China Kecam Paus Fransiskus Karena Ungkit Persekusi Uyghur

Liberty Jemadu | Suara.com

Selasa, 24 November 2020 | 19:44 WIB
China Kecam Paus Fransiskus Karena Ungkit Persekusi Uyghur
Paus Fransiskus memimpin misa akbar di Stadion Zayed Sports City di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) yang dihadiri oleh sekitar 120.000 umat Katolik pada Selasa (5/1). [AFP/Vatican Media]

Suara.com - Pemerintah China mengecam Paus Fransiskus karena mengungkit soal persekusi kelompok minoritas Muslim Uyghur dalam sebuah buku yang akan terbit awal Desember mendatang.

Diwartakan sebelumnya Paus Fransiskus, dalam buku berjudul Let Us Dream yang akan terbit 1 Desember, mengatakan ia kerap memikirkan "orang-orang Uyghur yang malang" ketika membahas soal komunitas-komunitas yang mengalami persekusi di dunia.

Beijing, seperti dilansir dari Al Jazeera, Selasa (24/11/2020) mengatakan bahwa tudingan Paus Fransiskus dalam buku itu sama sekali tidak memiliki dasar faktual.

"Masyarakat dari semua kelompok etnis menikmati hak penuh untuk hidup, berkembang, dan memeluk agama," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian dalam sebuah jumpa pers.

Pertama kali ungkit persekusi Uyghur

Paus Fransiskus untuk pertama kalinya menyebut komunitas minoritas Uyghur di China mengalami persekusi dalam buku yang disusun bersama penulis biografi terkemuka Austen Ivereigh.

Masalah persekusi komunitas minoritas Muslim Uyghur ini diungkit Fransiskus setelah selama bertahun-tahun didesak oleh para aktivis hak asasi manusia.

"Saya sering memikirkan mereka yang dipersekusi: kelompok Rohingya, orang-orang Uyghur yang malang, dan Yazidi - apa yang dilakukan ISIS kepada mereka sungguh sangat keji," tulis Paus dalam buku itu.

Ulasan tentang kelompok minoritas Uyghur itu dijabarkannya dalam sebuah bagian yang juga membahas tentang persekusi terhadap orang-orang Kristen di negara Muslim.

Paus sebelumnya sudah beberapa kali menyerukan dihentikannya persekusi terhadap kelompok minoritas Yazidi di Timur Tengah dan Rohingya di Myanmar. Tetapi ini pertama kalinya ia berbicara soal Uyghur.

Banyak pengamat yakin, Vatikan sebelumnya enggan berbicara soal Uyghur karena khawatir China akan mempersulit pembaruan kesepakatan antara dua negara terkait penunjukkan uskup di negara komunis tersebut. Adapun pembaruan kesepakatan tersebut sudah dilaksanakan pada September kemarin.

China dituding telah menahan lebih dari 1 juta warga Uyghur di sejumlah kamp. China bahkan dituding telah melakukan upaya genosida. Beijing sudah membantah tudingan ini dan mengatakan yang mereka bangun adalah pusat-pusat pendidikan, bukannya kamp konsentrasi atau penjara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menavigasi Pergeseran Pengaruh: Kenapa Orang Indonesia Mulai "Jatuh Cinta" pada China?

Menavigasi Pergeseran Pengaruh: Kenapa Orang Indonesia Mulai "Jatuh Cinta" pada China?

Liks | Senin, 30 Maret 2026 | 23:50 WIB

Warisan Hijau Paus Fransiskus: Vatikan Buka Sekolah Pertanian Berkelanjutan Pertama

Warisan Hijau Paus Fransiskus: Vatikan Buka Sekolah Pertanian Berkelanjutan Pertama

