Prancis Mencekam, Kali Ini Seorang Pastor Ortodoks Ditembak di Lyon

Bangun Santoso

Minggu, 01 November 2020 | 10:27 WIB
Prancis Mencekam, Kali Ini Seorang Pastor Ortodoks Ditembak di Lyon
Ilustrasi penembakan. (Antara)

Suara.com - Kantor Jaksa Penuntut Umum Lyon pada Sabtu waktu setempat atau Minggu (1/11/2020) dini hari WIB, mengumumkan penangkapan tersangka penembakan seorang pendeta Ortodoks, menurut surat kabar Prancis France24.

"Seseorang yang bisa sesuai dengan keterangan yang diberikan oleh saksi awal telah ditempatkan di tahanan polisi," kata Nicolas Jacquet, yang menambahkan bahwa tersangka tidak memiliki senjata saat ditangkapm demikian seperti dilansir dari kantor berita Anadolu, Minggu pagi.

Pastor Nikolaos Kakavelaki (52), adalah warga negara Yunani dan imam di Gereja Ortodoks Yunani Asumsi di arondisemen ke-7 Lyon. Dia dalam kondisi serius di rumah sakit setelah ditembak dari jarak dekat.

"Dia diserang oleh seorang pria lajang yang menembaknya dua kali," kata pihak berwenang kepada harian Le Figaro.

Serangan itu terjadi pada pukul 4 sore. (1500GMT) saat Kakavelaki menutup gereja. Dia mengatakan kepada penegak hukum bahwa dia tidak mengenal penyerangnya.

Walikota Lyon Gregory Doucet mengimbau warga untuk berhati-hati setelah serangan itu

"Pikiran pertama saya adalah tentang korban yang terluka sangat parah. Motivasinya tidak diketahui. Penyelidikan sedang dilakukan. Mari berhati-hati."

Serangan itu adalah yang terbaru yang mencengkeram Prancis selama dua bulan, dimulai dengan serangan pisau pada September terhadap dua korban di depan bekas kantor Charlie Hebdo dan pembunuhan guru Samuel Paty pada 16 Oktober di pinggiran kota Paris.

Empat insiden terpisah terjadi Kamis, termasuk pembunuhan brutal tiga orang di Nice, dan menggagalkan serangan di Lyon dan Avignon. Prancis tetap dalam keadaan siaga tinggi.

baca juga

Presiden Emmanuel Macron telah meningkatkan pasukan di jalan-jalan dari 3.000 menjadi 7.000 dalam beberapa hari terakhir dan juga akan meningkatkan keamanan di sekolah.

Perdana Menteri Jean Castex mengumumkan pembentukan hotline telepon krisis khusus yang akan berlaku untuk membantu orang-orang menangani penembakan pada hari Sabtu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanpa Neymar, PSG Lumat Nantes 3-0

Tanpa Neymar, PSG Lumat Nantes 3-0

Bola | Minggu, 01 November 2020 | 05:38 WIB

Top 5 Bola Sepekan: Paul Pogba Kabarnya Pensiun dari Timnas Prancis

Top 5 Bola Sepekan: Paul Pogba Kabarnya Pensiun dari Timnas Prancis

Bola | Minggu, 01 November 2020 | 07:05 WIB

Full Pernyataan Keras Jokowi Kecam Presiden Prancis yang Lukai Umat Islam

Full Pernyataan Keras Jokowi Kecam Presiden Prancis yang Lukai Umat Islam

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 21:25 WIB

Prancis Kembali Lockdown, Cegah Gelombang Kedua Covid-19 Makin Parah

Prancis Kembali Lockdown, Cegah Gelombang Kedua Covid-19 Makin Parah

Sulsel | Minggu, 01 November 2020 | 06:00 WIB

Prancis Kembali Lockdown Tahap Dua dan Warga Miskin Makan Tikus serta Ular

Prancis Kembali Lockdown Tahap Dua dan Warga Miskin Makan Tikus serta Ular

Sulsel | Minggu, 01 November 2020 | 06:25 WIB

Bukan Umat Islam, Namun Ini yang Diperangi Presiden Emmanuel Macron

Bukan Umat Islam, Namun Ini yang Diperangi Presiden Emmanuel Macron

News | Minggu, 01 November 2020 | 08:50 WIB

Islamopobia? Salah Paham soal Laicite atau Sekularisme Prancis

Islamopobia? Salah Paham soal Laicite atau Sekularisme Prancis

News | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 19:57 WIB

Terkini

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:07 WIB

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:38 WIB

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:21 WIB

OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD

OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:08 WIB

Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:59 WIB

Usut Aliran Uang Pemerasan! KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 40 Hari

Usut Aliran Uang Pemerasan! KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 40 Hari

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:58 WIB

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:51 WIB