Viral Azan Hayya Alal Jihad, Ini Hukum Mengubah Adzan

Rifan Aditya

Senin, 30 November 2020 | 21:05 WIB
Viral Azan Hayya Alal Jihad, Ini Hukum Mengubah Adzan
viral Azan Hayya Alal Jihad (twitter)

Suara.com - Video azan Hayya Alal Jihad yang dilakukan oleh pendukung Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab beredar luas di media sosial. Bagaimana hukum mengubah adzan dalam Islam? Simak penjelasan berikut.

Pendukung Habib Rizieq diduga telah yang mengumandangkan adzan dengan membubuhkan lafal hayya alal jihad. Aksi tersebut diduga dilakukan oleh pendukung HRS yang berada di masjid Petamburan, Jakarta Pusat.

Aksi mengumandangkan adzan dengan membubuhkan lafal hayya alal jihad ini viral setelah Polda Metro Jaya melayangkan surat panggilan pemeriksaan kepada Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab terkait kasus dugaan pelangggaran protokol kesehatan.

Kejadian mengganti adzan bukan pertama kali ini terjadi. Sebelumnya, beredar video yang viral di media sosial seorang muazin yang sedang mengumandangkan adzan di salah satu masjid di Kuwait saat pandemi virus corona memuncak.

Muazin tersebut terdengar mengumandangkan adzan dengan isak tangis. Setelah muazin membaca syahadat Rasul, kemudian ia tidak langsung membaca hayya alas shalah (marilah kita sholat) namun ia menggantinya dengan shallu fi rihalikum (sholatlah kalian di rumah-rumah kalian). Sebab muazin mengganti lafal adzan karena pandemic COVID-19 yang mengharuskan untuk melakukan ibadah di rumah.

Bagaimana hukum mengubah adzan tersebut?

Menurut hukum mazhab Syafi’i adalah sunah muakkadah untuk meniadakan ibadah sholat Jumat. Melalui hadist dijelaskan tentang perubahan atau penambahan redaksi adzan boleh dilakukan apabila terjadi hal yang darurat, seperti wabah COVID-19.

“Suatu ketika Ibnu Umar mengumandangkan adzan di sebuah malam yang dingin di daerah Dlanjan. Kemudian Ibnu Umar menyeru, ‘Salatlah kalian di rumah-rumah kalian!’ Lalu Ibnu Umar memberikan informasi kepada kami, sesungguhnya Rasulullah pernah menyuruh seorang muazin untuk mengumandangkan adzan. Setelah itu muazin mengumandangkan, ‘Hendaklah kalian salat di rumah-rumah!’ dalam sebuah malam yang sangat dingin atau hujan di tengah perjalanan” (HR al-Bukhari: 632).

Dalam sebuah riwayat lain, Abdullah bin al-Harits, saat itu Ibnu Abbas sedang memberikan ceramah di tengah hari dengan angin lebat. Lalu muadzin sampai pada kalimat hayya alas salah, Ibnu Abbas memerintahkan untuk diganti dengan shallu fi buyutikum.

baca juga

Masyarakat merasa asing dengan kalimat tersebut dan tidak menghiraukan. Lalu Ibnu Abbas memberi penjelasan.

“Kegiatan seperti ini sudah pernah dilakukan pada masa orang yang terbaik dari saya” (Ibnu Rajab al-Hanbali, Fathul Bari, juz 5, hlm. 304)

Jika terdapat kondisi darurat seperti terjadinya bencana alam, badai, cuaca dingin, hujan maupun wabah seperti COVID-19 ini yang menghalangi umat muslim datang ke masjid untuk beribadah, sunnah dikumandangkannya shallu fi rihalikum saat adzan di kumandangkan.

Nah, itulah hukum mengubah adzan dalam Islam. Lantas apakah kondisi terkait Habib Rizieq Shihab termasuk keadaan darurat sehingga perlu mengganti adzan dengan "Hayya Alal Jihad"?

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hayya Alal Jihad saat Azan, FPI: Wajar Mengingat Ketidakadilan

Hayya Alal Jihad saat Azan, FPI: Wajar Mengingat Ketidakadilan

News | Senin, 30 November 2020 | 20:57 WIB

Azan Lafal Hayya Alal Jihad Dukung Habib Rizieq, Muhammadiyah: Hadisnya?

Azan Lafal Hayya Alal Jihad Dukung Habib Rizieq, Muhammadiyah: Hadisnya?

News | Senin, 30 November 2020 | 20:33 WIB

Viral Lirik Azan Diubah Hayya Alal Jihad, Muannas: Siapa yang Ngajarin?

Viral Lirik Azan Diubah Hayya Alal Jihad, Muannas: Siapa yang Ngajarin?

Jakarta | Senin, 30 November 2020 | 18:12 WIB

Terkini

Bedak Two Way Cake OMG Apakah Bagus? Cek Review Jujur Pengguna

Bedak Two Way Cake OMG Apakah Bagus? Cek Review Jujur Pengguna

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Keadilan Ekosistem Media Lokal, Jalan Menuju Informasi yang Merata

Keadilan Ekosistem Media Lokal, Jalan Menuju Informasi yang Merata

Video | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Persaingan Sengit Men Elite! Ternadi Bike Park Jadi Arena Hidup Mati 76 Ultimate Downhill

Persaingan Sengit Men Elite! Ternadi Bike Park Jadi Arena Hidup Mati 76 Ultimate Downhill

Sport | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:58 WIB

Honda Modif Contest 2026 Lahirkan 3 Jawara dengan Karya Menawan

Honda Modif Contest 2026 Lahirkan 3 Jawara dengan Karya Menawan

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Tradisi Smong Simeulue: Bukti Cerita Rakyat Mampu Mitigasi Tsunami Aceh

Tradisi Smong Simeulue: Bukti Cerita Rakyat Mampu Mitigasi Tsunami Aceh

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Perbedaan Melasma, Lentigo, dan Hiperpigmentasi Bekas Jerawat pada Kulit: Kenali Ciri-cirinya

Perbedaan Melasma, Lentigo, dan Hiperpigmentasi Bekas Jerawat pada Kulit: Kenali Ciri-cirinya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Belajar Al-Quran Braille, Cara Pesantren di Bogor Buka Akses Pendidikan Santri Disabilitas Netra

Belajar Al-Quran Braille, Cara Pesantren di Bogor Buka Akses Pendidikan Santri Disabilitas Netra

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Minta Platform Digital Terbuka Soal Usia Pengguna, Komdigi: Jangan Semua Dianggap Aman

Minta Platform Digital Terbuka Soal Usia Pengguna, Komdigi: Jangan Semua Dianggap Aman

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Kolaborasi Unik Stanley 1913 x ZO&FRIEND Resmi Hadir, Siap Jadi Item Wajib Penggemar G-DRAGON!

Kolaborasi Unik Stanley 1913 x ZO&FRIEND Resmi Hadir, Siap Jadi Item Wajib Penggemar G-DRAGON!

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:41 WIB

YouTube hingga Instagram Dinilai Berisiko Tinggi, Kemenkomdigi Batasi Akses Anak

YouTube hingga Instagram Dinilai Berisiko Tinggi, Kemenkomdigi Batasi Akses Anak

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:35 WIB

×