Nikita Mirzani Vs Ustaz Maaher, Pakar: Ada yang Kaitkan dengan Politik

Reza Gunadha | Hernawan | Suara.com

Selasa, 17 November 2020 | 17:29 WIB
Nikita Mirzani Vs Ustaz Maaher, Pakar: Ada yang Kaitkan dengan Politik
Nikita Mirzani (@nikitamirzanimawardi_17)

Suara.com - Pakar Politik Hendri Satrio mengomentari perseteruan antara Nikita Mirzani dan Ustaz Maaher Maaher At-Thuwailibi.

Hendri Satrio mengatakan, perdebatan panas keduanya kini telah dimanfaatkan oleh sekelompok orang untuk disangkutpautkan dengan perpolitikan.

Menurutnya, ceplosan Nikita Mirzani dipakai untuk menguatkan kelompok opisisi Habib Rizieq bahkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Terkait kasus Nikita Mirzani dan Ustaz Maaher, itu dibawa ke ranah politik karena menyangkut komunitas di sekitar kita. Komunitas itu menarik isu ke ranah politik, bagaimana Habib Rizieq bergerak, hubungan dengan Anies Baswedan, dan lain-lain," ungkapnya dikutip Suara.com dari Tayangan Kanal YouTube TV One Talkshow.

Pakar Politik Komentari Perseteruan Nikita Mirzani dan Ustaz Maaher (YouTube/TalkShowTVOne).
Pakar Politik Komentari Perseteruan Nikita Mirzani dan Ustaz Maaher (YouTube/TalkShowTVOne).

"Bahkan isu ini sampai mengorbankan Kapolda, sehingga sulit untuk melihat kasus ini tidak dalam ranah politik," lanjutnya.

Kemudian, Hendri Satrio mendesak pihak-pihak terkait untuk segera menyelesaikan perkara ini agar tidak semakin berlarut-larut.

Pasalnya, dia yakin perseteruan Nikita Mirzani dan Ustaz Maaher itu telah dirangkul oleh kelompok-kelompok politik.

"Menurut saya, hal ini mestinya harus cepat diselesaikan aparat bagaimana pun caranya sehingga tidak berlarut-laut. Ini kan cuma tentang pernyataan Nikita Mirzani," ucapnya.

"Berapa sih pernyataan Nikita Mirzani yang kontroversial? Banyak sekali. Tapi gara-gara pernyataan ini yang dihadapi sosok Habib Rizieq, maka pernyataan dimanfaatkan sekelompok orang yang punya maksud politik untuk bergerak," tandas Hendri.

Lebih lanjut, Hendri mengatakan kasus Nikita Mirzani, Ustaz Maaher, dan kata 'lonte' merupakan sebuah residu.

Menurutnya, ada ketidaksukaan terhadap Habib Rizieq yang belum selesai sejak bertahun-tahun silam.

Oleh sebab itu, perkara Nikita Mirzani kemudian dipakai untuk mereka bertahan.

"Ini jadi kemana-mana. Sebetulnya ada ketidaksukaan yang belum selesai sejak residu 2012 dan 2014, terus menerus gak selesai," kata Hendri.

"Akhirnya namanya residu kalau ada percikan api ya nyala lagi," tegasnya.

Untuk diketahui, Nikita Mirzani sebelumnya sempat mengomentari kepulangan Rizieq yang disambut ribuan orang. Di situ, dia menyebut bahwa habib adalah tukang obat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bersiap Jabat Kapolda Metro Jaya, Fadil Imran Latihan Nembak di Surabaya

Bersiap Jabat Kapolda Metro Jaya, Fadil Imran Latihan Nembak di Surabaya

Jatim | Selasa, 17 November 2020 | 17:07 WIB

Tengku Zulkarnain: Stop Belanja ke Warung-warung Mereka

Tengku Zulkarnain: Stop Belanja ke Warung-warung Mereka

Jabar | Selasa, 17 November 2020 | 17:01 WIB

Nikita Mirzani Bagikan Sejarah Rizieq Jualan Peci, Sebelum Dipanggil Habib

Nikita Mirzani Bagikan Sejarah Rizieq Jualan Peci, Sebelum Dipanggil Habib

Jatim | Selasa, 17 November 2020 | 16:55 WIB

Terkini

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:49 WIB

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:36 WIB

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:15 WIB

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:12 WIB

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:00 WIB

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:45 WIB

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:26 WIB

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:20 WIB

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB