Warga Kampung Halaman Kamala Harris di India juga Ikut Merayakan Kemenangan

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Minggu, 08 November 2020 | 19:19 WIB
Warga Kampung Halaman Kamala Harris di India juga Ikut Merayakan Kemenangan
Kamala Harris. (Instagram @kamalaharris & ANTARA FOTO/REUTERS/Steve Marcus/ama/cfo)

Suara.com - Sebuah desa di India tempat kakek Kamala Harris lahir ikut menyambut kemenangan wanita keturunan Amerika-India sebagai wakil presiden Amerika Serikat.

Menyadur Channel News Asia, warga kampung leluhurnya di India pada Minggu (8/11) bangun pagi membuat perayaan kecil atas kemenangan Kamala Harris sebagai wakil presiden AS.

"Selamat Kamala Harris. Kebanggaan desa kami. Vanakkam (Salam) Amerika, "tulis seorang warga di depan kediamannya menggunakan bubuk berwarna.

"Kami semua telah menunggu hari ini. Selamat," kata Aulmozhi Sudhakar, seorang perangkat desa Thulasendrapuram.

Desa Thulasendrapuram, berpenduduk 350 orang, berencana merayakan kesuksesan Harris dengan menyanyi, menari dan petasan di sebuah kuil pada hari Minggu.

Para warga berdoa di kuil untuk kemenangan calon wakil presiden Amerika Serikat dari Demokrat, Kamala Harris, di Desa Thulasendrapuram, tempat kakek Harris dari pihak ibu lahir dan tumbuh, di selatan negara bagian Tamil Nadu, India, Kamis (4/11/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/P. Ravikumar/foc/cfo
Para warga berdoa di kuil untuk kemenangan calon wakil presiden Amerika Serikat dari Demokrat, Kamala Harris, di Desa Thulasendrapuram, tempat kakek Harris dari pihak ibu lahir dan tumbuh, di selatan negara bagian Tamil Nadu, India, Kamis (4/11/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/P. Ravikumar/foc/cfo

Mulai pagi hari, warga berkumpul di sudut jalan membaca koran dan mengobrol tentang kemenangan cawapres dari partai Demokrat sebelum pindah ke kuil untuk berdoa. Guntingan poster yang mengucapkan "kesuksesan besar" bagi Harris menghiasi dinding desa.

"Kamala Harris adalah putri desa kami. Dari anak-anak hingga lansia, kami masing-masing menunggu hari dia akan disumpah sebagai wakil presiden AS," kata Sudhakar.

J Sudhakar, yang menyelenggarakan doa pada hari pemilihan, menyampaikan keinginannya agar Kamala Harris bisa berkunjung ke desa tersebut.

Saat orang Amerika Serikat memberikan suara, hampir 50 penduduk desa tersebut, dengan tangan terlipat, berbaris di kuil untuk memberikan doa kepada Kamala Harris agar memenangkan pemilihan.

baca juga

Para wanita di desa yang terletak 350 km dari kota Chennai tersebut, menggunakan warna-warna cerah untuk menulis "We Wish Kamala Harris Wins" di tanah.

Desa yang terkenal hijau dan subur tersebut adalah kampung halaman kakek dari pihak ibu Kamala Harris, yang bermigrasi ke AS beberapa dekade lalu.

Di dalam kuil tempat orang-orang mengadakan doa khusus, nama Harris diukir menjadi sebuah batu yang mencantumkan sumbangan publik yang diberikan ke kuil pada tahun 2014, bersama dengan nama kakeknya yang memberikan uang beberapa dekade yang lalu.

Almarhum ibu Harris juga lahir di India, sebelum pindah ke AS pada usia 19 untuk belajar di University of California. Dia menikah dengan seorang Jamaika, dan mereka menamai putri mereka Kamala, yang dalam bahasa Sansekerta berarti "bunga teratai".

Perdana Menteri India Narendra Modi menggambarkan kesuksesan Harris sebagai kebanggaan yang sangat besar tidak hanya untuk kerabatnya tetapi juga untuk semua orang India-Amerika.

"Saya yakin bahwa hubungan India-AS yang bersemangat akan semakin kuat dengan dukungan dan kepemimpinan Anda." cuit Narendra di akun Twitternya.

Ada kegembiraan - dan beberapa kekhawatiran - atas pilihan Biden untuk mengangkat Kamala Harris sebagai pasangannya.

Perdana Menteri Narendra Modi telah berinvestasi pada Presiden Donald Trump, yang mengunjungi India pada Februari. Banyak pendukung nasionalis Hindu Modi juga kesal kepada Harris ketika dia menyatakan keprihatinan tentang konflik di wilayah Himalaya.

Harris berdiri di samping Pramila Jayapal, anggota kongres AS lainnya yang berasal dari India, ketika Menteri Urusan Luar Negeri India S Jaishankar menolak untuk menghadiri pertemuan di Amerika Serikat mengenai partisipasinya tahun lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ucapkan Selamat Kepada Joe Biden, Jokowi Menanti Kerjasama Baru RI-AS

Ucapkan Selamat Kepada Joe Biden, Jokowi Menanti Kerjasama Baru RI-AS

Batam | Minggu, 08 November 2020 | 13:12 WIB

Ucapkan Selamat Kemenangan, Ini Yang Dinanti Jokowi Dari Joe Biden

Ucapkan Selamat Kemenangan, Ini Yang Dinanti Jokowi Dari Joe Biden

News | Minggu, 08 November 2020 | 13:01 WIB

Jeff Bezos, Bill Gates, Bereaksi Atas Kemenangan Joe Biden

Jeff Bezos, Bill Gates, Bereaksi Atas Kemenangan Joe Biden

Tekno | Minggu, 08 November 2020 | 12:30 WIB

Terkini

Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia

Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:15 WIB

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 04:50 WIB

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB