Duel Simbolik Kaesang di Dapil Neraka: Mampukah Efek Jokowi Runtuhkan Dominasi Puan dan PDIP?

Muhamad Yasir, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:55 WIB
Duel Simbolik Kaesang di Dapil Neraka: Mampukah Efek Jokowi Runtuhkan Dominasi Puan dan PDIP?
Ilustrasi pertarungan politik Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani dan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep di Jawa Tengah. [Suara.com/Syahda]
baca 10 detik
  • Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep akan maju sebagai calon anggota DPR RI dari Dapil Jawa Tengah V.
  • Kaesang menantang basis kuat PDIP dan Puan Maharani demi memperluas pengaruh politik partainya di Jateng.
  • Analis menilai Kaesang memiliki modal pengaruh Jokowi, namun kemenangan bergantung pada kekuatan mesin partai akar rumput.

Suara.com - Keputusan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep maju sebagai calon anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V langsung menyita perhatian.

Langkah itu bukan sekadar perebutan satu kursi di Senayan, tetapi juga dipandang sebagai upaya menantang dominasi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di wilayah yang selama ini dikenal sebagai "Kandang Banteng".

Tak tanggung-tanggung, dapil yang dipilih Kaesang juga dikenal sebagai "Dapil Neraka".

Wilayah yang meliputi Kota Surakarta, Kabupaten Boyolali, Klaten, dan Sukoharjo itu selama bertahun-tahun menjadi basis tokoh-tokoh besar PDIP, termasuk Ketua DPR RI Puan Maharani.

Karena itu, pencalonan Kaesang tak hanya dibaca sebagai strategi elektoral, tetapi juga pertarungan simbolik.

Mampukah PSI mewujudkan ambisinya mengubah Jawa Tengah menjadi "Kandang Gajah", atau justru kembali membuktikan kokohnya dominasi PDIP?

Mengapa Memilih Jateng V?

Pilihan Kaesang maju dari Dapil Jawa Tengah V disebut bukan keputusan mendadak.
Rencana tersebut telah dibahas sejak Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Makassar sebagai bagian dari strategi penempatan kader di daerah yang memiliki nilai politik penting.

Kepastian itu kemudian diumumkan dalam agenda partai di Solo.

baca juga

"Alhamdulillah dua hari lalu di acara Rakorda PSI Solo, beliau menyampaikan dengan tegas bahwa beliau akan maju menjadi calon anggota legislatif dari Dapil 5 Jawa Tengah, yaitu Solo dan sekitarnya," kata Ketua DPW PSI Jawa Tengah, Antonius Yogo Prabowo atau Bestari, Selasa (28/7/2026).

Menurut Bestari, pilihan tersebut berkaitan erat dengan visi besar PSI menjadikan Jawa Tengah sebagai basis politik baru partai.

Ambisi itu bahkan telah disampaikan Kaesang sejak awal tahun ketika mendeklarasikan Jawa Tengah sebagai "Kandang Gajah".

Seberapa Kuat "Kandang Banteng"?

Optimisme PSI akan diuji oleh realitas politik di lapangan. Sebab, Dapil Jawa Tengah V selama ini menjadi salah satu basis terkuat PDIP.

Pada Pemilu 2014, dari total 2.010.828 suara sah, PDIP berhasil mengamankan tiga dari delapan kursi DPR RI yang diperebutkan.

Di pemilu yang sama, Puan Maharani meraih 326.927 suara, menjadikannya salah satu caleg dengan perolehan suara tertinggi secara nasional.

Dominasi itu berlanjut pada Pemilu 2019. Puan kembali mencatatkan rekor nasional dengan 404.034 suara, disusul politikus PDIP Aria Bima yang juga meraih dukungan besar di dapil tersebut.

Meski perolehan suaranya menurun pada Pemilu 2024, Puan tetap menjadi caleg dengan suara terbanyak di Dapil Jawa Tengah V setelah memperoleh 297.366 suara.

Rekam jejak itu menunjukkan bahwa Jawa Tengah, khususnya Solo Raya, masih menjadi benteng politik PDIP yang tidak mudah ditembus.

Infografis-Kaesang Nyaleg di Jateng: Seberapa Berat Menaklukan Basis Terkuat PDIP? [Suara.com/Syahda]
Infografis-Kaesang Nyaleg di Jateng: Seberapa Berat Menaklukan Basis Terkuat PDIP? [Suara.com/Syahda]

Modal Besar Jokowi

Di sisi lain, Kaesang memiliki modal politik yang tak dimiliki banyak calon lain: pengaruh Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi.

Sebagai putra bungsu Jokowi, Kaesang diperkirakan akan mendapat dukungan langsung dari sang ayah selama masa kampanye.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai efek Jokowi masih cukup kuat, terutama di Solo dan wilayah sekitarnya. Hal itu bisa menjadi modal penting yang dapat membantu Kaesang meraih suara signifikan.

"Kaesang potensial meraup suara layak di Dapil Jateng V mengingat dominasi dan pengaruh Jokowi juga ada di wilayah itu," kata Dedi kepada Suara.com.

Namun, modal figur belum tentu cukup untuk menggoyahkan dominasi PDIP.

Analis Politik Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Kristian Widya Wicaksono, menilai Dapil Jawa Tengah V merupakan basis politik yang telah dibangun PDIP selama puluhan tahun melalui jaringan organisasi, struktur partai, dan hubungan yang kuat dengan pemilih.

