Sebut Habib Rizieq Berbahaya, Gus Sahal: Dia Membuat Hasutan yang Bengis

Reza Gunadha, Hernawan

Kamis, 19 November 2020 | 19:54 WIB
Sebut Habib Rizieq Berbahaya, Gus Sahal: Dia Membuat Hasutan yang Bengis
Gus Sahal dalam Tayangan Cokro TV (YouTube/CokroTV).

Suara.com - Pengurus Cabang Istimewa NU (PCINU) Amerika Serikat Akhmad Sahal kembali mengomentari keberadaan sosok Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Pria yang kerap disapa Gus Sahal itu menyoroti beredarnya video ceramah Habib Rizieq terkait hukuman pemenggalan kepala.

Perlu diketahui, potongan ceramah Habib Rizieq tersebut salah satunya dibagikan oleh Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie lewat akun Twitter miliknya, Rabu (18/11/2020).

Habib Rizieq dalam ceramahnya pun menyinggung kasus pemenggalan seorang guru di Prancis bernama Samuel Paty pada Oktober 2020. Kepala Samuel Paty dipenggal karena menunjukkan kartun Nabi Muhammad SAW kepada murid-muridnya.

Sementara itu, Gus Sahal mengatakan, ceramah Habib Rizieq tersebut merupakan salah satu bentuk menebar ancaman atas nama Islam.

Gus Sahal dalam Tayangan Cokro TV (YouTube/CokroTV).
Gus Sahal dalam Tayangan Cokro TV (YouTube/CokroTV).

"Rizieq Shihab baru-baru ini menebar ancaman sadis atas nama Islam. Bayangkan, dia mengancam kalau orang yang dia sebut penghina islam, ulama, diproses akan menjadikan Indonesia seperti Prancis," ungkap Gus Sahal dikutip dari tayangan dalam Kanal YouTube Cokro TV.

Gus Sahal mengklaim, ancaman semacam itu bukan kali pertama diutarakan oleh Habib Rizieq.

Menurutnya, Imam Besar FPI tersebut pernah mengujarkan ancaman serupa sebelum pergi ke Arab Saudi.

"Ini bukan pertama kali Rizieq menebar ancaman penggal kepala. Sebelum kabur ke Arab Saudi, dia pernah juga menyatakan mendukung ISIS," tukas Gus Sahal.

baca juga

"Baginya ISIS adalah saudara FPI. Rizieq bilang kalau pemerintah zalim, ISIS perlu ada di Indonesia. Kalau tentara dan polisi zalim, bisa disembelih," lanjutnya.

Gus Sahal menilai, Habib Rizieq telah membuat hasutan yang bengis. Oleh sebab itu, menurutnya aparat penegak hukum perlu segera menindaknya.

"Ini jelas hasutan yang bengis, yang harus segera ditindak tegas. Sangat berbahaya kalau dibiarkan. Kenapa? Rizieq jadi punya semacam lincence to kill atas nama agama," kata Gus Sahal.

"Ini jelas paham Islam ekstrim yang kaku dan picik, yang juga menjadi basis tindakan kaum radikal dan teroris," imbuh dia.

Lebih lanjut, Gus Sahal merasa apabila paham Habib Rizieq terus dibiarkan, Islam moderat akan tergeser oleh Islam radikal.

"Kalau pandangan dibiarkan menyebar luas, lama-lama Islam ekstrem akan menjadi paham yg mainstream, dianggap normal, sedangkan wajah islam yang moderat tersingkir," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSI Gulirkan Interpelasi Terhadap Anies, Ini Tanggapan Wakil Ketua DPRD DKI

PSI Gulirkan Interpelasi Terhadap Anies, Ini Tanggapan Wakil Ketua DPRD DKI

Banten | Kamis, 19 November 2020 | 19:36 WIB

Habib Rizieq Janji Tak Lagi Bikin Kerumunan hingga Situasi Kembali Normal

Habib Rizieq Janji Tak Lagi Bikin Kerumunan hingga Situasi Kembali Normal

News | Kamis, 19 November 2020 | 19:30 WIB

Singgung Terorisme di Eropa, Habib Rizieq: Apa Boleh Kita Hina Yesus?

Singgung Terorisme di Eropa, Habib Rizieq: Apa Boleh Kita Hina Yesus?

Batam | Kamis, 19 November 2020 | 19:24 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×