Pfizer Ajukan Izin Pemakaian Darurat Usai Vaksinnya 95 Persen Efektif

Siswanto, ABC

Kamis, 19 November 2020 | 16:59 WIB
Pfizer Ajukan Izin Pemakaian Darurat Usai Vaksinnya 95 Persen Efektif
ABC

Suara.com - Pfizer mengumumkan laporan sementara (interim result) dari studi vaksin virus corona yang sedang berjalan. Laporan tersebut menunjukkan bahwa vaksin yang dikembangkannya 95 persen efektif dan melindungi kelompok lansia yang paling berisiko meninggal akibat COVID-19.

Pernyataan ini diumumkan satu minggu setelah Pfizer pertama kali mengungkapkan hasil awal yang menjanjikan. Di saat yang sama, perusahaan obat ini juga sedang bersiap untuk secara resmi meminta izin penggunaan darurat atau 'emergency use authorisation' vaksin tersebut dari regulator Amerika Serikat.

Pfizer mengatakan 170 sukarelawan dalam uji coba yang melibatkan lebih dari 43.000 orang tertular COVID-19, tetapi 162 di antaranya hanya diberi plasebo, yang berarti vaksin itu 95 persen efektif.

Satu dari 10 orang yang terjangkit COVID-19 parah sudah diberikan vaksin.

"Ini pertama kalinya terjadi dalam sejarah umat manusia: [proses yang berlangsung] kurang dari satu tahun awal mula keberadaan virus hingga uji klinis vaksin berskala besar, terlebih lagi berdasarkan teknik yang sangat baru," kata Enrico Bucci, ahli biologi di Temple University di Philadelphia.

Pfizer mengatakan pihaknya mengharapkan komite penasihat vaksin Badan Pengawas Obat dan Makanan AS untuk meninjau dan membahas data dalam pertemuan publik yang kemungkinan akan diadakan pada bulan Desember.

"Ratusan ribu orang di seluruh dunia terinfeksi setiap harinya dan karenanya kita sangat membutuhkan vaksin yang aman dan efektif untuk mereka," kata Kepala Eksekutif Pfizer Albert Bourla.

Pfizer awalnya memperkirakan vaksinnya, yang dikembangkan dengan mitra Jerman BioNTech, memiliki persentase lebih dari 90 persen efektif setelah menghitung 94 jumlah infeksi.

Pfizer dan BioNTech mengatakan mereka berencana untuk mengirimkan data baru ke badan regulator lain di seluruh dunia dan mengirimkan data dari studi tersebut ke jurnal ilmiah untuk ditinjau.

baca juga

"Ini adalah hasil yang luar biasa dan data keamanannya terlihat bagus," kata David Spiegelhalter, seorang profesor dan ahli komunikasi risiko di University of Cambridge.

"Akan menarik untuk melihat reaksi merugikan apa yang nantinya dilaporkan oleh kelompok yang mendapatkan plasebo, karena itu memberikan gambaran seberapa besar efek samping yang ditimbulkan proses vaksinasi, dan seberapa besar dampak dari vaksin itu sendiri."

Sampai 50 juta dosis akan diproduksi tahun ini

Studi ini telah melibatkan hampir 44.000 orang di Amerika Serikat dan lima negara lainnya.

Uji coba masih terus berlangsung untuk mengumpulkan data keamanan dan kemanjuran relawan selama dua tahun ke depan.

Pfizer dan BioNTech mengatakan mereka berharap dapat memproduksi hingga 50 juta dosis vaksin secara global pada tahun 2020 dan hingga 1,3 miliar dosis pada tahun 2021.

Pejabat Amerika Serikat mengatakan mereka berharap memiliki sekitar 20 juta dosis vaksin masing-masing dari Moderna dan Pfizer untuk didistribusikan pada akhir Desember.

Suntikan pertama akan ditawarkan kepada kelompok rentan seperti pekerja medis dan panti jompo, dan orang dengan kondisi kesehatan yang serius.

Dari sejumlah pembuat obat dan kelompok penelitian yang berlomba untuk mengembangkan vaksin melawan COVID-19, rilis data berikutnya kemungkinan besar akan berasal dari AstraZeneca dengan Universitas Oxford pada November atau Desember.

Johnson & Johnson mengatakan pengumpulan data berjalan sesuai rencana.

Dikatakan, satu-satunya efek samping parah yang dialami oleh para relawan adalah kelelahan dan sakit kepala.

Dari 8.000 peserta, 2 persen mengalami sakit kepala setelah dosis kedua sementara 3,8 persen mengalami kelelahan.

Pfizer mengatakan sekarang memiliki data tentang keamanan vaksin yang diperlukan untuk mendapatkan izin darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS.

Diproduksi Hellena Souisa dari artikel dalam bahasa Inggris yang bisa dibaca di sini.

Ikuti berita seputar pandemi dan lainnya di ABC Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu

9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 13:25 WIB

15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke

15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke

Tekno | Minggu, 27 September 2026 | 13:23 WIB

5 Brightening Moisturizer di Bawah 50 Ribu, Wajah Kusam Jadi Lebih Glowing!

5 Brightening Moisturizer di Bawah 50 Ribu, Wajah Kusam Jadi Lebih Glowing!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 13:20 WIB

Harga Bensin Eceran di Gorontalo Utara Naik Ugal-ugalan Rp16.650 per Liter

Harga Bensin Eceran di Gorontalo Utara Naik Ugal-ugalan Rp16.650 per Liter

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 13:19 WIB

MBG Bumil dan Balita Harus Diawasi dari Pemilihan Bahan hingga Dikonsumsi

MBG Bumil dan Balita Harus Diawasi dari Pemilihan Bahan hingga Dikonsumsi

News | Minggu, 27 September 2026 | 13:18 WIB

5 Mobil Bekas Toyota Termurah 2026, Bisa Ditebus Rp30 Jutaan

5 Mobil Bekas Toyota Termurah 2026, Bisa Ditebus Rp30 Jutaan

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 13:13 WIB

9 Tahun Wajib Pakai Busana Adat Bali, Ini Hasilnya

9 Tahun Wajib Pakai Busana Adat Bali, Ini Hasilnya

Bali | Minggu, 27 September 2026 | 13:11 WIB

Bedah Lirik 'Pertiwi' Yura Yunita: Sindiran Keras Buat Penguasa yang Berpesta Tanpa Empati!

Bedah Lirik 'Pertiwi' Yura Yunita: Sindiran Keras Buat Penguasa yang Berpesta Tanpa Empati!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 13:10 WIB

Status Waspada, Puluhan Kali Gempa Vulkanik Guncang Gunung Lokon dalam Sehari

Status Waspada, Puluhan Kali Gempa Vulkanik Guncang Gunung Lokon dalam Sehari

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 13:04 WIB

Kripto Ini Naik 328 Persen dalam Sebulan, Kalahkan Bitcoin dan Ethereum

Kripto Ini Naik 328 Persen dalam Sebulan, Kalahkan Bitcoin dan Ethereum

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 13:01 WIB

×