alexametrics

China Kecam Paus Fransiskus Karena Ungkit Persekusi Uyghur

Liberty Jemadu
China Kecam Paus Fransiskus Karena Ungkit Persekusi Uyghur
Paus Fransiskus memimpin misa akbar di Stadion Zayed Sports City di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) yang dihadiri oleh sekitar 120.000 umat Katolik pada Selasa (5/1). [AFP/Vatican Media]

Beijing mengatakan tudingan Paus Fransiskus bahwa komunitas minoritas Muslim Uyghur dipersekusi sama sekali tak memiliki dasar faktual.

Suara.com - Pemerintah China mengecam Paus Fransiskus karena mengungkit soal persekusi kelompok minoritas Muslim Uyghur dalam sebuah buku yang akan terbit awal Desember mendatang.

Diwartakan sebelumnya Paus Fransiskus, dalam buku berjudul Let Us Dream yang akan terbit 1 Desember, mengatakan ia kerap memikirkan "orang-orang Uyghur yang malang" ketika membahas soal komunitas-komunitas yang mengalami persekusi di dunia.

Beijing, seperti dilansir dari Al Jazeera, Selasa (24/11/2020) mengatakan bahwa tudingan Paus Fransiskus dalam buku itu sama sekali tidak memiliki dasar faktual.

"Masyarakat dari semua kelompok etnis menikmati hak penuh untuk hidup, berkembang, dan memeluk agama," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian dalam sebuah jumpa pers.

Baca Juga: Pertama Kalinya Paus Fransiskus Ungkit Persekusi Minoritas Uyghur di China

Pertama kali ungkit persekusi Uyghur

Paus Fransiskus untuk pertama kalinya menyebut komunitas minoritas Uyghur di China mengalami persekusi dalam buku yang disusun bersama penulis biografi terkemuka Austen Ivereigh.

Masalah persekusi komunitas minoritas Muslim Uyghur ini diungkit Fransiskus setelah selama bertahun-tahun didesak oleh para aktivis hak asasi manusia.

"Saya sering memikirkan mereka yang dipersekusi: kelompok Rohingya, orang-orang Uyghur yang malang, dan Yazidi - apa yang dilakukan ISIS kepada mereka sungguh sangat keji," tulis Paus dalam buku itu.

Ulasan tentang kelompok minoritas Uyghur itu dijabarkannya dalam sebuah bagian yang juga membahas tentang persekusi terhadap orang-orang Kristen di negara Muslim.

Baca Juga: Akun Paus Fransiskus Like Foto Seksinya, Natalia Garibotto: Aku Masuk Surga

Paus sebelumnya sudah beberapa kali menyerukan dihentikannya persekusi terhadap kelompok minoritas Yazidi di Timur Tengah dan Rohingya di Myanmar. Tetapi ini pertama kalinya ia berbicara soal Uyghur.

Komentar