Sebut Pemerintah Tak Bisa Atasi Covid, Pakar: Orang Bosan Dijejali Angka

Agung Sandy Lesmana | Stephanus Aranditio | Suara.com

Senin, 30 November 2020 | 13:16 WIB
Sebut Pemerintah Tak Bisa Atasi Covid, Pakar: Orang Bosan Dijejali Angka
Ahli Epidemiologi UI dr Pandu Riono. (Twitter)

Suara.com - Epidemiolog Universitas Indonesia Pandu Riono menganggap bahwa pemerintah tidak memiliki rencana untuk mengatasi pandemi Covid-19 yang setiap hari semakin parah. Bahkan, menurutnya, masyarakat kekinian sudah bosan dengan paparan angka yang tiap hari diumumkan Satgas Covid-19.  

Pandu menyebut pemerintah saat ini harus mempunyai target menekan angka penurunan kasus corona pada waktu tertentu dengan indikator kerja yang jelas seperti meningkatkan kinerja 3T (testing, tracing, dan treatment).

"Ini pemerintah tidak punya planinng, misalnya punya planning kita harus usahakan turun pada kuartal pertama 2021 indikatornya kasus menurun, itu realistis itu, apa yang harus dilakukan? testing-nya harus ditingkatkan! berapa banyak testing yang harus ditingkatkan, bagaimana kapasitas faskes yang ada, terus seperti itu," kata Pandu dalam sebuah instagram live, Senin (30/11/2020)

Dia menyebut kondisi pandemi hari ini di Indonesia adalah masih dikendalikan oleh pandemi, bukan negara sudah berhasil mengendalikan pandemi.

"Dengan planning dengan manajemen modern kita bisa mengendalikan pandemi, sekarang kita itu dikendalikan oleh virus karena kita tidak punya planning, karena kita bekerja dalam situasi darurat, kalau kita punya planing kita harus tahu besok harus ngapain, kerjanya jadi punya tujuan, sekarang itu kita tidak punya tujuan," tegasnya.

Pandu juga menyinggung kinerja panitia ad-hoc Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) yang dibentuk Presiden Joko Widodo tidak berjalan maksimal, menurutnya pandemi harus dilakukan dengan sistem ketatanegaraan dengan kementerian/lembaga yang sudah ada.

"Jadi yang setiap hari dikemukakan oleh jubir satgas itu cuma angka yang seperti gak ada artinya, bosen orang, tiap dibilang pecah rekor ya setiap minggu itu pecah rekor, rekor kita itu bukan jumlah kasus, harusnya pecah rekor itu kasusnya menurun, ini bukan rekor ini kegagalan," ucap Pandu.

Diketahui, pandemi Covid-19 sudah menginfeksi 534.266 orang Indonesia, 71.658 orang masih dalam perawatan, 445.793 orang sudah sembuh, dan 16.815 jiwa meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Corona Seminggu Terakhir Naik Pesat, Jokowi: Ini Memburuk Semua

Kasus Corona Seminggu Terakhir Naik Pesat, Jokowi: Ini Memburuk Semua

News | Senin, 30 November 2020 | 11:10 WIB

Bantah 'Tumbalkan' 2 Kapolda karena Gagal Hadapi Rizieq, KSP: Wajar Dicopot

Bantah 'Tumbalkan' 2 Kapolda karena Gagal Hadapi Rizieq, KSP: Wajar Dicopot

News | Kamis, 19 November 2020 | 19:02 WIB

Bukan Kapolda, Mahfud MD Dinilai Orang yang Bertanggung Jawab soal Rizieq

Bukan Kapolda, Mahfud MD Dinilai Orang yang Bertanggung Jawab soal Rizieq

Banten | Rabu, 18 November 2020 | 07:52 WIB

Melonjak Drastis, Corona di Indonesia Tambah 17,8 Persen Pekan Ini

Melonjak Drastis, Corona di Indonesia Tambah 17,8 Persen Pekan Ini

Kaltim | Selasa, 17 November 2020 | 18:29 WIB

Terkini

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:32 WIB

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:25 WIB

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:20 WIB

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:06 WIB

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:45 WIB

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:44 WIB

Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras

Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:44 WIB

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:41 WIB

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:37 WIB

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:27 WIB