Ferdinand: Boikot Tahu, Tempe sampai Terasi Made In Prancis!

Siswanto

Jum'at, 30 Oktober 2020 | 12:48 WIB
Ferdinand: Boikot Tahu, Tempe sampai Terasi Made In Prancis!
Tahu [Antara/Rivan Awal Lingga]

Suara.com - Kementerian Luar Negeri telah memanggil Duta Besar Prancis untuk Indonesia dan menyampaikan protes terhadap pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dinilai telah menyudutkan agama Islam.

Walaupun pemerintah sudah resmi menyikapi pernyataan Macron, sejumlah kalangan tetap akan demonstrasi di depan gedung duta besar Prancis di Jakarta pada 2 November 2020 untuk menyatakan sikap protes.

Menurut politikus Ferdinand Hutahaean seharusnya aspirasi masyarakat Indonesia yang tidak terima dengan pernyataan Macron sudah terwakili oleh sikap pemerintah.

"Pemerintah sudah resmi melayangkan protes kepada Prancis. Memanggil Dubes Prancis dan menyampaikan bahwa Indonesia keberatan dan tidak menerima pernyataan Macron karena melukai umat Islam di dunia. Belum cukupkah itu? Haruskah demo membuat kerumunan? Covid bos!" kata Ferdinand melalui akun media sosial, Jumat (30/10/2020).

Dalam pernyataan di kesempatan yang lain, Ferdinand berujar kepada kalangan yang terus menerus menyerukan boikot terhadap produk-produk Prancis. 

"Boikot tahu tempe produk Prancis, boikot juga kerupuk kulit buatan Prancis. Boikot sayur mayur dan lalapan serta sambel terasi buatan Prancis. Terakhir, boikot juga air kelapa dan skoteng made in Prancis!!" katanya.

Ferdinand juga mengungkapkan kekhawatirannya pada nasib bangsa Indonesia yang disebut dalam ancaman pertikaian perang saudara. Kekhawatiran Ferdinand berangkat dari begitu banyak komentar provokatif di media sosial, terutama akhir-akhir ini.

"Melihat realitas komentar-komentar yang bertebaran di medsos hingga hari ini, sungguh negeri ini sedang berada dalam ancaman pertikaian perang saudara. Konflik antar identitas akan pecah kedepan. Tak heran bila ada yang menyatakan 2030 Indonesia akan bubar. Hanya ketegasan yang bisa cegah ini!" katanya.

Usai Kementerian Luar Negeri memanggil Duta Besar Prancis dan menyampaikan protes terhadap pernyataan Macron, melihat reaksi masyarakat, Menteri Agama Fachrul Razi mengingatkan bahwa Islam tidak membenarkan tindakan main hakim sendiri, apalagi dengan melakukan pembunuhan. Islam adalah agama yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

baca juga

Fachrul Razi juga mengimbau agar umat Islam di Indonesia tidak terpancing melakukan tindakan anarkis. Islam tidak membenarkan tindakan main hakim sendiri. “Keagungan Islam tidak bisa ditegakkan dengan melanggar nilai-nilai kemanusiaan,” kata Fachrul Razi.

“Tunjukkan sikap tegas dengan tetap menjunjung tinggi watak umat beragama yang menolak tindak kekerasan," dia menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ferdinand: Polri Tetap di Bawah Presiden, Jangan Kerdilkan Institusi

Ferdinand: Polri Tetap di Bawah Presiden, Jangan Kerdilkan Institusi

Video | Senin, 09 Februari 2026 | 15:00 WIB

Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat

Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 21:45 WIB

Ferdinand PDIP Olok-olok Logo Baru PSI: Gajah Itu Gemuk, Lemot, Bisa Diseruduk Banteng!

Ferdinand PDIP Olok-olok Logo Baru PSI: Gajah Itu Gemuk, Lemot, Bisa Diseruduk Banteng!

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 17:13 WIB

Blak-blakan Sindir Kadernya Penjilat, Ferdinand PDIP Tertawai Logo Baru PSI: Benar-benar Kocak!

