Israel Tembak Mati Pentolan Al Qaeda, Abu Muhammad Al-Masri di Iran

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Sabtu, 14 November 2020 | 20:34 WIB
Israel Tembak Mati Pentolan Al Qaeda, Abu Muhammad Al-Masri di Iran
Ilustrasi Al=Qaeda. (Shutterstock)

Suara.com - Israel telah melakukan tembak mati pada pentolan Al-Qaeda, Abdullah Ahmed Abdullah pada bulan Agustus. Berita ini pertama kali dimuat di New York Times pada hari Jumat (13/11).

Menyadur Times of Israel, Abdullah Ahmed Abdullah adalah salah satu perencana utama serangan yang menghancurkan dua kedutaan besar AS di Afrika pada tahun 1998.

Pria yang memiliki nama samaran Abu Muhammad Al-Masri ini juga dituduh memerintahkan serangan 2002 terhadap sebuah hotel milik Israel di Mombasa, Kenya yang menewaskan 13 orang dan melukai 80 lainnya.

Al-Masri sedang mengendarai mobilnya di dekat rumah ketika dua agen Israel dengan sepeda motor berhenti di samping kendaraannya dan melepaskan lima tembakan dari pistol berperedam.

Al-Masri tewas bersama putrinya, Miriam, yang menikah dengan putra almarhum Osama bin Laden, Hamza bin Laden. Pembunuhan tersebut belum secara terbuka diakui oleh AS, Israel, Iran atau Al-Qaeda.

Bendera Al Qaeda. [Shutterstock]
Bendera Al Qaeda. [Shutterstock]

AS sudah mengawasi Al-Masri dan anggota lain dari kelompok teroris di Iran selama bertahun-tahun.

Al-Masri adalah salah satu anggota paling awal di Al-Qaeda dan kemungkinan besar akan memimpin kelompok teror setelah ketuanya saat ini, Ayman Al-Zawahri.

Setelah penembakan itu, media Iran mengidentifikasi para korban sebagai seorang profesor sejarah dari Lebanon bernama Habib Daoud dan putrinya, Maryam, kata laporan New York Times.

Sebuah outlet berita Lebanon dan Korps Pengawal Revolusi Iran mengatakan korban adalah anggota kelompok teroris Hizbullah, yang didukung oleh Iran.

baca juga

Daoud dan Maryam sebenarnya tidak ada. Seorang pejabat intelijen, dan mantan kepala kelompok Jihad Islam Mesir, mengatakan nama itu adalah alias yang diberikan Iran kepada Al-Masri.

Tidak jelas mengapa Iran menyembunyikan Al-Masri. Iran adalah negara Syiah, dan telah berperang dengan Al-Qaeda, sebuah organisasi jihadis Sunni.

Pejabat intelijen mengatakan kepada Times bahwa Al-Masri berada di tahanan Iran sejak 2003 dan tinggal di Teheran setidaknya sejak 2015. Saat berada di Teheran, dia dilindungi oleh Korps Pengawal Revolusi Iran tetapi diizinkan untuk bergerak bebas dan bepergian ke luar negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Raja Salman Tegaskan Iran sebagai Negara Penyokong Terorisme

Raja Salman Tegaskan Iran sebagai Negara Penyokong Terorisme

News | Jum'at, 13 November 2020 | 16:26 WIB

Berusia 2.000 Tahun, Stempel Bergambar Dewa Apollo Ditemukan di Israel

Berusia 2.000 Tahun, Stempel Bergambar Dewa Apollo Ditemukan di Israel

Tekno | Kamis, 05 November 2020 | 13:30 WIB

Sejak Tahun 2000, SJP Catat 46 Jurnalis Palestina Dibunuh Militer Israel

Sejak Tahun 2000, SJP Catat 46 Jurnalis Palestina Dibunuh Militer Israel

News | Kamis, 05 November 2020 | 12:28 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×