Membludak Picu Klaster Corona, Pemerintah Mesti Sisir Simpatisan Rizieq

Agung Sandy Lesmana, Welly Hidayat

Selasa, 10 November 2020 | 13:04 WIB
Membludak Picu Klaster Corona, Pemerintah Mesti Sisir Simpatisan Rizieq
Massa simpatisan Habib Rizieq Shihab dari berbagai daerah memadati akses tol menuju Bandara Soekarno Hatta di Tangerang, Banten, Selasa (10/11/2020). [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal]

Suara.com - Pemerintah diminta memperbanyak testing pasca membludaknya massa simpatisan yang menjemput kepulangan pentolan FPI Habib Rizieq Shihab di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng pada Selasa (10/11/2020).

Tak hanya menyambut dari bandara, massa simpatisan ada yang menunggu Habib Rizieq di kediamannya, Petamburan, Tanah Abang Jakarta Pusat.

Kerumunan massa simpatisan yang menjemput Rizieq itu dikhawatirkan akan menimbulkan klaster baru penyebaran virus Corona (Covid-19).

Ahli Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, Laura Navika Yamani menekankan kepada pemerintah untuk ke depannya memfokuskan melakukan test covid-19 secara massal kepada para pendukung yang ikut serta dalam menyambut kedatangan Rizieq.

Apalagi, kata Laura, pemerintah perlu melakukan test selama lima sampai tujuh hari kedepan.

"Pemerintah ini harus melakukan antisipasi menyiapkan testing. Dengan kondisi seperti ini ya jumlah kapasitas pemeriksaan mungkin extra ordinary ya. Lima sampai tujuh hari ke depan. Kalau bisa diperbanyak," ucap Laura dihubungi Suara.com, Selasa (10/11/2020).

Menurut Laura, pemerintah dapat memfokuskan test Covid-19 terhadap basis-basis massa yang ikut menyambut Rizieq. Diketahui, ada sejumlah masa yang datang seperti dari DKI Jakarta, Banten, maupun Jawa Barat.

"Ya. Terutama masa yang datang. Kalau bisa pun melakukannya pun secara random. Dalam arti basis masa ini kan mempunyai lokasi. Jadi, kalau bisa pemerintah terjun ke lokasi masa ini. Ke tempat berkumpulnya mereka," tutur Laura.

Laura menambahkan masa pendukung Habib Rizieq, diketahui tersebar di sejumlah wilayah. Maka itu, target pemerintah untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 dengan melakukan test secara masal.

baca juga

"Ini kan ada daerah masing-masingkan. Ini jadi target pemerintah. Upaya untuk mencegah agar tidak sampai meluas. Kalaupun nanti ditemukan kasus seperti itu," kata dia.

Meski begitu, Laura mengaku belum bisa memastikan soal munculnya kluster baru imbas membludak dalam penyambutan Habib Rizieq.

"Apakah ini nanti ada muncul kluster baru itu kan dengan kedatangan habib Rizieq ya kita tidak tahu. Jadi, ini nanti upaya pemerintah ya," tutup Laura.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Temuan Klaster Baru Covid-19, Puluhan Kota di China Termasuk Wuhan Terapkan Lockdown

Temuan Klaster Baru Covid-19, Puluhan Kota di China Termasuk Wuhan Terapkan Lockdown

News | Sabtu, 29 Oktober 2022 | 14:54 WIB

Terkini

Saat Geng Solo Disebut Bergerak Tunggangi Gelombang Kekecewaan Publik

Saat Geng Solo Disebut Bergerak Tunggangi Gelombang Kekecewaan Publik

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:37 WIB

Tsunami Terduga TB: Saat Skrining Massal Mengancam Kewarasan Nakes

Tsunami Terduga TB: Saat Skrining Massal Mengancam Kewarasan Nakes

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:36 WIB

Bungkam dan Tertunduk, Revaldo Digiring Jalani Tes Kesehatan Usai Ditangkap Buntut Kasus Narkoba

Bungkam dan Tertunduk, Revaldo Digiring Jalani Tes Kesehatan Usai Ditangkap Buntut Kasus Narkoba

Entertainment | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:35 WIB

Malaysia Rugi Rp9 T di Emiten Milik Peter Sondakh (BWPT), Anwar Ibrahim Minta Prabowo Turun Tangan

Malaysia Rugi Rp9 T di Emiten Milik Peter Sondakh (BWPT), Anwar Ibrahim Minta Prabowo Turun Tangan

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:34 WIB

Enam Perusahaan di Kalimantan Dijatuhi Sanksi Imbas Karhutla Areal Konsesi

Enam Perusahaan di Kalimantan Dijatuhi Sanksi Imbas Karhutla Areal Konsesi

Kaltim | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:33 WIB

Review Is God Is: Balas Dendam Dua Saudari Kembar Penuh Luka

Review Is God Is: Balas Dendam Dua Saudari Kembar Penuh Luka

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Saatnya Coba XL: Pilihan Baru untuk Pengalaman Internet yang Lebih Nyaman

Saatnya Coba XL: Pilihan Baru untuk Pengalaman Internet yang Lebih Nyaman

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:25 WIB

Siapa Profesor Solehah Yaacob? Dipecat UIAM Malaysia Buntut Kontroversi Sejarah Melayu

Siapa Profesor Solehah Yaacob? Dipecat UIAM Malaysia Buntut Kontroversi Sejarah Melayu

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:25 WIB

Google Gratiskan Gemini AI Plus 1 Tahun untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Cara Klaimnya

Google Gratiskan Gemini AI Plus 1 Tahun untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Cara Klaimnya

Tekno | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:20 WIB

Viral Video TNI di Mall Kelapa Gading, Ternyata Ini Tujuan Sebenarnya

Viral Video TNI di Mall Kelapa Gading, Ternyata Ini Tujuan Sebenarnya

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:20 WIB

×