DPR: Jangan Takut-takuti Warga di Klaster Rizieq Agar Testing dan Tracing

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Senin, 23 November 2020 | 11:12 WIB
DPR: Jangan Takut-takuti Warga di Klaster Rizieq Agar Testing dan Tracing
KapKapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran saat meninjau kegiatan rapid test massal di SDN 01-03, Petamburan Tanah Abang.

Suara.com - Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay meminta aparat dan pemerintah melakukan langkah persuasif dalam meminta masyarakat yang ikut berkerumun di kegiatan Habib Rizieq Shihab agar mau menjalani rapid test atau swab. Mengingat rangkaian kegiatan Rizieq telah menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

Saleh mengingatkan aparat harus menjalin komunikasi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama di daerah yang menjadi klaster Rizieq. Melalui komunikasi tersebut nantinya para tokoh diharapkan dapat mengajak masyarakat melakukan testing dan tracing.

"Jadi kalau misalnya dipaksa kemudian ditakut-takuti mereka mungkin gak akan mau. Tapi kalau kita kerja sama berkomunikasi melakukan silaturahmi gitu ya bisa jadi mereka mau. Jadi jangan dijadikan mereka sebagai orang yang bersalah gitu," kata Saleh dihubungi Suara.com, Senin (23/11/2020).

Saleh memandang, kerumunan serupa yang sebelumnya terjaid dan menjadi kalster Rizieq dapat dihindari. Ia meminta agar semua pihak dapat mematuhi protokol kesehatan dengan tidak melakukan kerumunan.

"Yang paling penting kan ke depan jangan sampai terjadi kerumunan dan keramaian seperti itu, yang tidak menerapkan protokol kesehtaan. Kalau yang sudah lalu ini tinggal antisipasi supaya jangan melebar ke mana-mana," kata Saleh.

Rapid Test di Petamburan

Sebelumnya, Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya menggelar rapid test massal di sekitar kediaman Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat, Minggu (22/11/2020).

Rapid test digelar menyusul adanya klaster baru penularan Covid-19 akibat acara hajatan pernikahan putri Habib Rizieq Shihab, Syarifah Najwa Shihab, pada Minggu (15/11) lalu.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan alat rapid test sebanyak seribu unit per harinya.

baca juga

Kegiatan rapid test itu dilakukan selama tiga hari kedepan di SDN 01-03 Petamburan.

Fadil menegaskan, kegiatan rapid test itu bersifat imbauan keras.

Hal itu dilakukan sebagai langkah tracing untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

"(Sifatnya) imbauan keras," kata Fadli.

Meski bersifat imbauan keras, Fadil memastikan tak sanksi bagi warga sekitar kediaman Habib Rizieq yang menolak dirapid test.

Namun, pihaknya akan menggunakan pendekatan persuasif agar warga sekitar mau mengikutinya.

"Dibujuk, jangan diancam-ancam orang, sedikit-sedikit diancam, orang mau sehat kok diancam-ancam. Ya dikasih tahu jangan ditakut-takutin masyarakat, dikasih tahu manfaatnya," ujarnya.

Selain melakukan rapid test massal Polda Metro Jaya juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sekitar kediaman Habib Rizieq.

Kasus Positif Klaster Rizieq Bertambah

Sebanyak 30 orang dinyatakan positif Covid-19 akibat kerumunan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat per Minggu (22/11/2020).

Dikatakan Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Budi Hidayat bahwa ada penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 23 orang di Petamburan dari sebelumnya 7 orang, sementara di Tebet, Jakarta Selatan belum ada penambahan tetap 50 orang.

"Ditemukan di Tebet total 50 kasus positif dan di Petamburan sebanyak 30 kasus," kata Budi dalam jumpa pers dari Gedung BNPB, Minggu (22/11/2020).

Kemudian Kemenkes juga tengah menunggu hasil test 15 orang yang ikut dalam kerumunan Rizieq saat meresmikan Masjid di Megamendung, Bogor pekan lalu.

"Dan di Megamendung terdapat 15 sedang menunggu hasil pemeriksaan (sampel),” ujar Budi.

Sebelumnya, Satuan Tugas Covid-19 mengumumkan bahwa per Jumat (20/11/2020) kemarin sudah ada 20 orang positif Covid-19 di Mega Mendung akibat kerumunan Rizieq.

Hasil ini didapatkan dari pelacakan (tracing) kasus Covid-19 melalui serangkaian tes swab PCR.

Budi meminta semua orang yang terlibat dalam kerumunan Habib Rizieq harus karantina mandiri selama 14 hari, jika muncul gejala Covid-19 segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Setiap orang yang masuk dalam daftar kontak erat klaster kerumunan Rizieq juga diminta untuk kesadaran diri memeriksakan diri atau mengikuti prosedur pemeriksaan dari tenaga kesehatan.

Pemerintah, kata Budi telah menyiapkan pusat karantina khusus bagi pasien Covid-19 di Rumah Sakit Darurat di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta.