Menurutnya, dalam sistem politik Indonesia, popularitas tokoh memang penting, tetapi kemenangan tetap sangat ditentukan oleh kekuatan mesin partai di tingkat akar rumput.

"Keberhasilan Kaesang akan sangat bergantung pada kemampuan PSI membangun sel-sel dukungan politik yang efektif hingga tingkat akar rumput, bukan hanya mengandalkan figur ketua umum," jelas Kristian kepada Suara.com.

Lebih dari Sekadar Mencari Kursi DPR

Keputusan Kaesang bertarung di wilayah yang menjadi basis lawan merupakan strategi politik yang sarat makna.

Kristian menyebut seorang ketua umum partai seperti Kaesang, tidak selalu memilih daerah yang mudah dimenangkan. Bertarung di basis lawan dapat menjadi pesan bahwa partainya siap bersaing secara langsung dengan kekuatan politik dominan.

Pencalonan Kaesang dapat dibaca bukan hanya sebagai upaya memperoleh kursi DPR, tetapi juga sebagai strategi memperkuat posisi PSI di Jawa Tengah, khususnya di Solo Raya yang memiliki nilai emosional bagi keluarga Jokowi.

Menurut Kristian, pilihan Solo juga mengandung simbol politik yang kuat.

Kota itu merupakan tempat lahir dan berkembangnya karier politik Jokowi, sehingga memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat.

"Strategi dan simbol politik dalam kasus ini tidak saling bertentangan, melainkan berjalan bersamaan," ungkapnya.

Pertarungan Politik atau Pertarungan Keluarga?

Dedi Kurnia Syah melihat peluang Kaesang lolos ke Senayan cukup terbuka apabila PSI mampu memenuhi ambang perolehan suara di dapil tersebut.

Namun, ia menilai menggoyahkan dominasi Puan Maharani bukan perkara mudah.

"Apakah bisa menggeser dominasi Puan, ini yang belum tentu terjadi karena pertarungan Pileg miliki porsi minimum, sehingga memungkinkan jika PSI berhasil lolos maka baik Kaesang maupun Puan tetap bisa lolos bersamaan," ujarnya.

Lebih jauh, Dedi menilai pertarungan ini memiliki dimensi yang lebih besar daripada sekadar kompetisi antarpartai.

"Kaesang jelas berambisi untuk melawan PDIP secara langsung, perseteruan Megawati dan PDIP dengan Jokowi sudah bukan lagi ranah politik murni, bagi Kaesang jelas itu pertarungan keluarga," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar

Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

Beda dengan SBY dan Jokowi, Tren Elektabilitas Prabowo Melemah di Awal Masa Jabatan

Beda dengan SBY dan Jokowi, Tren Elektabilitas Prabowo Melemah di Awal Masa Jabatan

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 17:41 WIB

Dinasti Jokowi Belum Habis! Kaesang Berpeluang Melenggang ke Senayan Lewat 'Kandang Banteng'

Dinasti Jokowi Belum Habis! Kaesang Berpeluang Melenggang ke Senayan Lewat 'Kandang Banteng'

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:43 WIB

Terkini

Tito Soroti Wacana Pemakzulan Bupati Tapteng: Jangan Korbankan Rakyat karena Konflik Politik

Tito Soroti Wacana Pemakzulan Bupati Tapteng: Jangan Korbankan Rakyat karena Konflik Politik

News | Senin, 14 September 2026 | 13:43 WIB

3 Rekomendasi Parfum Woody Citrus Lokal untuk Tampil Segar dan Elegan

3 Rekomendasi Parfum Woody Citrus Lokal untuk Tampil Segar dan Elegan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 13:43 WIB

Nada Kasih Gelar Konser Amal Harapan dalam Harmoni,  Bantu Anak Butuh Layanan Kesehatan

Nada Kasih Gelar Konser Amal Harapan dalam Harmoni, Bantu Anak Butuh Layanan Kesehatan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 13:42 WIB

Defisit APBN Tembus Rp235,6 Triliun hingga Juli 2026, Purbaya: Masih Terkendali

Defisit APBN Tembus Rp235,6 Triliun hingga Juli 2026, Purbaya: Masih Terkendali

Video | Senin, 14 September 2026 | 13:36 WIB

Mobil Bekas 7 Seater dengan AC Double Blower, Harga 100 Jutaan

Mobil Bekas 7 Seater dengan AC Double Blower, Harga 100 Jutaan

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 13:31 WIB

Erick Thohir Pasang Target Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Vietnam Ancaman Nyata

Erick Thohir Pasang Target Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Vietnam Ancaman Nyata

Bola | Senin, 14 September 2026 | 13:31 WIB

Kabut Asap Karhutla Lintas Negara, Seberapa Siap ASEAN Mengatasinya?

Kabut Asap Karhutla Lintas Negara, Seberapa Siap ASEAN Mengatasinya?

News | Senin, 14 September 2026 | 13:30 WIB

Manga Shojo In the Clear Moonlit Dusk Akan Tamat di Volume ke-12 pada 2027

Manga Shojo In the Clear Moonlit Dusk Akan Tamat di Volume ke-12 pada 2027

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 13:30 WIB

Daftar Harga HP vivo Terbaru September 2026, Lengkap dengan iQOO

Daftar Harga HP vivo Terbaru September 2026, Lengkap dengan iQOO

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 13:29 WIB

Harga Pangan Melonjak, BPS Kirim Peringatan: Perlu Dapat Perhatian!

Harga Pangan Melonjak, BPS Kirim Peringatan: Perlu Dapat Perhatian!

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 13:27 WIB

×