Berdebat Soal Baliho HRS, Politisi PSI Bongkar Hal yang Ditakuti Fadli Zon

Dany Garjito, Hadi Mulyono

Kamis, 26 November 2020 | 17:26 WIB
Berdebat Soal Baliho HRS, Politisi PSI Bongkar Hal yang Ditakuti Fadli Zon
Fadli Zon soal Habib Rizieq. (YouTube/Fadli Zon Official)

Suara.com - Politisi Partai Gerindra Fadli Zon, mengkritik keras pencopotan baliho Habib Rizieq di sejumlah titik yang dilakukan oleh TNI belum lama ini.

Melalui akun Twitternya, ia mengatakan seharusnya yang dikerjakan oleh TNI adalah memberantas separatisme bukannya memberantas baliho Habib Rizieq.

“Kelihatannya isi baliho bagus-bagus saja kenapa banyak yang kepanasan? Apa yang harusnya dikerjakan memberantas separatisme tidak dilakukan eh malah memberantas baliho,” kata Fadli lewat akun twitternya @fadlizon, Minggu (22/11/2020).

Menyikapi protes Fadli tersebut, kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Muannas Alaidid dengan sigap membalasnya.

Sosok yang merupakan CEO Indonesian Cyber ini mempersoalkan kritik Fadli Zon yang dinilainya tidak sesuai konteks.

Muannas Alaidid soal pendapat Fadli Zon tentang pencopotan baliho. (Twitter/@muannas_alaidid)
Muannas Alaidid soal pendapat Fadli Zon tentang pencopotan baliho. (Twitter/@muannas_alaidid)

"Jadi begini bung @fadlizon karena TNI yang di Jakarta beda dengan yang ada di Papua, di Papua memberantas separatis karena memang wilayahnya, kalo di sini TNI tugasnya membantu Gub DKI @aniesbaswedan yang tidak menjalankan fungsi & aturan yang dibuatnya apalagi TNI Polri diminta Satpol PP untuk membantu," kicau @muannas_alaidid menimpali pernyataan Fadli Zon, Senin (23/11/2020).

Advokat DPP LBH PSI ini kembali melontarkan cuitan kepada Fadli Zon pada Selasa 25 Agustus 2020.

Kali ini, ia membongkar alasan mengapa Fadli Zon koar-koar memprotes pencopotan baliho Habib Rizieq.

Menurut Muannas, baliho Habib Rizieq yang dilucuti TNI tersebut memang ilegal, tidak berizin dan melanggar peraturan.

baca juga

"Jangan demi dapil @fadlizon takut kehilangan pemilihnya terus ribut soal baliho yang sudah jelas ilegal, tak berizin & melanggar," tulis Muannas lagi.

Mestinya, sambung Muannas, seorang wakil rakyat seharusnya taat hukum & aturan minimal menegur gubernurnya yang menjadi tugasnya bukan Pangdam yang harus turun tangan.

Perdebatan dua politikus itu pun mendapat beragam respon dari warganet salah satunya akun @syaifulhid***.

"Ketika TNI memadamkan banyak kebakaran hutan di Sumatra tidak ada yang komen dan sedikit yang memuji. Ketika TNI menbantu cetak sawah utk peningkatan petani tidak ada yang komen dan sedikit yang memuji," ujarnya.

Begitu juga akun @gane*** yang juga ikut angkat suara nimbrung perdebatan Fadli dan Muannas.

"Yang mesti di pertanyakan itu pemda dan jajarannya hingga gubernurnya, kenapa TNI yg mesti bertindak. Nggak ngerti ato emang sengaja mengkerdilkan fungsi TNI?" kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesan Jokowi ke Kader PSI: Jangan Dikit-Dikit ke Solo

Pesan Jokowi ke Kader PSI: Jangan Dikit-Dikit ke Solo

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 10:59 WIB

Tak Hanya Politis, Ini Alasan di Balik Kunjungan Jokowi ke Bumi NTT

Tak Hanya Politis, Ini Alasan di Balik Kunjungan Jokowi ke Bumi NTT

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:01 WIB

Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris

Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:42 WIB

Duel Simbolik Kaesang di Dapil Neraka: Mampukah Efek Jokowi Runtuhkan Dominasi Puan dan PDIP?

Duel Simbolik Kaesang di Dapil Neraka: Mampukah Efek Jokowi Runtuhkan Dominasi Puan dan PDIP?

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:55 WIB

Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar

Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

Dinasti Jokowi Belum Habis! Kaesang Berpeluang Melenggang ke Senayan Lewat 'Kandang Banteng'

Dinasti Jokowi Belum Habis! Kaesang Berpeluang Melenggang ke Senayan Lewat 'Kandang Banteng'

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:43 WIB

Hasto Respons Santai Kabar Kaesang Nyaleg di Jateng, Singgung Pentingnya Ideologi

Hasto Respons Santai Kabar Kaesang Nyaleg di Jateng, Singgung Pentingnya Ideologi

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:21 WIB

Bukan Ancaman, Gerindra Sebut Kaesang Nyaleg di Jateng V Bikin Demokrasi Semarak

Bukan Ancaman, Gerindra Sebut Kaesang Nyaleg di Jateng V Bikin Demokrasi Semarak

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:17 WIB

Kaesang Incar Suara Jateng untuk PSI, Ganjar: Orang Nyalon Kok Nantang

Kaesang Incar Suara Jateng untuk PSI, Ganjar: Orang Nyalon Kok Nantang

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:34 WIB

Sebut Pramono 'Asbun', Waketum PSI: Prabowo dan Surya Paloh Bukti Sukses Keluar dari Partai Lama

Sebut Pramono 'Asbun', Waketum PSI: Prabowo dan Surya Paloh Bukti Sukses Keluar dari Partai Lama

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:40 WIB

Terkini

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:45 WIB

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:38 WIB

×