Your Say | Senin, 08 September 2025 | 14:17 WIB

Dua Klub San Lorenzo: Kesamaan Mengejutkan Paus Leo XIV dan Fransiskus

Dua Klub San Lorenzo: Kesamaan Mengejutkan Paus Leo XIV dan Fransiskus

Bola | Jum'at, 09 Mei 2025 | 20:11 WIB

Paus Leo XIV: Antara AS Roma, Alianza Lima dan Timnas Peru

Paus Leo XIV: Antara AS Roma, Alianza Lima dan Timnas Peru

Bola | Jum'at, 09 Mei 2025 | 07:57 WIB

Momen Paus Leo XIV Sapa Umat Pertama Kali dan Isi Pidato Pasca Pelantikan

Momen Paus Leo XIV Sapa Umat Pertama Kali dan Isi Pidato Pasca Pelantikan

News | Jum'at, 09 Mei 2025 | 07:40 WIB

Klub Peru Ini Konon Didukung Paus Leo XIV: Ikuti Jejak Paus Fransiskus

Klub Peru Ini Konon Didukung Paus Leo XIV: Ikuti Jejak Paus Fransiskus

Bola | Jum'at, 09 Mei 2025 | 07:08 WIB

Ungkapan Hati Megawati Saat Paus Fransiskus Wafat: Rasanya Seperti Kehilangan Bapak Sendiri

Ungkapan Hati Megawati Saat Paus Fransiskus Wafat: Rasanya Seperti Kehilangan Bapak Sendiri

News | Jum'at, 09 Mei 2025 | 06:57 WIB

Wasiat Paus Fransiskus Untuk Palestina: Ubah Popemobile Jadi Klinik Keliling di Gaza

Wasiat Paus Fransiskus Untuk Palestina: Ubah Popemobile Jadi Klinik Keliling di Gaza

Otomotif | Selasa, 06 Mei 2025 | 19:46 WIB

Dari Gedung Putih ke Vatikan: Trump Beri Kode Soal Pengganti Paus!

Dari Gedung Putih ke Vatikan: Trump Beri Kode Soal Pengganti Paus!

Video | Senin, 05 Mei 2025 | 08:36 WIB

5 Fakta Film Dokumenter 'Aldeas - A New Story' Kolaborasi Paus Fransiskus dan Martin Scorsese

5 Fakta Film Dokumenter 'Aldeas - A New Story' Kolaborasi Paus Fransiskus dan Martin Scorsese

Entertainment | Minggu, 04 Mei 2025 | 07:25 WIB

Terkini

Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!

Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:17 WIB

Selain 18 Tahun Bui, Nadiem Dituntut Bayar Rp4,8 T: Tak Bayar Tambah 9 Tahun

Selain 18 Tahun Bui, Nadiem Dituntut Bayar Rp4,8 T: Tak Bayar Tambah 9 Tahun

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:17 WIB

Komisioner Komnas HAM Desak Penyelesaian Hukum Kasus Kekerasan Seksual Mei 1998

Komisioner Komnas HAM Desak Penyelesaian Hukum Kasus Kekerasan Seksual Mei 1998

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:10 WIB

Prabowo Murka! Bunga Pinjaman Orang Miskin 24 Persen, Pengusaha Besar Cuma 9 Persen

Prabowo Murka! Bunga Pinjaman Orang Miskin 24 Persen, Pengusaha Besar Cuma 9 Persen

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:09 WIB

Geger! Bau Menyengat di Pinang Ranti Ternyata Jasad Lansia Sebatang Kara

Geger! Bau Menyengat di Pinang Ranti Ternyata Jasad Lansia Sebatang Kara

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:07 WIB

Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Chromebook!

Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Chromebook!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:04 WIB

Menhub Absen Karena Sakit, DPR Tunda Rapat Bahas Rentetan Kecelakaan Kereta Api Bekasi Timur

Menhub Absen Karena Sakit, DPR Tunda Rapat Bahas Rentetan Kecelakaan Kereta Api Bekasi Timur

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:02 WIB

Kejagung Mulai Selidiki Dugaan Pengurusan Perkara yang Menyeret Aspidum Kejati Sumsel

Kejagung Mulai Selidiki Dugaan Pengurusan Perkara yang Menyeret Aspidum Kejati Sumsel

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:58 WIB

Peringati Tragedi Mei 1998, Komnas Perempuan Ingatkan Sejarah Kelam Kekerasan Seksual Massal

Peringati Tragedi Mei 1998, Komnas Perempuan Ingatkan Sejarah Kelam Kekerasan Seksual Massal

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:52 WIB

Pemilahan Sampah di Jakarta Dinilai Butuh Sistem Data yang Lebih Terbuka, Mengapa?

Pemilahan Sampah di Jakarta Dinilai Butuh Sistem Data yang Lebih Terbuka, Mengapa?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:52 WIB