alexametrics

Gerindra: Puskesmas Jagakarsa Numpang Rumah Lurah, Buka 3 Hari Seminggu

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih
Gerindra: Puskesmas Jagakarsa Numpang Rumah Lurah, Buka 3 Hari Seminggu
Ilustrasi / Situasi pendaftaran untuk pelacakan kasus COVID-19 di Puskesmas Tanah Abang, Kamis (19/11/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

Kondisi ini dianggapnya sangat miris.

Suara.com - Fraksi Gerindra DPRD Jakarta menyoroti pelayanan kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Salah satu Puskesmas di Jagakarsa disebut beroperasi dengan kondisi yang mengkhawatirkan.

Hal ini disampaikan oleh Anggota fraksi Partai Gerindra DPRD DKI, Inggard Joshua saat membacakan pemandangan umum fraksinya terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2021 dalam rapat paripurna yang diadakan di gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (27/11/2020).

Inggard mengatakan Puskesmas Kelurahan Cipedak Jagakarsa, Jakarta Selatan hanya beroperasi tiga hari dalam satu pekan. Kondisi ini dianggapnya sangat miris.

“Puskesmas di Kelurahan Cipedak Jagakarsa Jakarta Selatan. Pelayanan hanya dibuka hanya tiga kali seminggu," ujar Inggard.

Baca Juga: Fraksi Demokrat Minta TGUPP Anies Tidak Bertindak Sebagai Atasan PNS

Tak hanya itu, Puskesmas itu disebutnya tak memiliki bangunan sendiri untuk beroperasi. Akhirnya rumah Lurah setempat harus dijadikan tempat sementara dalam menangani pasien.

“Yang masih menggunakan rumah dinas lurah," jelasnya.

Karena itu, Inggard meminta agar Gubernur Anies Baswedan menambah fasilitas kesehatan di berbagai tempat. Hal ini disebutnya penting mengingat ibu kota masih menghadapi situasi pandemi.

“Fraksi kami mendorong perlunya pembangunan Rumah Sakit di beberapa tepat di Jakarta sebagaimana permintaan warga perlunya Rumah Sakit tipe A dan B," pungkasnya.

Baca Juga: Mana yang Lebih Berisiko, Makan di Restoran atau Pergi ke Mall saat Pandemi

Komentar