tolak UU Ciptaker mundur seusai insiden lemparan botol di kawasan Patung Kuda, Jakpus. (Suara.com/Bagaskara).

Suara.com - Insiden pelemparan botol oleh massa tanpa identitas atau almamater sempat terjadi dalam aksi demo tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja di area Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2020). Sejumlah personel TNI pun diturunkan untuk menggiring massa tersebut mundur dari barrier kawat berduri.

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, awalnya sejumlah massa mahasiswa yang melakukan aksinya di depan barrier kawat berduri dan penjagaan kepolisian memutuskan balik kanan. Namun justru massa tanpa almamater mengambil alih tempat mereka.

Mereka kemudian melakukan sejumlah aksi seperti pelemparan botol air mineral ke arah barrier penjagaan aparat. Selain itu mereka melakukan aksi bakar ban di lokasi.

Terlihat massa juga coba merangsek barrier kawat berduri tersebut. Melihat situasi dianggap semakin panas.

Aparat melalui pengeras suara mengimbau agar massa tak melakukan aksi rusuh.

Pasukan TNI saat meminta massa aksi tolak UU Ciptaker mundur seusai insiden lemparan botol di kawasan Patung Kuda, Jakpus. (Suara.com/Bagaskara).
Pasukan TNI saat meminta massa aksi tolak UU Ciptaker mundur seusai insiden lemparan botol di kawasan Patung Kuda, Jakpus. (Suara.com/Bagaskara).

"Tolong adik-adik jangan merusak kawat berduri. Kawat berduri milik rakyat juga," kata aparat melalui pengeras suara.

Namun massa semakin mengencangkan suaranya menyanyikan yel-yel umpatan kepada aparat dan pemerintah.

Tak lama personel TNI dari Marinir pun diturunkan. Massa kemudian mundur didekati personel TNI.

"Marinir tolong antar adik-adik pulang, mundur," katanya.

baca juga

Kekinian massa pun mundur. Mereka tampak menuruti seruan anggota TNI yang meminta mereka untuk mundur dari kawat berduri. Mereka akhirnya terpencar ada yang diarahka ke Jalan Medan Merdeka Selatan dan Jalan MH Thamrin.

2 ABG Dicokok

Sebelumnya, aparat kepolisian meringkus dua remaja lantaran diduga memprovokasi massa aksi. . Keduanya diduga mencoba memprovokasi massa aksi saat membubarkan diri.

Awalnya, massa sempat dikawal puluhan aparat TNI ketika bubar jalan di kawasan Patung Kuda. Namun, terlihat kedua pelaku ini memprovokasi massa. Bahkan, orator yang berada di atas mobil komando milik buruh sempat meneriaki kedua remaja ini untuk tidak melakukan provokasi kepada aparat.

"Jangan coba provokasi massa. Itu lagu lama," teriak orator tersebut.

Pasca dicokok, kedua remaja itu terlihat digiring aparat ke dalam pintu masuk Monas.

Hingga berita ini diturunkan, sebagian massa sudah membubarkan diri dengan dikawal aparat TNI. Namun, tampak masih ada pula massa mahasiwa yang bertahan menggelar aksi protes di kawasan Patung Kuda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Demo Tolak Omnibus Law dan Kawal Putusan UU Pilkada di MK, Ribuan Aparat Dikerahkan di Dekat Istana

Ada Demo Tolak Omnibus Law dan Kawal Putusan UU Pilkada di MK, Ribuan Aparat Dikerahkan di Dekat Istana

News | Selasa, 20 Agustus 2024 | 09:33 WIB

Beredar Draf Omnibus Law Bidang Kesehatan hingga Diprotes IDI dkk, Fraksi PDIP: Kami Gak Tahu Ulah Siapa

Beredar Draf Omnibus Law Bidang Kesehatan hingga Diprotes IDI dkk, Fraksi PDIP: Kami Gak Tahu Ulah Siapa

News | Senin, 28 November 2022 | 14:41 WIB

Terkini

Berdiri di Depan Rakyat, Prabowo Percaya Diri Bukan Pemimpin Omon-omon

Berdiri di Depan Rakyat, Prabowo Percaya Diri Bukan Pemimpin Omon-omon

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:36 WIB

Rokok Bakal Berlabel Halal Oktober 2026? Komite Nasional Pengendalian Tembakau Bereaksi Keras

Rokok Bakal Berlabel Halal Oktober 2026? Komite Nasional Pengendalian Tembakau Bereaksi Keras

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 15:30 WIB

Belajar Berdamai dengan Kehilangan Lewat Novel Serangkai

Belajar Berdamai dengan Kehilangan Lewat Novel Serangkai

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 15:30 WIB

Pramono Anung Mau Sulap Pasar Baru Jadi Sentra Oleh-Oleh Jakarta, Ini Rencananya!

Pramono Anung Mau Sulap Pasar Baru Jadi Sentra Oleh-Oleh Jakarta, Ini Rencananya!

Video | Sabtu, 19 September 2026 | 15:30 WIB

Giliran Akademisi Kena Serang Presiden Prabowo: Masyarakat Jangan Mau Dicuci Otak

Giliran Akademisi Kena Serang Presiden Prabowo: Masyarakat Jangan Mau Dicuci Otak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:26 WIB

92 ABK WNI Diduga Jadi Korban Kerja Paksa di Kapal Pemasok Starkist: Paspor Disita, Jam Kerja Over

92 ABK WNI Diduga Jadi Korban Kerja Paksa di Kapal Pemasok Starkist: Paspor Disita, Jam Kerja Over

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:25 WIB

Oven Mini Mito Berapa Watt dan Harganya? Ini Spesifikasi hingga Review Pembeli

Oven Mini Mito Berapa Watt dan Harganya? Ini Spesifikasi hingga Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 15:25 WIB

Mengapa Makanan Mudah Lengket di Wajan Stainless Steel? Setop Asal Cemplung

Mengapa Makanan Mudah Lengket di Wajan Stainless Steel? Setop Asal Cemplung

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 15:21 WIB

Ramai Soal Dugaan Pungli Food Truck di Alun-alun Kidul Yogyakarta, Begini Duduk Perkaranya

Ramai Soal Dugaan Pungli Food Truck di Alun-alun Kidul Yogyakarta, Begini Duduk Perkaranya

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:20 WIB

Ancaman Suhu Bumi Kian Nyata, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sekolah Masukkan Isu Iklim ke Kurikulum

Ancaman Suhu Bumi Kian Nyata, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sekolah Masukkan Isu Iklim ke Kurikulum

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 15:17 WIB

×