Seorang Wanita Muslim Dibakar karena Tolak Nikahi Pria Hindu, Publik Murka

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 20 November 2020 | 08:06 WIB
Seorang Wanita Muslim Dibakar karena Tolak Nikahi Pria Hindu, Publik Murka
Keluarga korban melakukan aksi demo menuntut keadilan Gulnaz Khatoon.[Twitter]

Ayah korban, Mukhtar, meninggal pada tahun 2017. Keluarga dari lima saudara perempuan dan empat saudara laki-laki bertahan hidup dengan gaji ibu Shaimuna Khatoon dan saudara laki-laki Istkar Ahmed. Mereka bekerja sebagai penjahit dan putranya menjual pakaian.

Keluarga korban telah mengadu kepada orang tua terdakwa tentang pelecehan tersebut. Tetapi mereka tidak melakukan apa pun.

"Setelah pernikahannya gagal, Satish Rai mulai melecehkannya lebih jauh dan menekannya untuk menikah dengannya. Namun, dia mengatakan kepadanya bahwa dia tidak bisa menikah dengannya. Marah atas penolakannya, dia mengancam akan membunuhnya," kata Istkar, saudara laki-laki korban.

Setelah kematian Khatoon pada hari Minggu, keluarganya menggelar demonstrasi di alun-alun kota untuk meminta hukuman.

"Kami menginginkan Keadilan. Sudah 17 hari tetapi hampir tidak ada kemajuan. Kami komplain tapi tidak dipertimbangkan. Kami tidak berdaya, tidak ada yang membantu kami," kata Shaimuna Khatoon, ibu korban, kepada Anadolu Agency.

Banyak organisasi hak-hak perempuan menuntut penangkapan segera terhadap tersangka dan kompensasi 2 juta rupee (Rp 383 juta) kepada keluarga korban, selain melakukan penyelidikan dan pengadilan yang adil.

#JusticeForGulnaz

#JusticeForGulnaz sempat menjadi trending topic di Twitter pada hari Senin ketika orang-orang menyatakan kesedihannya atas keterlambatan penanganan kasus terhadap para pelaku.

Pimpinan utama oposisi partai Kongres India Rahul Gandhi menyerang pemerintah dan mengaitkannya dengan kesalahan aturan dan gagasan palsu tentang pemerintahan yang baik.

baca juga

"Kejahatan siapa yang lebih berbahaya. Mereka yang melakukan tindakan tidak manusiawi ini? Atau mereka yang menyembunyikannya demi perolehan elektoral untuk meletakkan dasar dari pemerintahannya yang salah atas kesalahan aturan ini?" tulis Gandhi di akun Twitternya.

Asaduddin Owaisi, seorang pemimpin Muslim terkemuka juga ikut menyerukan tindakan segera oleh pihak berwenang terhadap terdakwa.

"Kekejaman yang luar biasa. Doa untuk korban & keluarganya. Orang-orang ini 'menghukum' dia karena menolak penganiayaan. Sudah 15 HARI & masih belum ada tindakan. Pria seperti Satish semakin berani dengan fakta bahwa tidak pernah ada tindakan apa pun. @NitishKumar, di mana kebijakan "tegas terhadap kejahatan" Anda sekarang?" tulisnya sembari menyebut kepala menteri negara bagian Nitish Kumar.

Kumar mengambil alih jabatan menteri minggu ini untuk masa jabatan keempat berturut-turut setelah partainya Janata Dal United memenangkan pemilihan daerah bekerja sama dengan Partai Nasionalis Hindu Bharatiya Janata (BJP).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detik-detik Gadis India di Batam Gantung Diri Depresi Dilarang Nonton TV

Detik-detik Gadis India di Batam Gantung Diri Depresi Dilarang Nonton TV

Batam | Kamis, 19 November 2020 | 16:13 WIB

Gadis India di Batam Gantung Diri karena Stres Dilarang Nonton TV

Gadis India di Batam Gantung Diri karena Stres Dilarang Nonton TV

Batam | Kamis, 19 November 2020 | 14:09 WIB

Gadis India Gantung Diri Pakai Selendang di Perumahan Sukajadi Batam

Gadis India Gantung Diri Pakai Selendang di Perumahan Sukajadi Batam

Batam | Kamis, 19 November 2020 | 13:47 WIB

Terkini

IHSG Terperangkap di Zona Merah, Ditutup ke Level 5.057

IHSG Terperangkap di Zona Merah, Ditutup ke Level 5.057

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian

Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita

Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:50 WIB

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:32 WIB

×