Donald Trump Kalah di Pilpres Amerika Serikat, Petinggi Palestina Bahagia

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Minggu, 08 November 2020 | 18:54 WIB
Donald Trump Kalah di Pilpres Amerika Serikat, Petinggi Palestina Bahagia
Nabil Shaath, utusan khusus Presiden Palestina Mahmoud Abbas.[Anadolu Agency]

Suara.com - Kekalahan Donald Trump di perebutan kursi Presiden Amerika Serikat membawa kebahagiaan untuk sejumlah pihak, tidak terkecuali Palestina.

Menyadur Anadolu Agency, Nabil Shaath, utusan khusus Presiden Palestina Mahmoud Abbas, mengatakan bahwa pemerintahan Trump adalah yang terburuk bagi rakyat Palestina.

"Bagi kami, ini adalah keuntungan menyingkirkan Trump. Namun, kami tidak mengharapkan perubahan strategis yang penting dalam sikap Amerika terhadap perjuangan Palestina," katanya.

Hanan Ashrawi, anggota senior Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina, menyerukan penyesuaian biaya masuk dan keluar AS.

Mustafa Barghouti, Sekretaris Jenderal Prakarsa Nasional Palestina, mengungkapkan kebahagiaan tentang hasil pemilu AS dan mengatakan Trump adalah peradaban presiden AS terburuk yang ditemui di zaman modern.

Gestur Donald Trump usai memberikan keterangan pers di Gedung Putih terkait penghitungan suara Pilpres AS 2020. (Foto: AFP)
Gestur Donald Trump usai memberikan keterangan pers di Gedung Putih terkait penghitungan suara Pilpres AS 2020. (Foto: AFP)

"Trump menghancurkan hubungan internasional dan politik. Apa yang disebut 'Kesepakatan Abad Ini' adalah hal terburuk yang dia lakukan untuk Palestina," katanya.

Gerakan Mujahidin, bagian dari perlawanan Palestina, juga mengomentari hasil pemilu AS dan mengatakan kejatuhan Trump sama dengan runtuhnya semua sistem yang telah mengkhianati rakyat mereka sendiri dan Palestina.

Israel menduduki wilayah Palestina, termasuk Tepi Barat, Yerusalem Timur, dan Jalur Gaza mulai tahun 1967.

Hubungan antara Donald Trump dan Palestina memang terkenal tidak harmonis, terlebih saat menjembatani perjanjian damai antara Israel dan UEA.

baca juga

Donald Trump, bersama Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dan Putera Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Mohammed Bin Zayed melakukan kesepakatan damai via telepon.

Selain itu, keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjatuhkan sanksi kepada karyawan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) juga merenggangkan hubungan Palestina-AS.

"Ini keputusan konyol, agresif dan arogan," kata Mahmoud al-Habbash, hakim mahkamah Palestina melalui pernyataan pers yang dikutip Reuters dari Xinhua.

Pada tahun 2018, warga Palestina melempari delegasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump, saat mereka mengunjungi Tepi Barat memakai telur busuk.

Anggota Dewan Kota New York yang ikut dalam rombongan itu juga tak luput dari serangan. Pelemparan telur busuk itu merupakan bentuk protes warga Palestina atas deklarasi Trump, yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada Desember 2017.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejak Tahun 2000, SJP Catat 46 Jurnalis Palestina Dibunuh Militer Israel

Sejak Tahun 2000, SJP Catat 46 Jurnalis Palestina Dibunuh Militer Israel

News | Kamis, 05 November 2020 | 12:28 WIB

Ngeri! Israel Dilaporkan Bunuh 46 Jurnalis Palestina Sejak Tahun 2000

Ngeri! Israel Dilaporkan Bunuh 46 Jurnalis Palestina Sejak Tahun 2000

News | Kamis, 05 November 2020 | 12:06 WIB

Israel Larang Pejabat Palestina Masuki Masjid Al-Aqsa

Israel Larang Pejabat Palestina Masuki Masjid Al-Aqsa

Jabar | Kamis, 05 November 2020 | 11:41 WIB

Terkini

Perlindungan Sisa Kuota Dinilai Belum Maksimal, Komdigi Evaluasi Operator Seluler

Perlindungan Sisa Kuota Dinilai Belum Maksimal, Komdigi Evaluasi Operator Seluler

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:27 WIB

10 Pilihan HP NFC Rp1 Jutaan Spek Terbaik, Bisa untuk QRIS dan Top Up e-Money

10 Pilihan HP NFC Rp1 Jutaan Spek Terbaik, Bisa untuk QRIS dan Top Up e-Money

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:25 WIB

HONOR X9e Pro Resmi Rilis, Baterai 11.000 mAh Bikin HP Ini Serasa Membawa Powerbank

HONOR X9e Pro Resmi Rilis, Baterai 11.000 mAh Bikin HP Ini Serasa Membawa Powerbank

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Snapdragon X2 Series Diklaim Lebih Kencang 67 Persen, Daya Lebih Hemat 43 Persen

Snapdragon X2 Series Diklaim Lebih Kencang 67 Persen, Daya Lebih Hemat 43 Persen

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Belum Move On Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup, Arif Aiman: Kami Lebih Baik Dibanding Indonesia

Belum Move On Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup, Arif Aiman: Kami Lebih Baik Dibanding Indonesia

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Di Balik Hiatus One Piece: Menyelamatkan Animator dari Sindrom Kejar Tayang

Di Balik Hiatus One Piece: Menyelamatkan Animator dari Sindrom Kejar Tayang

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Kenapa HP Samsung Sering Restart Sendiri? Ini Solusi Praktis Dari Samsung

Kenapa HP Samsung Sering Restart Sendiri? Ini Solusi Praktis Dari Samsung

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Hati-hati! 6 Zodiak Ini Katanya Paling Rentan Selingkuh

Hati-hati! 6 Zodiak Ini Katanya Paling Rentan Selingkuh

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:15 WIB

MBG dan Hak Publik untuk Mengawasi Setiap Rupiah Uang Negara

MBG dan Hak Publik untuk Mengawasi Setiap Rupiah Uang Negara

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Hampir 100 Tahun Tak Terjadi, Dua Pulau Baru Tiba-Tiba Muncul di Dekat Anak Krakatau

Hampir 100 Tahun Tak Terjadi, Dua Pulau Baru Tiba-Tiba Muncul di Dekat Anak Krakatau

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:05 WIB

×