Cekcok Mulut, Pak RT Tewas Ditusuk Warganya Sendiri

Iwan Supriyatna

Sabtu, 31 Oktober 2020 | 09:55 WIB
Cekcok Mulut, Pak RT Tewas Ditusuk Warganya Sendiri
Ilustrasi pisau. (shutterstock)

Suara.com - Berawal dari cekcok mulut, seorang warga kalap hingga menikam Ketua RT nya sendiri hingga tewas pada Jumat (30/10/2020) di Kavling Baru Bida Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam. Polisi saat ini sudah mengamankan pelaku berinisal YL (51).

Kejadian itu terjadi sekitar pukul 06.40 WIB di Kavling Baru Bida Kabil, Kios Kembang Sari nomor 28, RT 02/18 Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.

Kasubbag Humas Polres Barelang, AKP Betty Novia dalam keterangan tertulis menyebut, pihaknya sudah memintai keterangan sejumlah saksi.

"Seorang saksi MA sempat melerai korban dan pelaku. MA meminta korban (Antoni) meninggalkan TKP," terang Betty dilansir dari Batamnews.co.id, Sabtu (31/10/2020).

Disebutkan juga, saksi MA mendengar jika korban sempat protes jika ia dihina oleh YL.

"Kau boleh hina aku, tapi jangan kau hina anak dan istriku," hal itu sempat dikatakan korban Antoni kepada YL seperti didengar oleh saksi.

"Saat korban hendak menaiki motor miliknya pelaku menghampirinya. Korban spontan mengambil kayu yang berada didekatnya sehingga terjadi tarik menarik kayu tersebut hingga akhirnya kayu tersebut terlepas. Pada saat itulah pelaku menikam korban sebanyak 4 kali menggunakan sebuah senjata tajam pada bagian perut sebelah kiri, punggung kiri bawah dan dua di punggung kiri atas tubuh korban," sebut AKP Betty.

Dijelaskan juga oleh saksi, jika setelah melakukan kejahatan tersebut, pelaku YL berlari meninggalkan korban yang tergeletak bersimbah darah di TKP.

"Melihat kejadian itu, saksi MA membawa korban ke klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan namun klinik tersebut tutup. Kemudian saksi MA meminta pertolongan kepada saksi berinisial S untuk membawa korban ke RSSD (RS Soedarsono Darmosoewito). Korban tidak sadarkan diri pada saat dalam perjalanan," terang Betty.

baca juga

Kapolresta Barelang, AKBP Yos Guntur melalui Kasat Reskrim, Kompol Andri Kurniawan menegaskan kasus ini sedang didalami.

"Penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia ini dalam penyelidikan," sebutnya.

Berita ini sebelumnya dimuat Batamnews.co.id jaringan Suara.com dengan judul "Pak RT Nongsa Tewas Ditikam Warga, Polisi: Ada 4 Tusukan"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragedi Penusukan Ustaz Zaid Maulana di Masjid saat Maulid Nabi Muhammad

Tragedi Penusukan Ustaz Zaid Maulana di Masjid saat Maulid Nabi Muhammad

Batam | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 07:17 WIB

Gempa Turki Tewaskan Enam Orang dan 202 Luka-luka

Gempa Turki Tewaskan Enam Orang dan 202 Luka-luka

News | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 22:53 WIB

Bunuh Fransisca usai 2 Kali ML, Ricky Ternyata Seorang Penjahat Kambuhan

Bunuh Fransisca usai 2 Kali ML, Ricky Ternyata Seorang Penjahat Kambuhan

Kaltim | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 18:52 WIB

Terkini

Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta

Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:03 WIB

Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban

Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:59 WIB

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:45 WIB

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:44 WIB

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:38 WIB

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB