Wapres Kamala Harris: Perempuan Bagi Masa Depan Amerika

Siswanto, Deutsche Welle

Senin, 09 November 2020 | 10:28 WIB
Wapres Kamala Harris: Perempuan Bagi Masa Depan Amerika
DW

Saat itu ia memulai program yang memungkinkan para pelaku narkoba pemula untuk memperoleh ijazah sekolah menengah atas dan mendapatkan pekerjaan.

Setelah menyelesaikan dua kali masa jabatan sebagai Jaksa Wilayah San Francisco, Kamala terpilih sebagai perempuan Afrika-Amerika pertama sekaligus perempuan pertama yang menjabat sebagai Jaksa Agung California tahun 2011 hingga 2017.

Selama masa jabatan kali ini, Kamala memenangkan gugatan sengketa senilai 25 miliar dolar AS bagi para pemilik rumah di California yang terkena dampak krisis penyitaan rumah pada masa depresi ekonomi di AS.

Dia juga membela undang-undang perubahan iklim California, memperjuangkan UU perawatan kesehatan yang terjangkau, serta mendukung hak-hak kaum LGBTQ dan kesetaraan pernikahan untuk semua warga California.

Dari keluarga cerdas dan pekerja keras Kamala Harris memang datang dari keluarga yang terkenal akan kerja keras mereka, baik di Jamaika maupun di AS. Bila ibunya, Shyamala Gopalan, adalah peneliti kanker yang disegani, ayahnya yaitu Donald Harris adalah profesor emeritus di Universitas Stanford yang berasal dari Orange Hill, Jamaika, dan kemudian beremigrasi ke AS.

Orang tua Kamala bertemu dan berkenalan saat berdemonstrasi untuk hak-hak sipil di jalan-jalan di Berkeley, California.

Keduanya kemudian menjalin hubungan dan menikah lalu memiliki dua anak perempuan. Namun hubungan Kamala dengan ayahnya merenggang seiring perceraian kedua orang tuanya di tahun 1972, tetapi Kamala masih sering mengunjungi Jamaika saat masih muda.

Di Jamaika sendiri, keluarga Harris memang dikenal akan peran mereka dalam bidang bisnis dan politik. Nenek buyut Kamala, yaitu Christiana Brown, semasa hidupnya menjalankan toko yang menjual barang-barang kering di kota Brown, Jamaika.

Toko ini cukup populer di kalangan masyarakat setempat. Sementara itu, bibi Kamala yaitu Thelma Harris pernah menjabat sebagai anggota dewan kota untuk Partai Buruh Jamaika pada tahun 1970-an.

baca juga

Pada masa itu, perempuan masih relatif jarang terlibat dalam politik di negara tersebut. Kerabat lainnya juga memegang posisi lokal untuk salah satu partai politik terbesar di Jamaika. Setelah mengikuti karir Kamala selama bertahun-tahun, keluarga besar Harris di Jamaika sangat bergembira atas momen bersejarah yang melibatkan kerabat mereka ini. Seperti Donald Harris, banyak orang asal Orange Hill yang juga beremigrasi dan mencari kehidupan yang lebih baik di AS.

Pencalonan Kamala Harris pada Rabu kemarin telah memberikan harapan baru untuk mereka.

“Keluarga Harris adalah pekerja keras. Jadi perempuan itu sekarang, ketika saya mendengarnya, saya tertawa dan bersukacita,” kata Vita Stevenson, seorang pemilik toko berusia 75 tahun di Orange Hill.

“Saya punya anak perempuan di sana yang memberi saya informasi tentang semua yang terjadi di Amerika... Saya berdoa untuk kemenangan (Kamala).” “Tidak ada vaksin untuk rasisme” Saat ibu Kamala melahirkannya di Oakland, "dia mungkin tidak pernah membayangkan bahwa saya akan berdiri di hadapan Anda sekarang, mengucapkan kata-kata ini: Saya menerima pencalonan Anda sebagai wakil presiden Amerika Serikat," ujar Kamala saat pencalonan resminya.

Kamala selalu ingat akan pelajaran berharga dari almarhum ibunya. Ia mengatakan ibunya telah menanamkan nilai-nilai dalam dirinya dan saudara perempuannya yang sangat berpengaruh dalam membentuk peta jalan hidup mereka.

“Dia membesarkan kami untuk menjadi perempuan kulit hitam yang bangga dan kuat. Dan dia membesarkan kami untuk mengetahui dan bangga dengan warisan leluhur India kami."

Pelajaran ini ia teruskan kepada masyarakat lebih luas dengan mengatakan bahwa dia memiliki visi bahwa “bangsa kita sebagai komunitas yang dicintai - di mana semua orang diterima, tanpa peduli seperti apa penampilan kita, dari mana kita berasal, atau siapa yang kita cintai.”

Kamala diharapkan dapat menggerakkan para pemilih muda dan orang kulit berwarna di AS dalam ikut memilih, terutama setelah berlarutnya protes atas rasisme institusional dan kebrutalan polisi yang melanda negara itu.

“Tidak ada vaksin untuk rasisme. Kita harus bekerja keras (untuk menghilangkannya),” tegas Kamala. ae/vlz (AFP, ZDF, AP, senate.gov)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wapres AS Kamala Harris akan Kunjungi Zona Demiliterisasi Korea

Wapres AS Kamala Harris akan Kunjungi Zona Demiliterisasi Korea

News | Selasa, 27 September 2022 | 14:10 WIB

Terkini

Biaya Perang AS vs Iran Beberapa Bulan Tembus Rp 670 Triliun, untuk Bayar Apa Saja?

Biaya Perang AS vs Iran Beberapa Bulan Tembus Rp 670 Triliun, untuk Bayar Apa Saja?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:28 WIB

TNI AD Tegaskan Babinsa Tak Punya Wewenang Awasi Wajib Pajak, Publik Diminta Tak Resah

TNI AD Tegaskan Babinsa Tak Punya Wewenang Awasi Wajib Pajak, Publik Diminta Tak Resah

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:27 WIB

Posisi Duduk di Sidang Kabinet Disorot, Gerindra Bantah Isu Prabowo-Gibran Retak

Posisi Duduk di Sidang Kabinet Disorot, Gerindra Bantah Isu Prabowo-Gibran Retak

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:23 WIB

Eksekusi Cambuk di Simeulue, Dua Terhukum Jalani Hukuman di Depan Umum

Eksekusi Cambuk di Simeulue, Dua Terhukum Jalani Hukuman di Depan Umum

Sumut | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:22 WIB

Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN

Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:22 WIB

5 HP Murah RAM 8 GB dan Memori 256 GB yang Sudah Support NFC, Mulai Rp1 Jutaan

5 HP Murah RAM 8 GB dan Memori 256 GB yang Sudah Support NFC, Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:21 WIB

Perbaikan Kualitas Aset Perkuat Keyakinan JPMorgan terhadap BBRI

Perbaikan Kualitas Aset Perkuat Keyakinan JPMorgan terhadap BBRI

Lampung | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:19 WIB

"Broken X. Fang", Kisah Mengharukan tentang Rasa Bersalah dan Cinta Nenek

"Broken X. Fang", Kisah Mengharukan tentang Rasa Bersalah dan Cinta Nenek

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:18 WIB

Strategi Mikro BRI Tuai Pengakuan, JPMorgan Naikkan Rekomendasi BBRI

Strategi Mikro BRI Tuai Pengakuan, JPMorgan Naikkan Rekomendasi BBRI

Sumsel | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:16 WIB

FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes Usai Cekik Bek Spanyol!

FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes Usai Cekik Bek Spanyol!

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:14 WIB

×