Stop Aksi Teror, Presiden Prancis Berharap Adanya Reformasi Perbatasan UE

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 11 November 2020 | 08:35 WIB
Stop Aksi Teror, Presiden Prancis Berharap Adanya Reformasi Perbatasan UE
Presiden Prancis, Emmanuel Macron. [Ian LANGSDON / POOL / AFP]

Suara.com - Presiden Prancis Emmanuel Macron menginginkan reformasi perbatasan dan mengatakan bahwa serangan teror adalah realitas Eropa saat ini.

Menyadur Sky News, Emmanuel Macron berbicara setelah konferensi video untuk membahas strategi anti-teror dengan para pemimpin Jerman, Austria, Belanda.

Presiden Prancis mengatakan dia menginginkan reformasi mendalam tentang bagaimana perbatasan luar wilayah Schengen bebas visa Eropa diawasi.

"Semua kelemahan di perbatasan eksternal atau di satu negara anggota merupakan risiko keamanan bagi semua anggota," kata Macron.

Kanselir Jerman Angela Merkel setuju bahwa perubahan itu diperlukan. "Sangat penting untuk mengetahui siapa yang masuk dan siapa yang meninggalkan wilayah Schengen," katanya.

Macron juga mendesak kerja sama polisi yang lebih baik di antara negara-negara dan bahwa tanggapan terhadap serangan baru-baru ini harus umum, terkoordinasi, cepat sebelum para pemimpin Uni Eropa mengadakan pertemuan kembali pada bulan Desember.

Pada hari Jumat minggu ini adalah peringatan kelima serangan teror Paris yang menewaskan 130 orang. Namun, Prancis masih dihantui serangan teror, sebelumnya ada seorang guru dipenggal di utara ibu kota dan tiga orang tewas di sebuah gereja Nice.

Empat orang juga ditembak mati di Wina pekan lalu oleh seorang pria yang menurut para pejabat telah mencoba bergabung dengan kelompok teror ISIS.

Serangan Nice dan Wina melibatkan orang-orang yang berpindah dengan bebas antar negara karena aturan Schengen - yang menghapus pemeriksaan perbatasan internal untuk 26 negara.

baca juga

Pemimpin Austria Sebastian Kurz mengatakan pada hari Selasa bahwa lebih banyak tindakan diperlukan untuk melindungi orang-orang dari mantan jihadis. Dia menyebut mantan jihadis tersebut bom waktu yang berdetak dan bahaya permanen di antara kita.

Kurz mengatakan kebebasan mereka harus dibatasi ketika mereka dibebaskan dari penjara.

Perdana Menteri Belanda Mark Rutte menekankan bahwa setiap tindakan keras dari para pemimpin Uni Eropa tidak boleh dilihat sebagai langkah anti-Islam.

"Ini bukan konflik antara Kristen dan Muslim ... Tidak. Ini adalah pertarungan antara peradaban dan barbarisme," kata Rutte.

Macron juga tampaknya memiliki beberapa pemain besar dunia teknologi dalam pandangannya. Dia ingin konten teroris dihapus dari internet dalam waktu satu jam.

Macron mengharapkan penghapusan konten tersebut harus diterapkan dalam beberapa minggu ke depan.

Para menteri dalam negeri Uni Eropa akan bertemu pada hari Jumat untuk membahas lebih lanjut mengenai tindakan anti-teror, kata Presiden Dewan Eropa Charles Michel, yang juga pada pertemuan itu bersama Presiden Komisi Ursula von der Leyen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selingkuh dengan Perempuan Bersuami, Pendeta Ditembak di Depan Gereja

Selingkuh dengan Perempuan Bersuami, Pendeta Ditembak di Depan Gereja

News | Selasa, 10 November 2020 | 14:37 WIB

Cedera Paha, Houssem Aouar Dicoret dari Skuat Prancis

Cedera Paha, Houssem Aouar Dicoret dari Skuat Prancis

Bola | Selasa, 10 November 2020 | 10:52 WIB

Deschamps: Paul Pogba Tak Bahagia di Manchester United

Deschamps: Paul Pogba Tak Bahagia di Manchester United

Bola | Selasa, 10 November 2020 | 10:17 WIB

Terkini

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:32 WIB

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:26 WIB

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:39 WIB

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:34 WIB

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB