Pramuka Amerika: Skandal Pelecehan Seksual Terbesar dalam Sejarah

Siswanto | BBC | Suara.com

Rabu, 18 November 2020 | 10:46 WIB
Pramuka Amerika: Skandal Pelecehan Seksual Terbesar dalam Sejarah
BBC

Suara.com - Hampir 100.000 orang yang diduga menjadi korban pelecehan seksual di organisasi pramuka untuk anak laki-laki di Amerika Serikat, Boy Scouts of America (BSA), menyatakan mereka menuntut kompensasi.

Langkah ini diambil menjelang batas akhir pengajuan klaim yang jatuh pada Senin (16/11) malam waktu setempat.

Kasus-kasus pelecehan di organisasi yang memiliki lebih dari dua juta anggota tersebut terungkap pada 2012 ketika surat kabar The Los Angeles Times menerbitkan ribuan dokumen internal yang menunjukkan tindakan-tindakan yang tidak pantas atau tidak etis selama beberapa dekade.

Pengacara korban menggambarkannya sebagai "skandal pelecehan seksual terbesar dalam sejarah Amerika Serikat".

"Ini adalah skandal pelecehan seksual terbesar di Amerika Serikat," kata Paul Moses, pengacara korban kepada kantor berita AFP.

Dilihat dari sisi jumlah korban, kata Moses, jauh lebih besar dari kasus yang diajukan oleh korban pelecehan seksual di Gereja Katolik di AS.

Moses mengatakan "sudah sejak lama kegiatan kepanduan menjadi incaran para pedofil".

Dalam pramuka, para anggota --yang berusia antara lima hingga 21 tahun-- disumpah untuk menyatakan setia, sering mengadakan kegiatan di alam terbuka, dan jauh dari orang tua, situasi yang digambarkan Moses bisa mendorong aksi pedofil.

Dengan masuknya klaim dari para korban, sekarang bisa dilakukan perundingan antara mereka yang mengeklaim sebagai korban, organisasi Boy Scouts of America, dan pihak asuransi untuk menentukan jumlah ganti rugi yang harus dibayar.

Melalui pernyataan, Boy Scouts of America, mengatakan "mereka sangat terpukul dan prihatin" dengan orang-orang yang terdampak oleh kasus pelecehan.

Mereka mengatakan sudah membuka akses yang memungkinkan para korban mendapatkan dukungan dan menerima kompensasi.

"Respons dari para penyintas sungguh sangat memprihatinkan. [Untuk itu] kami meminta maaf," kata pernyataan Boy Scouts of America.

Mereka juga mengatakan "sangat menghargai keberanian" para korban.

Rincian dugaan pelecehan seksual terhadap para anggota kepanduan antara lain terungkap di sekitar 5.000 dokumen.

Sebagian besar insiden tidak dilaporkan ke polisi.

Pada 2010, Moses memenangkan gugatan ganti rugi senilai US$20 juta (sekitar Rp281 miliar) untuk seorang anggota yang menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh ketua regunya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok

Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok

News | Sabtu, 25 April 2026 | 17:28 WIB

Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran

Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran

News | Sabtu, 25 April 2026 | 17:22 WIB

Rapor Merah Pelayanan Hijau Jakarta: Kurang Armada, Ribuan Permohonan Pemangkasan Pohon Antre!

Rapor Merah Pelayanan Hijau Jakarta: Kurang Armada, Ribuan Permohonan Pemangkasan Pohon Antre!

News | Sabtu, 25 April 2026 | 17:17 WIB

Tercekik Harga BBM, Transjakarta Siap Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

Tercekik Harga BBM, Transjakarta Siap Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

News | Sabtu, 25 April 2026 | 16:58 WIB

KPK Dorong Capres hingga Cakada Wajib dari Kader Parpol, Ini Alasan di Baliknya

KPK Dorong Capres hingga Cakada Wajib dari Kader Parpol, Ini Alasan di Baliknya

News | Sabtu, 25 April 2026 | 16:52 WIB

Kelaparan Ekstrem Melanda Dunia di 2026, Gaza dan Sudan Paling Parah

Kelaparan Ekstrem Melanda Dunia di 2026, Gaza dan Sudan Paling Parah

News | Sabtu, 25 April 2026 | 16:30 WIB

El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Mist

El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Mist

News | Sabtu, 25 April 2026 | 15:40 WIB

Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI

Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI

News | Sabtu, 25 April 2026 | 15:29 WIB

Donor Darah Bareng Bank Jakarta dan PMI, Stok Darah DKI Didorong Tetap Aman

Donor Darah Bareng Bank Jakarta dan PMI, Stok Darah DKI Didorong Tetap Aman

News | Sabtu, 25 April 2026 | 15:15 WIB

KPK Percepat Kasus Korupsi Haji, 2 Tersangka Swasta Segera Diperiksa

KPK Percepat Kasus Korupsi Haji, 2 Tersangka Swasta Segera Diperiksa

News | Sabtu, 25 April 2026 | 14:59 WIB