Survei UNICEF dan Nielsen: Warga Indonesia Masih Takut dengan Corona

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Rabu, 04 November 2020 | 13:20 WIB
Survei UNICEF dan Nielsen: Warga Indonesia Masih Takut dengan Corona
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Hasil penelitian UNICEF dan AC Nielsen mengungkapkan bahwa pandangan utama atau top of mind masyarakat Indonesia terhadap Pandemi Covid-19 adalah sesuatu hal yang berbahaya untuk kesehatan.

Konsultan United Nations Children's Fund (UNICEF) Indonesia, Risang Rimbatmaja menjelaskan dalam survei mereka di enam kota, yakni Medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya dan Makassar terdapat 70 persen masyarakat yang memiliki pandangan Covid-19 berbahaya.

Paling tinggi ada di Bandung yakni sebesar 90,1 persen, kemudian Semarang sebesar 83,0 persen, Jakarta 67,5 persen, Makassar 67,5 persen, Surabaya 64,9 persen, dan Medan 50,4 persen.

"Kelihatan sekali kebanyakan warga itu mengaitkan Covid-19 dengan kata-kata bahaya, menular, darurat, mematikan, menakutkan, khawatir, wabah, pandemi, penyakit, trauma, waspada, sedih, korban, dan merah, jumlahnya ada 70 persen, jadi secara mudah kita lihat warga ini masih berpikiran covid sesuatu yang menakutkan dan negatif," kata Risang dalam diskusi Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Rabu (4/11/2020).

Selain itu, kata virus atau bakteri juga menjadi top ff mind kedua dengan nilai 15,2 persen.

Sementara, perilaku pencegahan dengan protokol kesehatan seperti hand sanitizer, masker, dan jaga jarak justru kecil yakni hanya 8 persen.

"Tidak ada yang menyebut cuci tangan pakai sabun, mungkin belum ya, (penelitian) ini sekitar bulan Agustus, kampanye besar-besaran setelah itu," jelasnya.

Lantas, apakah data ini menunjukkan kondisi yang baik? Menurut Risang, hasil ini baik karena semakin orang takut akan Covid-19 maka semakin dirinya melakukan perubahan perilaku dengan disiplin protokol kesehatan.

"Pertama, dia takut kena. Kedua, kalau kena Covid itu dampaknya serius. Jadi kalau ada dua itu yang ditakuti itu bisa mengantar ke perubahan perilaku dengan catatan ada satu dia merasa mampu melakukan perubahan perilaku yang kita rekomendasikan," tegasnya.

baca juga

Untuk diketahui, survei ini dilakukan UNICEF dan Nielsen pada Agustus 2020 terhadap 2000 responden acak di enam kota; Medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya dan Makassar dengan cara tatap muka dari rumah ke rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Molor, Luhut Sebut Vaksinasi Covid-19 Dimulai Pekan Ketiga Desember

Molor, Luhut Sebut Vaksinasi Covid-19 Dimulai Pekan Ketiga Desember

News | Rabu, 04 November 2020 | 13:19 WIB

Catat! Syarat Dapatkan Herd Immunity Menggunakan Vaksin Covid-19

Catat! Syarat Dapatkan Herd Immunity Menggunakan Vaksin Covid-19

Banten | Rabu, 04 November 2020 | 13:12 WIB

7 Kelompok Gejala Covid-19 Ringan, dari Mirip Flu hingga Masalah Pencernaan

7 Kelompok Gejala Covid-19 Ringan, dari Mirip Flu hingga Masalah Pencernaan

Health | Rabu, 04 November 2020 | 13:12 WIB

Disebut Tak Bermanfaat, Remdesivir Tetap Jadi Obat Covid-19 di Jerman

Disebut Tak Bermanfaat, Remdesivir Tetap Jadi Obat Covid-19 di Jerman

Health | Rabu, 04 November 2020 | 12:43 WIB

3 Anggota KPU Positif Covid-19, Pjs Gubernur: Pilkada Kepri Tetap Jalan

3 Anggota KPU Positif Covid-19, Pjs Gubernur: Pilkada Kepri Tetap Jalan

Batam | Rabu, 04 November 2020 | 12:40 WIB

Videografis: Rekomendasi Olahraga di Rumah saat Pandemi Covid-19

Videografis: Rekomendasi Olahraga di Rumah saat Pandemi Covid-19

Video | Rabu, 04 November 2020 | 13:00 WIB

Terkini

RI Punya Harta Karun Panas Bumi 23,2 GW, Baru 2,78 GW yang Digunakan

RI Punya Harta Karun Panas Bumi 23,2 GW, Baru 2,78 GW yang Digunakan

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Pet Parents: Mengapa Banyak Lajang Urban Memilih Rawat Hewan?

Pet Parents: Mengapa Banyak Lajang Urban Memilih Rawat Hewan?

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:00 WIB

90 Penerbangan di Bandara Sepinggan Balikpapan Terganggu Kabut Asap Karhutla

90 Penerbangan di Bandara Sepinggan Balikpapan Terganggu Kabut Asap Karhutla

Kaltim | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:58 WIB

Polda Riau Lanjutkan Kasus Jual Beli Lahan Kawasan Hutan Rokan Hilir

Polda Riau Lanjutkan Kasus Jual Beli Lahan Kawasan Hutan Rokan Hilir

Riau | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:55 WIB

UMKM RI Bidik Pasar Global

UMKM RI Bidik Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Desa di Lumajang Capai Nol Persen Stunting, Jadi Pemacu Pencegahan di Wilayah Lain

Desa di Lumajang Capai Nol Persen Stunting, Jadi Pemacu Pencegahan di Wilayah Lain

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Rupiah Terus Ambles Nyaris ke Level Rp18.000 Kamis Pagi

Rupiah Terus Ambles Nyaris ke Level Rp18.000 Kamis Pagi

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Kecerdasan Anak Tak Hanya Dibentuk Stimulasi, Nutrisi dan Kesehatan Pencernaan Juga Punya Peran

Kecerdasan Anak Tak Hanya Dibentuk Stimulasi, Nutrisi dan Kesehatan Pencernaan Juga Punya Peran

Health | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42 WIB

69 Calon Anggota KND Lolos Tes Objektif Berbasis Komputer

69 Calon Anggota KND Lolos Tes Objektif Berbasis Komputer

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Segera Antre, Harga Emas Antam Makin Anjlok Jadi Rp2.561.000/Gram

Segera Antre, Harga Emas Antam Makin Anjlok Jadi Rp2.561.000/Gram

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38 WIB

×