Kelompok Taliban Desak Joe Biden Tarik Pasukan AS dari Afganistan

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 11 November 2020 | 12:27 WIB
Kelompok Taliban Desak Joe Biden Tarik Pasukan AS dari Afganistan
Ilustrasi iring-iringan pasukan militer Amerika Serikat. (Foto: via ANTARA/REUTERS/Ari Jalal/aa)

Suara.com - Taliban pada hari Selasa mendesak Joe Biden untuk tetap berkomitmen pada perjanjian perdamaian Doha, yang ditandatangani oleh pemerintahan Donald Trump.

Menyadur Anadolu Agency, pernyataan tersebut disampaikan bersama tanggapan publik atas kemenangan capres Partai Demokrat tersebut dalam pemilihan presiden Amerika Serikat.

Taliban mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa perjanjian Doha adalah "dokumen yang sangat baik untuk mengakhiri perang dan untuk masa depan yang lebih baik bagi kedua negara."

Taliban juga mendesak Joe Biden untuk menarikan semua pasukan AS dari Afghanistan yang dinilai akan menjadi kepentingan rakyat dan negaranya. Kelompok tersebut juga menyatakan komitmennya terhadap kesepakatan tersebut.

"Presiden dan pemerintahan Amerika masa depan perlu waspada terhadap lingkaran penjual perang, individu dan kelompok yang berusaha untuk melanggengkan perang dan untuk membuat Amerika terperosok dalam konflik untuk mengejar kepentingan pribadi mereka dan memegang kekuasaan," kata Taliban dalam pernyataannya.

Pernyataan tersebut disampaikan ketika pemerintah Afghanistan terus menyalahkan para pemberontak atas serangan teroris di seluruh wilayah negaranya.

Wakil Presiden Kedua Afghanistan Sarwar Danish pada hari Senin mendesak pemerintah AS di bawah Joe Biden untuk mempertimbangkan kembali pembicaraan damai yang sedang berlangsung dengan Taliban.

Berbicara dalam sebuah konferensi di Kabul, Danish mengklaim para pemberontak tidak percaya pada resolusi damai untuk konflik tersebut.

"Kami [pemerintah Afghanistan] belum menandatangani atau menjadi pihak dalam perjanjian ini [perjanjian damai antara AS dan Taliban] dan kami juga belum meratifikasinya, dan dari sudut pandang hukum dan kewajiban kami, kami tidak bertanggung jawab atas isinya," jelas Danish.

baca juga

Di bawah pemerintahan Donald Trump, kesepakatan yang ditandatangani antara AS dan Taliban membuka jalan bagi pembicaraan damai intra-Afghanistan antara pemerintah Kabul dan Taliban.

Namun, tidak ada kemajuan nyata yang dibuat pada pembicaraan di ibu kota Qatar tersebut sejak diluncurkan pada 12 September.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bom Mobil Meledak di Markas Polisi Afghanistan, 12 Tewas dan Ratusan Luka

Bom Mobil Meledak di Markas Polisi Afghanistan, 12 Tewas dan Ratusan Luka

News | Senin, 19 Oktober 2020 | 10:40 WIB

Bentrokan Afghanistan - Taliban di Helmand, Ribuan Warga Tinggalkan Rumah

Bentrokan Afghanistan - Taliban di Helmand, Ribuan Warga Tinggalkan Rumah

News | Rabu, 14 Oktober 2020 | 18:02 WIB

Taliban Dukung Donald Trump Menangi Pilpres AS, Tim Kampanyenya Menolak

Taliban Dukung Donald Trump Menangi Pilpres AS, Tim Kampanyenya Menolak

News | Senin, 12 Oktober 2020 | 21:05 WIB

Terkini

Siapa Noor Korompot? Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

Siapa Noor Korompot? Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:23 WIB

Kayu Terus Tergerus, Hutan Kehilangan Penyimpanan Karbon Alami

Kayu Terus Tergerus, Hutan Kehilangan Penyimpanan Karbon Alami

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 08:20 WIB

Menang Harga Mati, Ini Skenario Lolos Timnas Indonesia dari Fase Grup FIFA ASEAN Cup

Menang Harga Mati, Ini Skenario Lolos Timnas Indonesia dari Fase Grup FIFA ASEAN Cup

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 08:20 WIB

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:09 WIB

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:06 WIB

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 08:00 WIB

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:58 WIB

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:57 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:55 WIB

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:39 WIB

×