Dituding Tak Serius Bahas RUU Ketenagakerjaan, DPR Membantah

Bella, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:22 WIB
Dituding Tak Serius Bahas RUU Ketenagakerjaan, DPR Membantah
Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/8/2026). [Suara.com/Bagaskara]
baca 10 detik
  • Pimpinan DPR RI menyatakan seluruh fraksi berkomitmen memperjuangkan hak pekerja dalam RUU Ketenagakerjaan di Jakarta, Kamis (13/8/2026).
  • Panja Komisi IX DPR tetap bekerja intensif menyerap aspirasi publik mengenai regulasi ketenagakerjaan meski sedang memasuki masa reses.
  • Presiden KSPSI Andi Gani mengancam akan mengumumkan partai politik di parlemen yang tidak serius membahas undang-undang tersebut.

Suara.com - Pimpinan DPR RI memberikan respons terhadap kritik kelompok buruh yang menyebut sejumlah partai politik (parpol) tidak serius dalam membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan.

DPR memastikan seluruh fraksi memiliki komitmen yang sama dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menegaskan tidak ada perbedaan pandangan antarparpol di DPR dalam upaya membela kepentingan buruh melalui regulasi ini.

“Sudah di DPR semuanya, satu satu kesatuan berjuang bersama-sama untuk buruh ya untuk para pekerja,” ujar Cucun di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/8/2026).

Senada dengan Cucun, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Putih Sari menjelaskan bahwa Panitia Kerja (Panja) Komisi IX terus bergerak secara intensif. Bahkan, ia mengungkapkan pembahasan tetap berjalan meski DPR tengah berada dalam masa reses.

"Ya baik tentunya hari ini eh Panja Komisi IX DPR RI tentang undang-undang ketenagakerjaan ya ini terus bekerja, kemarin pun kami di masa reses Panja juga apa menyisihkan waktu untuk terus mengagendakan kerja-kerja Panja ya selain tentunya menerima terus aspirasi tentang pokok-pokok pikiranlah yang memang akan kita atur di dalam regulasi ketenagakerjaan ini,” jelas Putih Sari.

Putih menambahkan bahwa masukan dari kelompok pekerja sangat krusial karena sering kali disertai dengan solusi konkret.

DPR berkomitmen untuk tetap membuka ruang partisipasi publik agar poin-poin yang dibahas dalam Panja bersifat transparan dan sistematis.

“Jadi memang ini terus kita apa namanya terima ya, dan kita juga terus membahas ya ada beberapa memang poin-poin yang memang masih terus menjadi pembahasan di dalam Panja hari ini, dan ini menjadi satu hal yang luar biasa justru ya pertemuan hari ini karena kita bisa menyandingkan nantinya masukan-masukan dari berbagai macam pihak ya, apalagi yang diberikan juga cukup konkret, sistematis gitu ya sehingga masing-masing isunya jadi jelas,” tambahnya.

baca juga

Sebelumnya, koalisi buruh memberikan peringatan keras kepada partai politik (parpol) di DPR RI yang dinilai main-main dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea (tengah) usai bertemu pimpinan DPR RI di komplek Parlemen, Senin (3/8/2026). (Suara.com/Bagaskara)
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea (tengah) usai bertemu pimpinan DPR RI di komplek Parlemen, Senin (3/8/2026). (Suara.com/Bagaskara)

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menegaskan pihaknya telah mengantongi catatan mengenai sikap masing-masing fraksi di parlemen.

Ancaman untuk mengumumkan parpol yang tidak berpihak kepada pekerja tersebut disampaikan Andi Gani saat melakukan audiensi dengan pimpinan DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (13/8/2026).

"Bang Dasco, saya berharap kami koalisi besar mencatat partai-partai yang serius atau tidak serius membahas undang-undang ini. Dan kami akan umumkan ke publik partai yang punya keberpihakan dan yang sama sekali tidak punya keberpihakan, supaya masyarakat tahu dan tidak ada dusta di antara kita," ujar Andi di hadapan pimpinan DPR.

Andi Gani mengungkapkan adanya ketimpangan kesiapan antarparpol dalam proses pembahasan ini.

Menurutnya, ada partai yang sudah sangat siap dengan kajian mendalam, namun ada pula yang justru belum memiliki naskah usulan sama sekali.

"Jadi kita akan umumkan nanti, ada partai yang begitu bersemangat punya bahan lengkap, ada partai bahkan sampai hari ini tidak punya draf apa pun," jelasnya.

Ia menekankan bahwa transparansi ini penting agar masyarakat, khususnya kaum buruh, mengetahui siapa saja wakil rakyat yang benar-benar memperjuangkan nasib mereka.

