BPS Rahasiakan Bobot 39 Variabel Penentu Desil

Muhamad Yasir, Lilis Varwati

Rabu, 09 September 2026 | 08:10 WIB
BPS Rahasiakan Bobot 39 Variabel Penentu Desil
Deputi Sosial BPS Nashrul Wajdi. [Suara.com/Lilis]
baca 10 detik
  • BPS menerapkan 39 variabel berbobot melalui metode Proxy Means Test untuk mengestimasi tingkat kesejahteraan keluarga.
  • Deputi Sosial BPS Nashrul Wajdi menyampaikan penjelasan tersebut di Kantor Kemensos, Jakarta, pada Selasa, 8 September 2026.
  • Kebijakan merahasiakan bobot variabel bertujuan mencegah masyarakat melakukan manipulasi data demi mendapatkan peringkat tertentu.

Suara.com - Penentuan peringkat desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) tidak hanya didasarkan pada pendapatan atau pengeluaran masyarakat. Badan Pusat Statistik (BPS) menggunakan 39 variabel untuk mengestimasi tingkat kesejahteraan setiap keluarga.

Deputi Sosial BPS Nashrul Wajdi mengatakan, penghitungan tersebut menggunakan metode Proxy Means Test (PMT). Setiap variabel memiliki bobot yang digunakan untuk mengestimasi tingkat kesejahteraan masyarakat.

Salah satu data yang digunakan adalah pengeluaran masyarakat. Namun, tidak seluruh penduduk dalam DTSEN memiliki data pengeluaran sehingga diperlukan variabel lain untuk melakukan estimasi.

"Di DTSEN itu nggak semua orang ada data pengeluarannya," kata Nashrul kepada wartawan di Kantor Kemensos, Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Karena itu, BPS menggunakan sejumlah variabel yang masing-masing memiliki bobot dalam proses pemeringkatan.

"Di DTSEN itu variabel-variabel tadi ada bobotnya yang kemudian kita mengestimasi tingkat kesejahteraan orang tadi yang dari DTSEN," katanya.

Hasil estimasi tersebut kemudian digunakan untuk mengurutkan keluarga dalam DTSEN berdasarkan tingkat kesejahteraannya.

Nashrul menegaskan, tidak ada satu indikator tunggal yang menjadi dasar penentuan desil, termasuk nominal pengeluaran atau pendapatan.

"Jadi kita nggak pernah gunain single variabel untuk desil itu, nggak pernah. Kita nggak pernah gunain pengeluaran doang atau pendapatan doang. Ya, karena dia multivariabel, 39 (variabel)," tegasnya.

baca juga

Mengapa Bobot 39 Variabel Tak Dibuka?

BPS tidak membuka secara penuh bobot masing-masing variabel yang digunakan dalam pemeringkatan. Menurut Nashrul, salah satu pertimbangannya adalah mencegah munculnya moral hazard dalam pengisian maupun pelaporan data.

"Nah, kenapa kemudian bobotnya itu nggak boleh setransparan mungkin, bisa jadi nanti ada moral hazard," ungkapnya.

Ia mencontohkan, masyarakat bisa saja mengubah atau mengecilkan informasi tertentu apabila mengetahui variabel mana yang memiliki bobot besar dalam menentukan peringkat kesejahteraan.

"'Oh, saya kecil-kecilin deh, saya nggak punya semua aja deh', gitu," ujarnya.

Nashrul sebelumnya menjelaskan bahwa desil merupakan peringkat relatif kesejahteraan. Karena itu, posisi seseorang dalam desil tidak dapat ditentukan hanya dengan melihat satu indikator secara terpisah.

"Jadi desil itu sebenarnya indikasi untuk penajaman sebenarnya. Dia peringkat relatif kesejahteraan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemensos dan BPS Kompak: Tak Ada yang Salah Soal Penempatan Desil

Kemensos dan BPS Kompak: Tak Ada yang Salah Soal Penempatan Desil

News | Selasa, 08 September 2026 | 20:18 WIB

Punya Harta Rp3,5 Miliar Masuk Desil 4, Mensos Akui Ada Kesalahan Data

Punya Harta Rp3,5 Miliar Masuk Desil 4, Mensos Akui Ada Kesalahan Data

News | Selasa, 08 September 2026 | 17:00 WIB

Legislator NasDem Eva Stevany Masuk Daftar Penerima Bansos, Pimpinan DPR Bakal Klarifikasi

Legislator NasDem Eva Stevany Masuk Daftar Penerima Bansos, Pimpinan DPR Bakal Klarifikasi

News | Selasa, 08 September 2026 | 14:55 WIB

Terkini

Jajal Kandang Persija, Calon Srikandi Merah Putih Unjuk Gigi di di Festival SenengSoccer 2026

Jajal Kandang Persija, Calon Srikandi Merah Putih Unjuk Gigi di di Festival SenengSoccer 2026

Bola | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Banpres Rp240 Miliar untuk Karhutla Kalbar, Bima Arya: Prioritas Daerah Paling Parah

Banpres Rp240 Miliar untuk Karhutla Kalbar, Bima Arya: Prioritas Daerah Paling Parah

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:22 WIB

93.719 Kasus ISPA Tercatat di Kabupaten Bogor hingga September 2026

93.719 Kasus ISPA Tercatat di Kabupaten Bogor hingga September 2026

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Kacang Hijau: Penyelamat Sawah Saat Kemarau dan Jalan Rezeki Tak Terduga

Kacang Hijau: Penyelamat Sawah Saat Kemarau dan Jalan Rezeki Tak Terduga

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Dari Pola Sahur hingga Mudik, Data Telekomunikasi Jadi Senjata Iklan Digital

Dari Pola Sahur hingga Mudik, Data Telekomunikasi Jadi Senjata Iklan Digital

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:05 WIB

5 Zodiak yang Kalau Marah Suka Langsung Block dan Unfollow Sosmed

5 Zodiak yang Kalau Marah Suka Langsung Block dan Unfollow Sosmed

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Dugaan Pemerasan dan Bullying Intimidasi Siswi SMPN 10 Ciputat, Polisi Mulai Investigasi

Dugaan Pemerasan dan Bullying Intimidasi Siswi SMPN 10 Ciputat, Polisi Mulai Investigasi

Banten | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:53 WIB

Usai Usir Wawali Armuji dan Wabup Mimik, WNA Suriah Diamankan Imigrasi

Usai Usir Wawali Armuji dan Wabup Mimik, WNA Suriah Diamankan Imigrasi

Jatim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:48 WIB

Tembus Medan Sulit Ciremai, Operasi Udara Jadi Pilihan Utama Padamkan Api

Tembus Medan Sulit Ciremai, Operasi Udara Jadi Pilihan Utama Padamkan Api

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Bocah 7 Tahun yang Hilang Dua Hari Ditemukan Tewas di Dalam Sumur di Gunung Putri

Bocah 7 Tahun yang Hilang Dua Hari Ditemukan Tewas di Dalam Sumur di Gunung Putri

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:38 WIB

×