Blak-blakan Sindir Kadernya Penjilat, Ferdinand PDIP Tertawai Logo Baru PSI: Benar-benar Kocak!

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 15:32 WIB

Ferdinand Hutahaean: Logika Aneh Kasus Ijazah, Buktikan Dulu Aslinya Baru Bicara Tersangka

Ferdinand Hutahaean: Logika Aneh Kasus Ijazah, Buktikan Dulu Aslinya Baru Bicara Tersangka

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 14:15 WIB

Heboh Prabowo Disebut Ngebir saat Gala Dinner Bareng Macron, Istana: Itu Sari Apel

Heboh Prabowo Disebut Ngebir saat Gala Dinner Bareng Macron, Istana: Itu Sari Apel

News | Jum'at, 30 Mei 2025 | 13:41 WIB

Prabowo Semringah usai Macron Ucap Pepatah 'Sedikit Demi Sedikit, Lama-lama jadi Bukit', Sinyal Apa?

Prabowo Semringah usai Macron Ucap Pepatah 'Sedikit Demi Sedikit, Lama-lama jadi Bukit', Sinyal Apa?

News | Kamis, 29 Mei 2025 | 11:30 WIB

Momen Presiden Macron Selfie Bareng Pelajar saat Berkunjung ke UNJ

Momen Presiden Macron Selfie Bareng Pelajar saat Berkunjung ke UNJ

Foto | Kamis, 29 Mei 2025 | 06:53 WIB

Salaman dan Pelukan, Prabowo Sambut Macron di Istana Merdeka

Salaman dan Pelukan, Prabowo Sambut Macron di Istana Merdeka

Foto | Rabu, 28 Mei 2025 | 20:40 WIB

Bikin Merinding, Momen Prabowo Ceritakan Kisah Heroik I Gusti Ngurah Rai ke Presiden Macron

Bikin Merinding, Momen Prabowo Ceritakan Kisah Heroik I Gusti Ngurah Rai ke Presiden Macron

News | Rabu, 28 Mei 2025 | 12:06 WIB

Terkini

GJLS Kembali ke Layar Lebar Lewat Film GJLS: Berapi-Api

GJLS Kembali ke Layar Lebar Lewat Film GJLS: Berapi-Api

Entertainment | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:38 WIB

Prabowo Apresiasi Perluasan Akses Keuangan hingga ke Seluruh Daerah

Prabowo Apresiasi Perluasan Akses Keuangan hingga ke Seluruh Daerah

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden

Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:34 WIB

Tak Punya Ahli IT, Media Daerah Ini Manfaatkan AI untuk Bikin Platform Pantau Iklim

Tak Punya Ahli IT, Media Daerah Ini Manfaatkan AI untuk Bikin Platform Pantau Iklim

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Naturalisasi Taisei Marukawa Selangkah Lagi Beres, Vietnam Mulai Ketar-ketir

Naturalisasi Taisei Marukawa Selangkah Lagi Beres, Vietnam Mulai Ketar-ketir

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:24 WIB

Wamensos Dukung Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat di Hulu Sungai Utara

Wamensos Dukung Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat di Hulu Sungai Utara

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:24 WIB

Cara Menata Dapur Open Space Menyatu dengan Ruang Tamu Menurut Feng Shui

Cara Menata Dapur Open Space Menyatu dengan Ruang Tamu Menurut Feng Shui

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Fitur Canggih Ini Bikin Aki Yamaha NMAX Rajin Tekor: Mending Dicabut Saja?

Fitur Canggih Ini Bikin Aki Yamaha NMAX Rajin Tekor: Mending Dicabut Saja?

Otomotif | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:15 WIB

7 Zodiak yang Diprediksi Ketemu Jodoh dan Menikah di Akhir Tahun 2026

7 Zodiak yang Diprediksi Ketemu Jodoh dan Menikah di Akhir Tahun 2026

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Prabowo Bentuk Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan, Ekonomi Keluarga Jadi Fondasi Kekuatan Bangsa

Prabowo Bentuk Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan, Ekonomi Keluarga Jadi Fondasi Kekuatan Bangsa

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:14 WIB

×