"Kami tahu persis, kami ada catatan dan kami akan buka pada saatnya nanti partai yang serius ataupun tidak serius, karena ini menyangkut masalah hajat hidup orang banyak," lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Biar Rakyat Tahu!' Buruh Ancam Umumkan Parpol yang 'Main-Main' Bahas RUU Ketenagakerjaan

'Biar Rakyat Tahu!' Buruh Ancam Umumkan Parpol yang 'Main-Main' Bahas RUU Ketenagakerjaan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:12 WIB

Batas Waktu dari MK Mepet, DPR Kebut RUU Ketenagakerjaan Baru

Batas Waktu dari MK Mepet, DPR Kebut RUU Ketenagakerjaan Baru

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:56 WIB

Said Iqbal ke DPR: Jangan Bahas RUU Ketenagakerjaan Tengah Malam Seperti Omnibus Law!

Said Iqbal ke DPR: Jangan Bahas RUU Ketenagakerjaan Tengah Malam Seperti Omnibus Law!

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:50 WIB

Buruh Tolak Pesangon Murah, DPR Didesak Cabut 3 PP Turunan Omnibus Law

Buruh Tolak Pesangon Murah, DPR Didesak Cabut 3 PP Turunan Omnibus Law

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Ciptakan Iklim Usaha yang Sehat, Boni Hargens Apresiasi Rencana Perpres Ojol

Ciptakan Iklim Usaha yang Sehat, Boni Hargens Apresiasi Rencana Perpres Ojol

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Alasan Puan Maharani Majukan Sidang Tahunan 2026 ke 14 Agustus

Alasan Puan Maharani Majukan Sidang Tahunan 2026 ke 14 Agustus

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:54 WIB

Cegah Anggota Dewan 'Joget-Joget' Lagi, Musik Sidang Tahunan MPR 2026 Diatur Ulang

Cegah Anggota Dewan 'Joget-Joget' Lagi, Musik Sidang Tahunan MPR 2026 Diatur Ulang

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Puan Maharani Ungkap 4 Nama Calon Petinggi BI Pilihan Presiden

Puan Maharani Ungkap 4 Nama Calon Petinggi BI Pilihan Presiden

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Serikat Tolak Status Ojol Dialihkan Jadi UMKM, Sebut Hak Pekerja Bisa Hilang

Serikat Tolak Status Ojol Dialihkan Jadi UMKM, Sebut Hak Pekerja Bisa Hilang

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:41 WIB

Jalani Tes Calon Hakim Tipikor MA, Letkol Sudiyo Janji Bawa Budaya Peradilan Militer

Jalani Tes Calon Hakim Tipikor MA, Letkol Sudiyo Janji Bawa Budaya Peradilan Militer

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:07 WIB

Terkini

Sebelum Andre Taulany, Amanda Rigby Pernah Dikabarkan Dekat dengan 3 Pria Ini

Sebelum Andre Taulany, Amanda Rigby Pernah Dikabarkan Dekat dengan 3 Pria Ini

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 13:42 WIB

3 Rekomendasi Intercom Helm di Bawah Rp500 Ribu, Suara Jernih Cocok Buat Harian dan Touring

3 Rekomendasi Intercom Helm di Bawah Rp500 Ribu, Suara Jernih Cocok Buat Harian dan Touring

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 13:40 WIB

Habitat Terdampak Karhutla, Gajah Sumatra Makin Menderita dan Terancam Punah!

Habitat Terdampak Karhutla, Gajah Sumatra Makin Menderita dan Terancam Punah!

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:38 WIB

Rasio Utang Luar Negeri Terhadap PDB di Semester II Masih Aman

Rasio Utang Luar Negeri Terhadap PDB di Semester II Masih Aman

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:35 WIB

Niat Siapkan Lahan Tanam Padi, Petani 80 Tahun di Lampung Utara Tewas Terjebak Kobaran Api

Niat Siapkan Lahan Tanam Padi, Petani 80 Tahun di Lampung Utara Tewas Terjebak Kobaran Api

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Dari Misi Antariksa hingga Panggung LaLaLa Fest 2026, Ini Babak Baru Perjalanan Dinda Ghania

Dari Misi Antariksa hingga Panggung LaLaLa Fest 2026, Ini Babak Baru Perjalanan Dinda Ghania

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Ulasan Novel Dompet Ayah, Sepatu Ibu: Catatan Perjuangan Karya J.S. Khairen

Ulasan Novel Dompet Ayah, Sepatu Ibu: Catatan Perjuangan Karya J.S. Khairen

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Fourteen Ways of Looking at Jellyfish: 14 Cara Melihat Keajaiban Ubur-Ubur

Fourteen Ways of Looking at Jellyfish: 14 Cara Melihat Keajaiban Ubur-Ubur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Kanaya Whu Siapanya KDM? Kang Dedi Mulyadi Berniat Bangun Masjid untuk Mengenangnya

Kanaya Whu Siapanya KDM? Kang Dedi Mulyadi Berniat Bangun Masjid untuk Mengenangnya

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 13:25 WIB

Ini Jenis Helm Terbaik untuk Touring dan Perjalanan Jauh, Dijamin Aman dan Nyaman!

Ini Jenis Helm Terbaik untuk Touring dan Perjalanan Jauh, Dijamin Aman dan Nyaman!

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 13:25 WIB

×