"Gejala seperti gejala batuk, pilek, sesak nafas, sakit tenggorokan serta hilang indera perasa, segera kunjungi Puskesmas terdekat untuk dilakukan tes usap atau tes PCR,” imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahasiswa Ikut Bahas RUU Perampasan Aset di DPR: Illicit Enrichment Tak Wajib Diadopsi

Mahasiswa Ikut Bahas RUU Perampasan Aset di DPR: Illicit Enrichment Tak Wajib Diadopsi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:40 WIB

Suyudi: Polisi Kuat Bukan karena Ditakuti, tapi Dipercaya

Suyudi: Polisi Kuat Bukan karena Ditakuti, tapi Dipercaya

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Kapolri Baru Suyudi Dinilai Rawan Terseret Kepentingan Politik Presiden

Kapolri Baru Suyudi Dinilai Rawan Terseret Kepentingan Politik Presiden

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:48 WIB

Sosok Besar Eks Anak Buah Megawati di Karier Calon Kapolri Komjen Suyudi Ario Seto

Sosok Besar Eks Anak Buah Megawati di Karier Calon Kapolri Komjen Suyudi Ario Seto

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Ada Rapat Paripurna, Prabowo Akan Sambangi Gedung DPR RI Hari Ini

Ada Rapat Paripurna, Prabowo Akan Sambangi Gedung DPR RI Hari Ini

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:18 WIB

Revisi UU LLAJ Dimulai, Komisi V DPR Soroti Masalah ODOL hingga Nasib Ojol

Revisi UU LLAJ Dimulai, Komisi V DPR Soroti Masalah ODOL hingga Nasib Ojol

News | Rabu, 30 September 2026 | 13:30 WIB

Pesan DPR ke Ombudsman Usai Bongkar Fasilitas Mewah Lapas: Jaga Diri, Jangan Kalian Kena Santet

Pesan DPR ke Ombudsman Usai Bongkar Fasilitas Mewah Lapas: Jaga Diri, Jangan Kalian Kena Santet

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:14 WIB

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:32 WIB

Sederet Temuan Janggal Ombudsman di Lapas Cibinong: Akses Terbuka, Mobil Mewah Hingga Botol Miras

Sederet Temuan Janggal Ombudsman di Lapas Cibinong: Akses Terbuka, Mobil Mewah Hingga Botol Miras

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:17 WIB

Pusat Siapkan Rp23 Triliun untuk Gaji PPPK Daerah pada 2027

Pusat Siapkan Rp23 Triliun untuk Gaji PPPK Daerah pada 2027

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:05 WIB

Terkini

Jay Idzes Ikut Pesta di SUGBK, Momen Video Call dengan Ragnar Bikin Haru

Jay Idzes Ikut Pesta di SUGBK, Momen Video Call dengan Ragnar Bikin Haru

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Mahasiswa Ikut Bahas RUU Perampasan Aset di DPR: Illicit Enrichment Tak Wajib Diadopsi

Mahasiswa Ikut Bahas RUU Perampasan Aset di DPR: Illicit Enrichment Tak Wajib Diadopsi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:40 WIB

Jenderal Suyudi Dilantik Jadi Kapolri, AMS XII Harap Polri Semakin Dekat dengan Rakyat

Jenderal Suyudi Dilantik Jadi Kapolri, AMS XII Harap Polri Semakin Dekat dengan Rakyat

Sumut | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Timnas Indonesia Pesta Gol 9-2: Garuda ke Final ASEAN Cup 2026, Bye-bye Malaysia

Timnas Indonesia Pesta Gol 9-2: Garuda ke Final ASEAN Cup 2026, Bye-bye Malaysia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Hanya Lewat BRImo, Nikmati Kemudahan Akses Event Olahraga Internasional di Jakarta

Hanya Lewat BRImo, Nikmati Kemudahan Akses Event Olahraga Internasional di Jakarta

Bri | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Pilih Rugi daripada Sakit Hati! Ria Ricis Batal Naik Helikopter di Bali Gara-Gara Pelayanan Judes

Pilih Rugi daripada Sakit Hati! Ria Ricis Batal Naik Helikopter di Bali Gara-Gara Pelayanan Judes

Entertainment | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:21 WIB

Sopir Truk di Medan Jadi Korban Begal, Uang dan HP Digasak

Sopir Truk di Medan Jadi Korban Begal, Uang dan HP Digasak

Sumut | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:17 WIB

Digantikan Jenderal Dudung, Ke Mana Langkah Politik Djamari Chaniago Setelah dari Kabinet?

Digantikan Jenderal Dudung, Ke Mana Langkah Politik Djamari Chaniago Setelah dari Kabinet?

Sumsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Kulit Auto Calm! 5 Sunscreen Korea Tea Tree Penyelamat Kulit Sensitif

Kulit Auto Calm! 5 Sunscreen Korea Tea Tree Penyelamat Kulit Sensitif

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Gel Cleanser Cocok untuk Kulit Apa? Kenali Manfaat dan Cara Memilihnya

Gel Cleanser Cocok untuk Kulit Apa? Kenali Manfaat dan Cara Memilihnya

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×